UIN WALISONGOUIN WALISONGO

Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk PemberdayaanDimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan

Akses terbatas terhadap pengembangan profesional dan inovasi pembelajaran digital tetap menjadi tantangan bagi guru di daerah pesisir pasca-bencana, yang mempengaruhi kualitas pengajaran matematika. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi guru matematika dan kepala sekolah di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, melalui integrasi Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK), teori abstraksi, dan pembelajaran berbasis lingkungan. Program ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui workshop, bimbingan, studi pelajaran, pembelajaran kolaboratif, dan pengajaran matematika dengan bantuan teknologi. Hasilnya menunjukkan peningkatan kompetensi pedagogis guru, literasi digital, dan kemampuan merancang pembelajaran matematika kontekstual yang terintegrasi dengan kesadaran lingkungan. Guru mampu memanfaatkan teknologi Augmented Reality (AR) dan menerapkan sumber belajar yang selaras dengan Kurikulum Merdeka. Program ini juga memperkuat komunitas belajar profesional, berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan, ketahanan pendidikan, dan praktik belajar berkelanjutan di masyarakat pesisir pasca-bencana, serta mendukung transformasi pendidikan jangka panjang untuk hasil pengembangan masyarakat yang berkelanjutan.

Program pemberdayaan ini berhasil memperkuat kompetensi guru matematika dan kepala sekolah di Kecamatan Sumur melalui integrasi TPACK, teori abstraksi, dan pembelajaran berbasis lingkungan.Workshop, bimbingan, studi pelajaran, dan pembelajaran profesional kolaboratif secara efektif meningkatkan kompetensi pedagogis guru, literasi teknologi, dan kemampuan merancang pembelajaran matematika kontekstual yang selaras dengan era digital.Penggunaan media pembelajaran berbasis AR memberikan kesempatan inovatif untuk memvisualisasikan konsep geometri abstrak.Kerangka RBC mendukung pemahaman konsep siswa dari pengalaman konkret menuju penalaran abstrak.Integrasi isu lingkungan memperkuat kesadaran ekologi siswa dan relevansi belajar.Temuan ini menunjukkan bahwa transformasi pendidikan di masyarakat pesisir dan pasca-bencana memerlukan pendekatan komprehensif yang menggabungkan kompetensi teknologi, inovasi pedagogis, pembelajaran kontekstual, dan pengembangan profesional kolaboratif.Program pemberdayaan berkelanjutan sangat penting untuk mengurangi kesenjangan pendidikan dan meningkatkan kualitas belajar.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang integrasi TPACK, teori abstraksi, dan pembelajaran berbasis lingkungan terhadap penalaran matematika, literasi digital, dan hasil belajar siswa. Inisiatif pemberdayaan selanjutnya dapat mengintegrasikan teknologi baru seperti realitas virtual, kecerdasan buatan, dan sistem belajar adaptif untuk mendukung pendidikan matematika inklusif dan berkelanjutan. Kerangka integrasi TPACK, teori abstraksi, dan pembelajaran berbasis lingkungan menawarkan pendekatan menjanjikan untuk mempersiapkan guru matematika modern yang mampu menghadapi tantangan pendidikan di era digital. Dengan menggabungkan teknologi, pedagogi, proses abstraksi, dan pemahaman lingkungan kontekstual, pembelajaran matematika dapat menjadi lebih interaktif, bermakna, dan transformasional bagi guru dan siswa.

  1. Preparing Modern Mathematics Teachers Through the Integration of TPACK, Abstraction, and Environment... journal.walisongo.ac.id/index.php/dimas/article/view/30464Preparing Modern Mathematics Teachers Through the Integration of TPACK Abstraction and Environment journal walisongo ac index php dimas article view 30464
Read online
File size385.01 KB
Pages21
DMCAReport

Related /

ads-block-test