ARITEKINARITEKIN

Konstruksi: Publikasi Ilmu Teknik, Perencanaan Tata Ruang dan Teknik SipilKonstruksi: Publikasi Ilmu Teknik, Perencanaan Tata Ruang dan Teknik Sipil

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja produksi serta faktor-faktor yang memengaruhi produktivitas kegiatan penambangan di PT. XYZ pada periode Agustus 2025. Evaluasi mencakup ketercapaian produksi terhadap RKAP dan rencana operasi owner, ketersediaan alat (Physical Availability), produktivitas unit gali–muat dan angkut, serta berbagai bentuk loss time yang berdampak pada jam kerja efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa realisasi produksi terhadap RKAP hanya mencapai 65%, sedangkan terhadap rencana owner mencapai 102% untuk total material. Rendahnya ketersediaan unit, tingginya loss time seperti no hauler, wait operator, dan persiapan front, serta ketidaktercapaian produktivitas unit kelas 80 dan 100 ton menjadi penyebab utama deviasi produksi. Analisis menunjukkan bahwa pengalihan unit, kondisi jalan angkut yang kurang optimal, dan ketidakterpenuhinya jumlah fleet operasional turut memperbesar kesenjangan antara rencana dan realisasi. Studi ini merekomendasikan optimalisasi manajemen armada, peningkatan pemeliharaan preventif–prediktif, penataan ulang alur kerja alat angkut, serta pengendalian loss time dominan untuk meningkatkan efektivitas operasional dan pencapaian target produksi di masa mendatang.

Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja produksi tambang sangat dipengaruhi oleh konsistensi ketersediaan unit, efektivitas operasional, dan efisiensi manajemen armada.Ketidakseragaman produktivitas unit dan tingginya jam kerja tidak produktif menjadi faktor utama penyebab tidak tercapainya target produksi.Sehingga perlu diterapkan program pemeliharaan preventif dan prediktif yang lebih sistematis terutama untuk unit kelas 80 ton dan 100 ton guna menurunkan downtime dan meningkatkan kesiapan operasi.Evaluasi berkala terhadap komposisi dan distribusi fleet diperlukan agar penyesuaian jumlah unit dapat mendukung pencapaian rencana produksi harian dan bulanan.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi dan menganalisis secara mendalam penyebab utama terjadinya loss time, dengan fokus pada faktor-faktor manusia dan lingkungan kerja. Hal ini dapat dilakukan melalui observasi langsung, wawancara dengan operator, dan analisis data historis. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model optimasi penjadwalan alat gali-muat dan angkut, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti ketersediaan alat, kondisi jalan angkut, dan karakteristik material. Model ini dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi cycle time. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas berbagai strategi manajemen armada, seperti penggunaan sistem telematika dan pemeliharaan prediktif, dalam meningkatkan ketersediaan alat dan mengurangi downtime. Hasil penelitian ini dapat memberikan masukan bagi perusahaan pertambangan dalam pengambilan keputusan terkait investasi dan implementasi teknologi.

  1. Analisis Kinerja Produksi dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produktivitas Tambang Batubara di PT. XYZ... journal.aritekin.or.id/index.php/Konstruksi/article/view/1183Analisis Kinerja Produksi dan Faktor Faktor yang Mempengaruhi Produktivitas Tambang Batubara di PT XYZ journal aritekin index php Konstruksi article view 1183
  2. Mining and its Impact on the Environment | Fred G. Bell, Laurance J. D. mining impact environment fred... doi.org/10.1201/9781482288230Mining and its Impact on the Environment Fred G Bell Laurance J D mining impact environment fred doi 10 1201 9781482288230
Read online
File size433.73 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test