IBIK57IBIK57

KOMUNIKATA57KOMUNIKATA57

Dakwah menjadikan perilaku Muslim dalam menjalankan Islam sebagai agama Rahmatan Lilalamin yang harus didakwahkan kepada seluruh manusia. Fenomena dakwah yang berkembang saat ini begitu cepat dan dinamis dengan perkembangan teknologi informasi dan internet sehingga dakwah bisa dilakukan di dunia maya. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan para dai yang memanfaatkan media sosial YouTube sebagai alat untuk menyampaikan pesan dakwahnya. Hal ini perlu diteliti untuk melihat Perspektif Masyarakat Modern di Media Sosial Youtube. Setiap aktivitas seseorang akan digerakkan melalui serangkaian teknologi digital seperti dakwah online saat ini. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus, yang merupakan uraian dan penjelasan komprehensif mengenai berbagai aspek seperti seseorang, individu, kelompok, organisasi (komunitas), suatu program atau situasi sosial. Studi kasus dilakukan untuk menelaah sebanyak mungkin data mengenai subjek yang diteliti. Mereka sering menggunakan berbagai metode wawancara, pengamatan, penelaahan dokumen (hasil), survei, dan data apapun untuk menguraikan suatu kasus secara terinci. Penelitian ini memberikan saran Penggunaan media online sebagai sarana dakwah Islam dewasa ini mulai menjadi alternatif dalam berdakwah. Selain itu dalam menyampaikan materi-materi dakwah di era media baru saat ini, seorang dai telah memiliki beberapa akun di media sosial seperti; Facebook, Twitter, LINE, WhatsApp atau media online lainnya seperti; YouTube, Instagram, Weblog dan sebagainya.

Dakwah online merupakan inovasi terbaru dalam syiar Islam dan memudahkan para dai dalam melebarkan sayap-sayap dakwahnya.Penggunaan media online sebagai media dakwah merupakan kesempatan dan tantangan untuk mengembangkan dan memperluas cakrawala dakwah Islamiyah.Para dai harus kreatif dan tentunya proaktif memanfaatkan teknologi tersebut sebagai media dakwah mereka karena ke depan yang berkuasa adalah mereka yang menguasai informasi, dan media adalah sebagai pengangkut informasi tersebut.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai dampak psikologis dakwah online terhadap generasi muda, khususnya dalam pembentukan identitas religius dan moralitas. Kedua, studi komparatif mengenai efektivitas berbagai platform media sosial (selain YouTube) dalam menyampaikan pesan dakwah, dengan mempertimbangkan karakteristik audiens dan konten yang paling menarik. Ketiga, penelitian mengenai strategi moderasi konten dakwah online untuk mencegah penyebaran radikalisme dan ujaran kebencian, serta menjaga kualitas informasi yang disajikan. Penelitian-penelitian ini penting untuk dilakukan guna memahami secara komprehensif dinamika dakwah online di era digital, serta mengoptimalkan peran media sosial sebagai sarana syiar Islam yang efektif, aman, dan bertanggung jawab. Dengan demikian, dakwah online dapat terus berkembang sebagai kekuatan positif dalam membentuk masyarakat yang religius, berakhlak mulia, dan harmonis.

  1. #tradisi dakwah islam#tradisi dakwah islam
  2. #moderasi konten dakwah#moderasi konten dakwah
Read online
File size489.93 KB
Pages8
Short Linkhttps://juris.id/p-1MC
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test