UNISMUH PALUUNISMUH PALU

Jurnal Kolaboratif SainsJurnal Kolaboratif Sains

Stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang berdampak terhadap pertumbuhan, perkembangan kognitif, dan kualitas hidup anak. Upaya pencegahan stunting tidak hanya bergantung pada ketersediaan pelayanan kesehatan, tetapi juga pada kemampuan ibu dalam memahami, memperoleh, menilai, dan menerapkan informasi kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan literasi kesehatan ibu dengan perilaku pencegahan stunting pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah ibu yang memiliki anak usia dini, dengan sampel yang ditentukan berdasarkan kriteria inklusi dan teknik pengambilan sampel yang sesuai. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mengukur tingkat literasi kesehatan ibu dan perilaku pencegahan stunting, meliputi pemenuhan gizi, praktik pemberian makanan, pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat, serta pemanfaatan pelayanan kesehatan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat untuk mengetahui hubungan antara literasi kesehatan ibu dan perilaku pencegahan stunting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu dengan tingkat literasi kesehatan yang lebih baik cenderung memiliki perilaku pencegahan stunting yang lebih baik dibandingkan ibu dengan tingkat literasi kesehatan yang rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan literasi kesehatan ibu merupakan salah satu strategi penting dalam memperkuat upaya pencegahan stunting pada anak usia dini. Intervensi edukasi yang mudah dipahami, berbasis keluarga, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat perlu dikembangkan secara berkelanjutan.

Terdapat hubungan signifikan antara literasi kesehatan ibu dan perilaku pencegahan stunting pada anak usia dini.Ibu dengan literasi kesehatan yang baik memiliki perilaku pencegahan stunting yang lebih baik.Penelitian ini memperkuat pentingnya literasi kesehatan dan gizi maternal dalam mendukung pencegahan stunting.Peningkatan literasi kesehatan ibu menjadi bagian strategis pencegahan stunting melalui edukasi berbasis keluarga, penguatan peran tenaga kesehatan, dan pemanfaatan media digital.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang intervensi edukasi berbasis keluarga terhadap perilaku pencegahan stunting. Selanjutnya, pengembangan program pencegahan stunting berbasis komunitas yang disesuaikan dengan budaya lokal perlu dilakukan. Terakhir, evaluasi efektivitas pendekatan digital seperti WhatsApp sebagai media edukasi kesehatan maternal dalam meningkatkan literasi kesehatan ibu.

  1. Enhancing Maternal Health Literacy for Stunting Prevention: A Systematic Review of Effective Approaches... e-journal.unair.ac.id/PROMKES/article/view/69362Enhancing Maternal Health Literacy for Stunting Prevention A Systematic Review of Effective Approaches e journal unair ac PROMKES article view 69362
  2. MOTHER’S HEALTH LITERACY WITH STUNTING INCIDENCE OF TODDLERS IN JEMBER | The Indonesian Journal... doi.org/10.20473/ijph.v19i2.2024.381-389MOTHERAoS HEALTH LITERACY WITH STUNTING INCIDENCE OF TODDLERS IN JEMBER The Indonesian Journal doi 10 20473 ijph v19i2 2024 381 389
Read online
File size292.12 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test