UIN WALISONGOUIN WALISONGO
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk PemberdayaanDimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk PemberdayaanPendidikan Al-Quran bagi anak-anak dengan kebutuhan khusus (CSN) masih menjadi bidang yang terabaikan dalam institusi pendidikan Islam di Indonesia, termasuk di tingkat Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ). Artikel ini mendokumentasikan dan menganalisis kegiatan pengabdian masyarakat berupa pendirian TPQ Inklusi Al-Mubarok di Desa Sukoharjo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah - TPQ inklusif pertama di Kabupaten Pati. Program ini dipelopori pada Oktober 2022 oleh seorang dosen dari Program Studi Pendidikan Bahasa Arab di Institut Pesantren Mathaliul Falah (IPMAFA) Pati, bekerja sama dengan relawan mahasiswa, guru Sekolah Luar Biasa (SLB), dan dukungan institusi dari BAZNAS serta masyarakat. Menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Partisipatif (PTP) dan pendekatan pemberdayaan masyarakat, program ini merancang model pembelajaran Al-Quran yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa yang tuna netra, tuna rungu, dan tuna wicara. Media pembelajaran yang dikembangkan meliputi Mushaf Braille, Iqra Braille, bahasa isyarat Al-Quran, media audio, dan bimbingan individual humanistik. Hasilnya menunjukkan: (1) pendirian sistem pembelajaran Al-Quran inklusif pertama di Pati dengan 50 siswa; (2) munculnya model kolaborasi multi-pemangku kepentingan antara institusi pendidikan tinggi, SLB, BAZNAS, dan masyarakat; (3) peningkatan kompetensi mahasiswa IPMAFA sebagai agen dakwah inklusif; (4) peningkatan kesadaran masyarakat akan hak pendidikan agama CSN. Yang lebih penting lagi, program ini menghasilkan dampak nyata dan berkelanjutan bagi para siswa sendiri: siswa tuna netra menjadi mampu membaca Al-Quran dalam huruf Braille dan menghafal hingga beberapa juz melalui metode multisensorik, sedangkan siswa tuna rungu dan tuna wicara memperoleh kemampuan untuk membaca Al-Quran melalui bahasa isyarat, serta merasakan kembali rasa milik dalam komunitas Muslim. Dampak-dampak ini dirancang untuk berkelanjutan melalui skema pendanaan zakat produktif (BAZNAS), regenerasi relawan yang terstruktur, dan kolaborasi yang terinstitusi dengan SLB. Keunikan program ini terletak pada model integratif yang menggabungkan tradisi pesantren, pendidikan Islam inklusif, dan pemberdayaan disabilitas berbasis masyarakat - dimensi yang belum banyak dieksplorasi dalam literatur pengabdian masyarakat Islam di Indonesia.
Program TPQ Inklusi Al-Mubarok Pati ini merupakan sebuah eksperimen sosial yang berhasil membuktikan bahwa pendidikan Al-Quran inklusif bukanlah sekadar mimpi normatif, tetapi sesuatu yang dapat dibangun, dioperasikan, dan dikembangkan.Dari percakapan antara seorang dosen dan seorang kepala SLB selama kuliah kerja lapangan, sebuah institusi kini melayani 50 anak dengan kebutuhan khusus yang sebelumnya tidak terjangkau oleh pendidikan Al-Quran.Secara substansial, program ini berkontribusi pada tiga tingkat.Pada tingkat mikro, ia memberikan akses terhadap pendidikan Al-Quran bagi individu-individu yang paling terpinggirkan.Pada tingkat meso, ia membangun model kolaborasi multi-pemangku kepentingan yang dapat menjadi referensi bagi institusi lain.Pada tingkat makro, ia mendorong pergeseran diskursus tentang dakwah inklusif dan hak pendidikan agama bagi penyandang disabilitas dalam konteks Islam Indonesia.Keunikan model ini terletak pada integrasi organik antara tradisi pesantren, semangat akademik pendidikan tinggi, solidaritas masyarakat, dan instrumen zakat produktif sebagai dasar untuk keberlanjutan program.Model ini membuktikan bahwa nilai-nilai pesantren - terutama nilai-nilai pelayanan, kesungguhan, dan perhatian terhadap orang lemah - dapat diwujudkan secara sistematis dalam bentuk program pendidikan inklusif yang terstruktur.Rekomendasi yang timbul dari program ini adalah.(1) perlu mereplikasi model TPQ Inklusif berbasis pesantren di kabupaten lain yang memiliki SLB dan kampus Islam.(2) perlu formalisasi kurikulum TPQ inklusif oleh Kementerian Agama sebagai pedoman nasional.(3) perlu pelatihan sistematis bagi guru TPQ konvensional tentang dasar-dasar pedagogi inklusif.(4) perlu keterlibatan BAZNAS nasional dan regional dalam pendanaan program serupa sebagai bentuk zakat produktif untuk pemberdayaan penyandang disabilitas.
