STPSAHIDSURAKARTASTPSAHIDSURAKARTA
Jurnal Pariwisata IndonesiaJurnal Pariwisata IndonesiaPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi Service Center yang diterapkan oleh departemen Front Office dalam menangani keluhan tamu di Resinda Hotel Karawang, serta mengukur dampaknya terhadap kepuasan tamu. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan 20 responden, yaitu 1 General Manager, 1 Supervisor Service Center, 4 Duty Manager, 1 staf Service Center, dan 13 tamu yang menginap semalam. Keluhan yang ditangani meliputi bentuk tertulis, tidak langsung, lisan, dan langsung. Hasil penelitian memberikan pedoman bagi hotel dalam merancang strategi penanganan keluhan yang dapat meningkatkan kepuasan tamu selama menggunakan produk atau layanan hotel. Penelitian ini menegaskan pentingnya pelayanan yang responsif dan komunikatif dalam industri perhotelan.
Strategi yang diterapkan pada Resinda Hotel Karawang meliputi Repetition, Informatif, dan Koersif.Implementasi strategi Service Center dalam penanganan komplain meningkatkan kepuasan tamu, memperbaiki citra, mutu, dan nilai hotel.Layanan yang ditingkatkan meliputi penyediaan informasi, penanganan komplain, wake‑up call, serta sikap staf Service Center yang sopan, ramah, cepat, akurat, dan dapat dipercaya sesuai harapan tamu.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi apakah penggunaan teknologi digital, seperti aplikasi mobile untuk pelaporan komplain, dapat mempercepat respon Service Center dan meningkatkan kepuasan tamu di berbagai jenis hotel (riset kuantitatif dengan sampel yang lebih luas). Selain itu, studi komparatif antara hotel berbintang empat dan lima dapat menilai perbedaan efektivitas strategi Service Center, khususnya pada aspek Repetition, Informatif, dan Koersif, untuk mengetahui apakah tingkat bintang memengaruhi persepsi tamu terhadap penanganan keluhan. Terakhir, penelitian kualitatif longitudinal dapat menelaah dampak pelatihan berkelanjutan bagi staf Service Center terhadap konsistensi penerapan SOP dan kualitas layanan, serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam mengintegrasikan strategi komunikasi yang tepat pada setiap tahapan penanganan komplain.
| File size | 655.64 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIDAUNIDA The output of this research is to provide recommendations for a collaborative-based tourism governance model to impact tourism development in the TenjolayaThe output of this research is to provide recommendations for a collaborative-based tourism governance model to impact tourism development in the Tenjolaya
SPPSPP Terkait kemampuan praktik, 75% partisipan berhasil melaksanakan praktik pembuatan makanan sehat dan bergizi seimbang dengan benar, sementara 25% mengalamiTerkait kemampuan praktik, 75% partisipan berhasil melaksanakan praktik pembuatan makanan sehat dan bergizi seimbang dengan benar, sementara 25% mengalami
UNPANDUNPAND Dalam hal kepercayaan Indonesia mempunyai 6 agama yang diakui oleh Negara dan mempunyai aliran kepercayaan yang tidak diakui oleh Negara. Indonesia mempunyaiDalam hal kepercayaan Indonesia mempunyai 6 agama yang diakui oleh Negara dan mempunyai aliran kepercayaan yang tidak diakui oleh Negara. Indonesia mempunyai
UIKAUIKA Hal ini terjadi di dasarkan efek dari dangkalnya saluran irigasi dan kurang lebarnya saluran irigasi. Kondisi ini juga memicu jebolnya saluran irigasiHal ini terjadi di dasarkan efek dari dangkalnya saluran irigasi dan kurang lebarnya saluran irigasi. Kondisi ini juga memicu jebolnya saluran irigasi
PUBLIKASI UNTAGCIREBONPUBLIKASI UNTAGCIREBON Parameter kualitas air yang diuji: a) fisika: DO, pH, suhu dan salinitas diukur setiap hari; b) kimia: ammonia (TAN dan UIA), nitrit, nitrat dan fosfatParameter kualitas air yang diuji: a) fisika: DO, pH, suhu dan salinitas diukur setiap hari; b) kimia: ammonia (TAN dan UIA), nitrit, nitrat dan fosfat
POLTEKHARBERPOLTEKHARBER Dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini disimpulkan bahwa PNKT merasa senang dengan adanya Sistem Antian Bongkar Ikan di Pelabuhan Perikanan PantaiDari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini disimpulkan bahwa PNKT merasa senang dengan adanya Sistem Antian Bongkar Ikan di Pelabuhan Perikanan Pantai
STPSAHIDSURAKARTASTPSAHIDSURAKARTA Upaya pengembangan Candi Gedongsongo sebagai daya tarik wisata di Desa Candi, Bandungan District. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya pengembanganUpaya pengembangan Candi Gedongsongo sebagai daya tarik wisata di Desa Candi, Bandungan District. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya pengembangan
STPSAHIDSURAKARTASTPSAHIDSURAKARTA Kota Surakarta memiliki potensi kuliner yang beragam dan menarik seperti Kue Serabi, Nasi Liwet, Tengkleng, Kue Mandarijn, Intip, Selat Solo, Bestik Solo,Kota Surakarta memiliki potensi kuliner yang beragam dan menarik seperti Kue Serabi, Nasi Liwet, Tengkleng, Kue Mandarijn, Intip, Selat Solo, Bestik Solo,
Useful /
UPSUPS Selanjutnya untuk menganalisis data angket, peneliti menggunakan tabel dan prosentase respon tingkat persetujuan responden terkait penerapan model PBLSelanjutnya untuk menganalisis data angket, peneliti menggunakan tabel dan prosentase respon tingkat persetujuan responden terkait penerapan model PBL
UMSIDAUMSIDA Aplikasi permainan telah berhasil dikembangkan dan dapat diinstal pada perangkat android untuk digunakan secara lancar. Aplikasi menampilkan gambar benderaAplikasi permainan telah berhasil dikembangkan dan dapat diinstal pada perangkat android untuk digunakan secara lancar. Aplikasi menampilkan gambar bendera
POLTEKHARBERPOLTEKHARBER Kegiatan pengabdian mampu berguna untuk membuat masyarakat lebih berdaya dalam bidang yang berkaitan jiwa kewirausahaan. Adanya jiwa kewirausahaan iniKegiatan pengabdian mampu berguna untuk membuat masyarakat lebih berdaya dalam bidang yang berkaitan jiwa kewirausahaan. Adanya jiwa kewirausahaan ini
POLTEKHARBERPOLTEKHARBER Masyarakat Kota Tegal yang terkonfirmasi Positif Covid 19 sebanyak 3476 jiwa, 89 dirawat, 546 isolasi mandiri, 2635 sembuh dan 206 meninggal. MasyarakatMasyarakat Kota Tegal yang terkonfirmasi Positif Covid 19 sebanyak 3476 jiwa, 89 dirawat, 546 isolasi mandiri, 2635 sembuh dan 206 meninggal. Masyarakat