IISTRIISTR

BEIBEI

Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara membaca kritis dan literasi digital dalam memperkuat kemampuan siswa dalam memahami karya ilmiah di era transformasi digital. Pertumbuhan pesat informasi digital telah mengubah cara siswa mengakses, membaca, mengevaluasi, dan menggunakan sumber akademik. Namun, perkembangan ini juga menciptakan tantangan, terutama terkait informasi palsu, evaluasi sumber yang lemah, kosa kata akademik terbatas, dan penggunaan teknologi pasif. Studi ini menggunakan metode penelitian perpustakaan dengan mengumpulkan dan menganalisis buku, artikel jurnal, laporan penelitian, dan dokumen akademik terkait membaca kritis, literasi digital, literasi ilmiah, dan etika digital. Temuan menunjukkan bahwa membaca kritis dan literasi digital adalah kompetensi saling memperkuat. Membaca kritis memperkuat kemampuan siswa dalam menganalisis argumen, mengevaluasi bukti, membedakan fakta dari pendapat, dan memahami teks ilmiah secara reflektif. Sementara itu, literasi digital memungkinkan siswa mengakses, mengevaluasi, mengelola, dan menggunakan informasi digital secara etis, kreatif, dan bertanggung jawab. Integrasi kedua kompetensi ini mendukung pemahaman yang lebih dalam terhadap karya ilmiah, meningkatkan pemikiran kritis siswa, dan mempromosikan perilaku digital yang bertanggung jawab. Studi ini menyimpulkan bahwa membaca kritis dan literasi digital harus diintegrasikan secara sistematis ke dalam kurikulum pendidikan, strategi pengajaran, dan program literasi akademik. Integasi ini penting untuk mempersiapkan siswa menjadi pembelajar kritis, etis, adaptif, dan bertanggung jawab di era digital.

Membaca kritis dan literasi digital merupakan kompetensi penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan di era digital.Studi ini menunjukkan bahwa keduanya saling memperkuat dalam membangun kemampuan analitis, kesadaran etis, dan pemahaman mendalam terhadap informasi digital.Integrasi kedua kompetensi ini perlu diterapkan secara sistematis dalam kurikulum dan strategi pembelajaran untuk menghadapi tantangan informasi yang semakin kompleks.Selain itu, pentingnya etika digital dalam pendidikan harus diperkuat untuk memastikan penggunaan teknologi yang bertanggung jawab dan beretika.

1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas integrasi membaca kritis dan literasi digital dalam berbagai tingkat pendidikan, seperti pendidikan dasar, menengah, dan tinggi. 2. Penelitian dapat mengkaji dampak pendidikan etika digital terhadap kemampuan berpikir kritis siswa, khususnya dalam konteks penggunaan media sosial dan sumber informasi digital. 3. Studi lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung atau menghambat implementasi kompetensi membaca kritis dan literasi digital di kalangan pendidik dan siswa, serta pengembangan strategi pelatihan guru yang efektif.

  1. Critical Reading Meets Digital Literacy: Understanding Scientific Works in a Transformative Age | Buletin... doi.org/10.56741/IISTR.bei.001869Critical Reading Meets Digital Literacy Understanding Scientific Works in a Transformative Age Buletin doi 10 56741 IISTR bei 001869
Read online
File size412.97 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test