UNISMUHUNISMUH

Al-Iqra Medical Journal : Jurnal Berkala Ilmiah KedokteranAl-Iqra Medical Journal : Jurnal Berkala Ilmiah Kedokteran

Latar Belakang: Gangguan tidur sering terjadi pada lansia dan dapat berdampak negatif terhadap kesejahteraan fisik maupun psikologis serta kualitas hidup. Brain Gym merupakan intervensi nonfarmakologis yang dapat meningkatkan relaksasi, mengurangi stres, dan memperbaiki kualitas tidur. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Brain gym terhadap kualitas tidur lansia penghuni Panti Sosial Ina Kaka di Ambon. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan rancangan one-group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 20 lansia yang dipilih melalui teknik consecutive sampling berdasarkan kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Kualitas tidur dinilai menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) sebelum dan sesudah intervensi. Brain Gym dilakukan selama empat minggu, tiga kali seminggu, dengan durasi 15–20 menit per sesi. Data dianalisis menggunakan uji paired t-test. Hasil: Sebelum intervensi, 95,2% responden memiliki kualitas tidur yang buruk. Setelah intervensi, 85% responden menunjukkan peningkatan kualitas tidur. Uji paired t-test menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada skor PSQI sebelum dan sesudah intervensi (p = 0,000; p < 0,05). Kesimpulan: Brain Gym secara signifikan meningkatkan kualitas tidur lansia penghuni PSTW Ina Kaka Ambon. Brain gym dapat diintegrasikan ke dalam kegiatan rutin di panti sosial lansia sebagai intervensi nonfarmakologis yang sederhana, aman, dan mudah diakses untuk mendukung kualitas tidur serta kesejahteraan secara menyeluruh.

Brain Gym secara signifikan meningkatkan kualitas tidur lansia penghuni PSTW Ina Kaka Ambon.Brain gym dapat diintegrasikan ke dalam kegiatan rutin di panti sosial lansia sebagai intervensi nonfarmakologis yang sederhana, aman, dan mudah diakses untuk mendukung kualitas tidur serta kesejahteraan secara menyeluruh.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa intervensi Brain Gym efektif dalam meningkatkan kualitas tidur lansia dan dapat menjadi alternatif intervensi nonfarmakologis yang layak dipertimbangkan dalam program kesehatan lansia.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efek jangka panjang dari Brain Gym terhadap kualitas tidur lansia, terutama dalam konteks kebiasaan jangka panjang. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antara Brain Gym dengan intervensi nonfarmakologis lain seperti yoga atau meditasi untuk mengetahui manfaat terbaik bagi lansia. Penelitian juga dapat mengevaluasi dampak Brain Gym terhadap fungsi kognitif lansia, karena peningkatan kualitas tidur berpotensi memengaruhi kesehatan mental dan kemampuan kognitif mereka. Dengan memperluas cakupan penelitian, diharapkan dapat ditemukan strategi terpadu yang lebih efektif untuk meningkatkan kesejahteraan lansia secara menyeluruh.

Read online
File size478.14 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test