Berdasarkan temuan dan kesimpulan penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Mengembangkan model TPQ Inklusif berbasis pesantren di kabupaten lain yang memiliki SLB dan kampus Islam, dengan tujuan memperluas akses pendidikan Al-Quran bagi anak-anak berkebutuhan khusus di berbagai wilayah. Penelitian ini dapat mengeksplorasi tantangan dan peluang dalam penerapan model ini di berbagai konteks sosial dan budaya.. . 2. Meneliti dampak jangka panjang dari program TPQ Inklusi Al-Mubarok terhadap perkembangan spiritual, sosial, dan emosional anak-anak berkebutuhan khusus yang terlibat. Penelitian ini dapat mengukur perubahan dalam kepercayaan diri, rasa milik, dan partisipasi dalam komunitas Muslim, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap keberhasilan program.. . 3. Menganalisis peran dan kontribusi BAZNAS dalam pendanaan program-program serupa, serta mengeksplorasi potensi kolaborasi antara BAZNAS, institusi pendidikan tinggi, dan komunitas lokal dalam upaya pemberdayaan penyandang disabilitas. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana zakat dapat digunakan secara efektif untuk mendukung inisiatif-inisiatif inklusif dan menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat.
- Kiai as the Activator for Accelerating the Implementation of Child-Friendly Pesantren Based on the Local... doi.org/10.21580/dms.2022.222.13677Kiai as the Activator for Accelerating the Implementation of Child Friendly Pesantren Based on the Local doi 10 21580 dms 2022 222 13677
- Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... doi.org/10.1057/9781137001184Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site doi 10 1057 9781137001184
| File size | 353.4 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
UIN WALISONGOUIN WALISONGO Program ini juga memperkuat komunitas belajar profesional, berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan, ketahanan pendidikan, dan praktik belajarProgram ini juga memperkuat komunitas belajar profesional, berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan, ketahanan pendidikan, dan praktik belajar
UBHARAJAYAUBHARAJAYA Kegiatan dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu melalui metode pelatihan, praktik langsung, pendampingan, danKegiatan dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu melalui metode pelatihan, praktik langsung, pendampingan, dan
UBHARAJAYAUBHARAJAYA Seluruh kelompok peserta berhasil merancang copywriting persuasif, membuat desain visual yang proporsional, serta mengunggah konten promosi digital secaraSeluruh kelompok peserta berhasil merancang copywriting persuasif, membuat desain visual yang proporsional, serta mengunggah konten promosi digital secara
UBHARAJAYAUBHARAJAYA Materi mencakup konsep dasar artificial intelligence, machine learning, AI generatif, pengenalan suara, peluang penerapan pada pembelajaran Al-Quran, sertaMateri mencakup konsep dasar artificial intelligence, machine learning, AI generatif, pengenalan suara, peluang penerapan pada pembelajaran Al-Quran, serta
UIN WALISONGOUIN WALISONGO Pendekatan partisipatif juga memperkuat kolaborasi antara guru, orang tua, administrator, dan masyarakat, berkontribusi pada keberlanjutan aktivitas pendidikanPendekatan partisipatif juga memperkuat kolaborasi antara guru, orang tua, administrator, dan masyarakat, berkontribusi pada keberlanjutan aktivitas pendidikan
UIN WALISONGOUIN WALISONGO Oleh karena itu, penggunaan bahasa dan narasi yang akan disajikan perlu disesuaikan, yaitu dengan bahasa yang sederhana dan mudah dicerna. Kedua, mempertimbangkanOleh karena itu, penggunaan bahasa dan narasi yang akan disajikan perlu disesuaikan, yaitu dengan bahasa yang sederhana dan mudah dicerna. Kedua, mempertimbangkan
UIN WALISONGOUIN WALISONGO Program mentoring yang dilakukan oleh Education Quality Improvement Consortium di Kabupaten Malang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahamanProgram mentoring yang dilakukan oleh Education Quality Improvement Consortium di Kabupaten Malang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman
UIN WALISONGOUIN WALISONGO Pendekatan partisipatif dan berbasis keluarga dalam program ini memungkinkan orang tua dan remaja untuk bersama-sama menginterpretasikan, memahami, danPendekatan partisipatif dan berbasis keluarga dalam program ini memungkinkan orang tua dan remaja untuk bersama-sama menginterpretasikan, memahami, dan
Useful /
AMIKOMAMIKOM Relational capabilities mampu memediasi pengaruh Enterpreuner Orientation terhadap Marketing Performance. Marketing capabilities mampu memediasi pengaruhRelational capabilities mampu memediasi pengaruh Enterpreuner Orientation terhadap Marketing Performance. Marketing capabilities mampu memediasi pengaruh
UIN WALISONGOUIN WALISONGO Penguatan literasi digital dan budaya memungkinkan pemuda pesisir mengenali bahwa mereka memiliki identitas kolektif kuat yang diwakili melalui tradisi,Penguatan literasi digital dan budaya memungkinkan pemuda pesisir mengenali bahwa mereka memiliki identitas kolektif kuat yang diwakili melalui tradisi,
STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI Kondisi gizi kurang pada balita dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak. Salah satu upaya penanggulangan yang dilakukan adalah Program PemberianKondisi gizi kurang pada balita dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak. Salah satu upaya penanggulangan yang dilakukan adalah Program Pemberian
UNISMUHUNISMUH Proses validasi dinilai oleh enam validator (dosen media Fisika, guru Fisika, dan pakar media) dan mendapatkan skor rata-rata 87%. Hal ini berarti mediaProses validasi dinilai oleh enam validator (dosen media Fisika, guru Fisika, dan pakar media) dan mendapatkan skor rata-rata 87%. Hal ini berarti media