IBIK57IBIK57

KOMUNIKATA57KOMUNIKATA57

Kegiatan public relation merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah untuk melindungi masyarakat dari bahaya pandemi Covid-19, termasuk pemerintah desa. Fokus dari penelitian ini adalah mengenai kegiatan public relation Pemerintah Desa Cimanggu dalam rangka penanganan krisis pandemi Covid-19. Fenomena ini dikaji karena kegiatan public relation yang dilakukan oleh pemerintah desa juga memiliki peran penting dalam mengatasi pandemi Covid-19 di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan lebih lanjut mengenai kegiatan public relation Pemerintah Desa Cimanggu dalam menanggulangi pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Data yang digunakan merupakan data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah melalui wawancara dan kajian literatur. Metode analisis data yang digunakan yaitu reduksi, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Hasil penelitian menemukan bahwa Pemerintah Desa Cimanggu menerapkan bauran jenis-jenis komunikasi tertentu pada kegiatan public relation dalam menanggulangi pandemi Covid-19, yaitu komunikasi diseminasi, komunikasi melalui opinion leader, komunikasi interpersonal, dan komunikasi visual.

Pemerintah Desa Cimanggu menerapkan bauran komunikasi dalam kegiatan public relation untuk menanggulangi pandemi Covid-19, meliputi komunikasi diseminasi, melalui opinion leader, interpersonal, dan visual.Pendekatan ini efektif dalam mengurangi resistensi masyarakat terhadap protokol kesehatan karena mampu menjangkau masyarakat secara luas dan membangun kepercayaan.Keberhasilan ini ditunjang oleh peran aktif kepala desa, relawan desa, serta dukungan visual yang mudah dipahami.

Pertama, perlu diteliti efektivitas masing-masing jenis komunikasi (diseminasi, opinion leader, interpersonal, dan visual) secara terpisah dalam mengubah perilaku masyarakat di desa-desa pedesaan, untuk mengetahui mana yang paling berdampak dalam konteks krisis kesehatan. Kedua, sebaiknya dikaji bagaimana komunikasi empatik dari kepala desa, seperti bantuan dana bagi kelompok terdampak, memengaruhi kepatuhan masyarakat terhadap kebijakan kesehatan, sehingga dapat dirancang pendekatan kepemimpinan desa yang lebih humanis dan berkelanjutan. Ketiga, penting untuk mengevaluasi peran media visual, seperti poster, dalam memperkuat ingatan masyarakat terhadap protokol kesehatan dalam jangka panjang, terutama di wilayah dengan akses terbatas terhadap informasi digital, agar strategi komunikasi krisis bisa lebih adaptif dan inklusif.

  1. #teknik pengumpulan data#teknik pengumpulan data
  2. #teknik analisis data#teknik analisis data
Read online
File size350.23 KB
Pages13
Short Linkhttps://juris.id/p-1MB
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test