ARITEKINARITEKIN

Konstruksi: Publikasi Ilmu Teknik, Perencanaan Tata Ruang dan Teknik SipilKonstruksi: Publikasi Ilmu Teknik, Perencanaan Tata Ruang dan Teknik Sipil

Kelurahan Wahno di Distrik Abepura, Kota Jayapura, menghadapi permasalahan drainase yang mengganggu fungsi tata air kawasan. Kondisi topografi yang bervariasi, peningkatan jumlah penduduk, serta kebiasaan masyarakat membuang sampah ke saluran menyebabkan kapasitas drainase menurun dan menimbulkan genangan saat hujan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi eksisting saluran drainase di Kelurahan Wahno serta mengevaluasi tingkat efektivitasnya dalam menyalurkan aliran air hujan. Metode penelitian meliputi survei lapangan, pengukuran dimensi saluran, penghitungan kapasitas, serta analisis volume efektif saluran yang dibandingkan dengan kondisi aktual yang terpengaruh oleh sampah dan sedimentasi. Data dianalisis menggunakan pendekatan kuantitatif dan deskriptif untuk menilai kinerja sistem drainase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar saluran drainase di Kelurahan Wahno belum berfungsi optimal, dengan efektivitas rata-rata hanya mencapai 45–60% akibat penyumbatan oleh sampah dan sedimentasi. Faktor utama ketidakefektifan sistem drainase adalah penurunan kapasitas tampung, perencanaan yang belum sesuai standar, dan minimnya pemeliharaan rutin. Kesimpulannya, diperlukan peningkatan kapasitas saluran, pengelolaan sampah yang lebih baik, serta program pemeliharaan berkala sebagai upaya perbaikan sistem drainase.

Efektivitas sistem drainase di Kelurahan Wahno, Distrik Abepura, Kota Jayapura belum optimal, dengan tingkat efektivitas rata-rata hanya mencapai 45-60%.Faktor sampah menjadi penyebab utama penurunan fungsi saluran karena penumpukan material padat yang menghambat aliran air, diperparah oleh sedimentasi yang mengurangi kapasitas penampang saluran.Kombinasi faktor teknis dan non-teknis menunjukkan bahwa permasalahan drainase di Kelurahan Wahno bersifat multidimensional, sehingga diperlukan penanganan terpadu.

Untuk meningkatkan efektivitas sistem drainase di wilayah lain, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh topografi terhadap desain saluran drainase. Studi ini juga dapat mengembangkan teknologi baru untuk pemeliharaan rutin dengan menggunakan sistem otomatis yang dapat membersihkan saluran tanpa terganggu oleh pembuangan sampah oleh masyarakat. Penting juga mempelajari strategi efektif untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan saluran drainase, sehingga partisipasi masyarakat dalam pemeliharaan drainase dapat meningkat. Melalui penelitian lanjutan, dari seluruh hal di atas diharapkan akan dibentuk model drainase yang bahkan lebih efektif sesuai dengan lokasi geografis dan topografi.

  1. Mengidentifikasi Efektivitas Sistem Saluran Drainase di Distrik Abepura, Jayapura, Papua: Studi Kasus:... journal.aritekin.or.id/index.php/Konstruksi/article/view/1122Mengidentifikasi Efektivitas Sistem Saluran Drainase di Distrik Abepura Jayapura Papua Studi Kasus journal aritekin index php Konstruksi article view 1122
Read online
File size682.17 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test