UNIDAUNIDA
Jurnal GovernansiJurnal GovernansiTourism has great potential to improve the economy, create jobs, and support the development of various regions. However, improper tourism management can cause problems such as environmental degradation, excessive tourism and unequal economic benefits. Therefore, it is essential that collaborative-based tourism management can be effective in developing sustainable tourism. This research aims to identify collaborative-based tourism governance research in tourism development. The output of this research is to provide recommendations for a collaborative-based tourism governance model to impact tourism development in the Tenjolaya sub-district, Bogor Regency. The research method used was descriptive qualitative with 28 informants from the sub-district government and the Tenjolaya tourism awareness group. After the data was collected using data collection techniques through observation, interviews, field notes, analytical memos, and document elicitation, the researcher continued the analysis of the data obtained and then confirmed it using data validity techniques. The research results show that tourism governance in Tenjolaya has implemented collaborative governance even though it is still local, so every indicator still needs to be optimally fulfilled using the good tourism governance model and the public-private partnership model. Thus, tourism governance in Tenjolaya must focus on good tourism collaboration so that tourism goals in Tenjolaya can be achieved based on fulfilling indicators that support good tourism governance, good tourism development and good tourism sustainability.
Penelitian ini menunjukkan bahwa tatakelola pariwisata di Kecamatan Tenjolaya Kabupaten Bogor belum optimal, disebabkan oleh rendahnya pengetahuan SDM dan kurangnya kolaborasi penuh dari pihak terkait.Potensi wisata di Tenjolaya cukup beragam, meliputi wisata alam, budaya/religi, dan buatan.Rekomendasi model tatakelola pariwisata berbasis kolaboratif adalah dengan menerapkan konsep *good tourism collaboration* yang didukung oleh konsep hexahelix untuk mencapai tujuan *good tourism governance*, *good tourism development*, dan *good tourism sustainability*.
Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengkaji lebih dalam mengenai peran serta masyarakat lokal dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan di Tenjolaya, khususnya dalam pemanfaatan potensi wisata berbasis komunitas. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif mengenai model kolaborasi yang efektif antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam pengelolaan pariwisata di berbagai daerah di Indonesia, untuk mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat diterapkan di Tenjolaya. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan strategi pemasaran pariwisata yang inovatif dan berkelanjutan, dengan memanfaatkan teknologi digital dan media sosial untuk meningkatkan visibilitas dan daya tarik Tenjolaya sebagai destinasi wisata.
| File size | 372.21 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIDAUNIDA 09, sementara aspek sumber daya memperoleh nilai terendah sebesar 3. 63, yang menunjukkan perlunya peningkatan di bidang tersebut. Kebijakan tersebut memberikan09, sementara aspek sumber daya memperoleh nilai terendah sebesar 3. 63, yang menunjukkan perlunya peningkatan di bidang tersebut. Kebijakan tersebut memberikan
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Analisis data mencakup statistik deskriptif dan inferensial, termasuk uji-t sampel independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen yangAnalisis data mencakup statistik deskriptif dan inferensial, termasuk uji-t sampel independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen yang
STITMUBOSTITMUBO Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplor pentingnya penguasaan TPACK dan kemampuan abad 21 bagi guru sekolah dasar yang profesional dalam perspektifPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplor pentingnya penguasaan TPACK dan kemampuan abad 21 bagi guru sekolah dasar yang profesional dalam perspektif
AHMAREDUCAHMAREDUC Karies gigi merupakan masalah kesehatan gigi yang prevalensinya masih tinggi di Indonesia, yang mana indeks DMF-T menurut Global Goals for Oral HealthKaries gigi merupakan masalah kesehatan gigi yang prevalensinya masih tinggi di Indonesia, yang mana indeks DMF-T menurut Global Goals for Oral Health
AHMAREDUCAHMAREDUC Ibu hamil dapat memahami cara mempersiapkan stimulasi perkembangan brain boster, bagaimana perkembangan janin di dalam kandungan persalinan dimasa pandemiIbu hamil dapat memahami cara mempersiapkan stimulasi perkembangan brain boster, bagaimana perkembangan janin di dalam kandungan persalinan dimasa pandemi
AHMAREDUCAHMAREDUC Penerapan dari pengabmas ini akan diwujudkan dengan memberikan solusi yang tepat dalam membina dan memberi sosialisasi dengan memberikan penyuluhan yangPenerapan dari pengabmas ini akan diwujudkan dengan memberikan solusi yang tepat dalam membina dan memberi sosialisasi dengan memberikan penyuluhan yang
POLTEKHARBERPOLTEKHARBER Proses pengabdian masyarakat dilakukan oleh dosen dalam rangka meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kandungan gizi serta bidang usaha sehingga diharapkanProses pengabdian masyarakat dilakukan oleh dosen dalam rangka meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kandungan gizi serta bidang usaha sehingga diharapkan
UGMUGM hubungan negatif ditemukan antara tingkat kekonkretan rangsangan dan keempat tipe imajinasi. Namun, hipotesis dalam penelitian ini tidak membahas efekhubungan negatif ditemukan antara tingkat kekonkretan rangsangan dan keempat tipe imajinasi. Namun, hipotesis dalam penelitian ini tidak membahas efek
Useful /
STIEBANKBPDJATENGSTIEBANKBPDJATENG Berdasarkan analisis data dan pembahasan yang telah dijabarkan, maka kesimpulan pada penelitian ini adalah sebagai berikut. Prioritas pengalaman berpengaruhBerdasarkan analisis data dan pembahasan yang telah dijabarkan, maka kesimpulan pada penelitian ini adalah sebagai berikut. Prioritas pengalaman berpengaruh
AHMAREDUCAHMAREDUC Ibu hamil dan ibu balita adalah kelompok rentan yang terserang karies gigi. Ibu yang memeriksakan diri ke Puskesmas Telaga Biru 100% mengalami karies gigiIbu hamil dan ibu balita adalah kelompok rentan yang terserang karies gigi. Ibu yang memeriksakan diri ke Puskesmas Telaga Biru 100% mengalami karies gigi
UGMUGM Dalam analisis teknik statistik, dua variabel laten yang terkait dengan ekspektasi kelompok generasi ini dihasilkan. Faktor yang ditemukan adalah “kepuasanDalam analisis teknik statistik, dua variabel laten yang terkait dengan ekspektasi kelompok generasi ini dihasilkan. Faktor yang ditemukan adalah “kepuasan
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Institusi Wali Nanggroe (WN) merupakan lembaga independen yang tidak termasuk dalam cabang eksekutif, legislatif, maupun yudikatif, serta berperan sebagaiInstitusi Wali Nanggroe (WN) merupakan lembaga independen yang tidak termasuk dalam cabang eksekutif, legislatif, maupun yudikatif, serta berperan sebagai