UNISMUH PALUUNISMUH PALU

Jurnal Kolaboratif SainsJurnal Kolaboratif Sains

Latar Belakang: Trauma perineum merupakan kondisi yang sering dialami oleh ibu postpartum dan memiliki risiko infeksi yang cukup tinggi apabila penatalaksanaan klinis tidak dilakukan secara optimal. Daun sirih hijau memiliki sifat antiseptik dan antibakteri yang kuat sehingga dapat mempercepat proses regenerasi jaringan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian antiseptik daun sirih hijau terhadap lama penyembuhan luka perineum pada ibu postpartum di PMB Endang Sriwahyuni Bangsalsari Jember. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental yang melibatkan 20 ibu postpartum dengan laserasi perineum yang dipilih sampling. Analisis data dilakukan melalui uji One Sample Proportion dengan tingkat signifikansi sebesar 0,05. Hasil: Data empiris menunjukkan bahwa 13 responden (65,0%) mengalami penyembuhan yang cepat, 6 responden (30,0%) berada pada rentang waktu pemulihan yang normal, dan hanya 1 responden (5,0%) mengalami keterlambatan proses penyembuhan. Hasil analisis statistik menunjukkan nilai Asymp. Sig. sebesar 0,002 (p < 0,05), yang membuktikan bahwa pemberian antiseptik daun sirih hijau secara signifikan memperpendek lama penyembuhan luka perineum. Kesimpulan: Pemberian antiseptik daun sirih hijau menunjukkan pengaruh empiris yang nyata dalam mempercepat proses penyembuhan laserasi perineum pada ibu postpartum.

Mayoritas ibu pascapersalinan yang mengintegrasikan antiseptik daun sirih hijau dalam tata laksana perawatan menunjukkan fase resolusi jaringan perineum yang berlangsung secara signifikan lebih cepat.Hasil analisis proporsional terhadap sampel mengonfirmasi adanya pengaruh yang valid dari pemanfaatan antiseptik daun sirih hijau terhadap reduksi waktu penyembuhan luka perineum pada ibu nifas di institusi tersebut pada tahun 2026.Kendati demikian, validitas temuan ini diperhadapkan pada hambatan eksternal yang berada di luar kendali peneliti selama proses investigasi lapangan.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas kombinasi antiseptik daun sirih hijau dengan bahan alami lainnya, seperti bunga telang, untuk mempercepat penyembuhan luka perineum. Selain itu, perlu diteliti pengaruh nutrisi harian ibu hamil terhadap kecepatan regenerasi jaringan perineum, karena faktor ini mungkin memengaruhi hasil intervensi. Terakhir, penelitian dapat mengkaji perbedaan respons antiseptik daun sirih hijau pada populasi dengan kondisi kesehatan berbeda, seperti usia atau tingkat keparahan luka, untuk memastikan universalitas efeknya.

Read online
File size362.82 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test