UmriUmri

EduTeach : Jurnal Edukasi dan Teknologi PembelajaranEduTeach : Jurnal Edukasi dan Teknologi Pembelajaran

Artikel ini akan membahas cahaya dalam dua perspektif: sains dan Al-Quran. Cahaya adalah kuantitas fisik dengan kecepatan tertinggi di dunia. Teori cahaya berkembang seiring kemajuan sains dan peradaban. Sifat dualisme cahaya (sebagai gelombang dan partikel) telah memungkinkan manusia untuk membuat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi secara luas. Sedangkan dalam Al-Quran disebutkan bahwa cahaya dapat menjadi penuntun bagi manusia menuju jalan kebaikan. Al-Quran juga menyatakan bahwa cahaya datang dari Allah kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya.

Dari beberapa uraian di atas maka ada kesesuaian antara perspektif Al-Quran dengan sains yang dapat dijelaskan sebagai berikut.Cahaya merupakan sifat Allah atau sumber cahaya utama adalah Allah yang tidak pernah diam, selalu mencipta, selalu berinovasi.Cahaya juga tidak pernah diam, selalu bergerak, karena jika diam energinya nol karena massa diam cahaya adalah nol, sehingga tidak ada kehendak.Allah juga tidak pernah diam dan selalu berkehendak.Semua yang ada di langit dan burnt selalu meminta kepadaNya.Dengan cahaya Allah semua akan dapat dibedakan antara yang benar dengan yang salah.Di dunia semua akan tampak lebih jelas, lebih berarti dan lebih bermanfaat tatkala ada keterlibatan cahaya dengan segala sifat dan kelakukannya.Dengan cahaya itu akan mendapatkan jalan yang benar, mengembangkan ilmu pengetahuan demi peradaban.Cahaya Allah akan dapat diperoleh bila noda atau penghalang itu dihilangkan.Untuk menghilangkan noda itu melakukan apa yang disenangi cahaya dan menjauhi apa yang tidak disukai cahaya.Cahaya dalam arti fisis juga tidak akan menembus sebuah ruangan atau tempat tatkala cahaya itu terhalang oleh sesuatu, sehingga ruangan/tempat/benda itu tidak ada artinya tanpa adanya cahaya ini.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif yang lebih mendalam tentang konsep cahaya dalam Al-Quran dan sains, dengan fokus pada implikasi praktisnya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut tentang bagaimana cahaya dapat menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi manusia dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Terakhir, penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut tentang bagaimana cahaya dapat menjadi simbol atau metafora dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam konteks spiritual dan keagamaan.

Read online
File size503.22 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test