UNISMUHUNISMUH

Journal of Society DedicationJournal of Society Dedication

Penelitian ini bertujuan untuk melihat keberhasilan proses pembelajaran melalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada kurikulum mandiri. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas pada siswa kelas X SMA di UPT SMAN 11 MAROS. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus pembelajaran. Hasil tes kognitif melalui tes hasil belajar pada tahap observasi dan evaluasi siklus I dan siklus II ditinjau dari persentase dimana pada siklus I siswa yang memperoleh nilai ≥ 75 sebanyak 8,3% sedangkan siswa yang memperoleh nilai ≤ 75 sebesar 91,7%, pada siklus II terjadi peningkatan dimana siswa yang mencapai nilai ≥ 75 sebesar 75%. Hasil penilaian aspek psikomotor menunjukkan kategori cukup terampil pada siklus I meningkat menjadi kategori terampil pada siklus II. Hasil penilaian aspek afektif pada kedua siklus menunjukkan kategori netral dengan adanya peningkatan nilai KKM pada setiap siklusnya. Kemudian untuk aktivitas guru dilihat dari lembar observasi aktivitas guru menunjukkan adanya peningkatan dari kategori sedang pada siklus I menjadi kategori baik pada siklus II. Kesan dan tanggapan guru melalui wawancara menyatakan bahwa dengan penerapan model PBL kondisi kelas menjadi lebih aktif, dan siswa menjadi berani dalam mengemukakan pendapat. Kesan dan respon siswa menyatakan bahwa kegiatan belajar menjadi lebih menyenangkan dan dapat dilatih memecahkan masalah melalui kegiatan sosial serta mampu berpikir kritis.

Penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PBL) terbukti mampu meningkatkan hasil belajar Sosiologi siswa kelas X.Selain itu, PBL juga efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa, serta mengembangkan keterampilan kolaborasi, pemecahan masalah, dan berpikir kritis, sekaligus membantu siswa mengaitkan teori sosiologi dengan praktik kehidupan sehari-hari.Hasil penelitian menunjukkan bahwa model ini menjadikan pelajaran sosiologi yang sebelumnya dianggap sulit menjadi lebih menyenangkan dan mudah dipahami oleh siswa.

Berdasarkan temuan penelitian tindakan kelas ini yang menunjukkan potensi besar Project Based Learning (PBL) dalam meningkatkan hasil belajar Sosiologi dan keterlibatan siswa, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik dan relevan untuk digali. Pertama, mengingat adanya tantangan dalam manajemen waktu dan penyelesaian tugas siswa, penelitian ke depan dapat berfokus pada pengembangan dan evaluasi strategi scaffolding atau dukungan manajemen waktu yang lebih terintegrasi dalam kerangka PBL. Pertanyaan penelitiannya bisa meliputi: bagaimana penerapan alat bantu perencanaan atau teknik pengelolaan proyek dapat membantu siswa mengorganisir tugas mereka secara lebih efektif, sehingga mengurangi keterlambatan dan meningkatkan kualitas hasil akhir proyek, terutama ketika siswa memiliki banyak tuntutan tugas dari berbagai mata pelajaran lain? Kedua, penting untuk meneliti dampak jangka panjang dari penerapan PBL ini. Studi lanjutan dapat mengeksplorasi sejauh mana keterampilan abad ke-21 seperti berpikir kritis, kolaborasi, dan inisiatif yang dikembangkan melalui PBL dapat bertahan dan diaplikasikan oleh siswa di luar konteks pembelajaran Sosiologi, serta bagaimana model ini mempengaruhi minat belajar mereka terhadap ilmu sosial secara berkelanjutan hingga jenjang pendidikan berikutnya. Ketiga, meskipun penelitian ini menunjukkan peningkatan pada siklus II, masih ada celah terkait keberagaman partisipasi dan kepercayaan diri siswa, serta observasi yang bertentangan tentang efektivitas PBL di kelas besar. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya bisa menginvestigasi adaptasi dan modifikasi spesifik model PBL yang paling efektif untuk mengakomodasi berbagai gaya belajar dan tingkat kepercayaan diri siswa, memastikan bahwa semua siswa, termasuk yang cenderung pasif, dapat berpartisipasi aktif dan optimal dalam setiap tahapan proyek. Ini termasuk mencari tahu bagaimana PBL dapat diimplementasikan secara optimal pada kelas dengan jumlah siswa yang besar tanpa mengorbankan kualitas interaksi dan kedalaman pembelajaran.

  1. International Journal of Educational Research Review » Submission » The Effect of Problem... doi.org/10.24331/ijere.408454International Journal of Educational Research Review A Submission A The Effect of Problem doi 10 24331 ijere 408454
  2. IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASE LEARNIG DI ERA KURIKULUM MERDEKA | COMMUNITY : Jurnal Pengabdian... jurnalp4i.com/index.php/community/article/view/1900IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASE LEARNIG DI ERA KURIKULUM MERDEKA COMMUNITY Jurnal Pengabdian jurnalp4i index php community article view 1900
  3. Pembelajaran problem based learning dalam implementasi Kurikulum 2013 di SMK | Jurnal Pendidikan Vokasi.... doi.org/10.21831/jpv.v6i3.11275Pembelajaran problem based learning dalam implementasi Kurikulum 2013 di SMK Jurnal Pendidikan Vokasi doi 10 21831 jpv v6i3 11275
  4. THE EFFECTIVENESS OF PROBLEM BASED LEARNING (PBL) AND PROJECT BASED LEARNING (PjBL) ASSISTED KAHOOT LEARNING... journal.upgris.ac.id/index.php/ijre/article/view/8630THE EFFECTIVENESS OF PROBLEM BASED LEARNING PBL AND PROJECT BASED LEARNING PjBL ASSISTED KAHOOT LEARNING journal upgris ac index php ijre article view 8630
Read online
File size371.2 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test