UNKRISUNKRIS
PANDITA: Interdisciplinary Journal of Public AffairsPANDITA: Interdisciplinary Journal of Public AffairsKemajuan transformasi digital saat ini mengharuskan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk cepat mengikuti perkembangan agar tetap kompetitif, terutama di Kota Manado yang ekonominya didominasi oleh sektor layanan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis mendalam mengenai pengembangan program pemberdayaan komunitas melalui penguatan digitalisasi UMKM sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekonomi setempat. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dan data Statistik Ketenagakerjaan Kota Manado 2025, penelitian ini mengeksplorasi kondisi nyata di mana sektor jasa menyerap hingga 68,89% dari angkatan kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pemberdayaan diawali dengan mengidentifikasi masalah utama, seperti rendahnya kemampuan dalam literasi digital, keterbatasan modal teknologi, serta kesulitan yang dihadapi pelaku usaha untuk beradaptasi dengan algoritma pasar digital. Pada tahap penerapan, program pelatihan teknik non-formal telah berhasil menjangkau pelaku UMKM, terutama kelompok Berusaha Sendiri yang mencakup 22,65% dari angkatan kerja. Inisiatif seperti Digital Entrepreneurship Academy menawarkan pelatihan dalam pemasaran digital, manajemen operasional e-commerce, hingga penerapan sistem pembayaran keuangan seperti QRIS. Evaluasi menunjukkan adanya dampak positif pada perluasan akses pasar serta peningkatan efisiensi usaha, selaras dengan penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka di Manado yang menjadi 8,51% pada tahun 2025. Direkomendasikan agar pemerintah daerah memperluas cakupan pelatihan hingga ke sektor pendukung lainnya dan mengintegrasikan data UMKM secara digital agar pendampingan dapat dilakukan secara lebih merata.
Pengembangan program pemberdayaan masyarakat melalui digitalisasi UMKM di Kota Manado telah berjalan secara sistematis sesuai dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi.Fakta yang ditemukan menunjukkan bahwa program ini sangat relevan dengan struktur ekonomi Kota Manado yang didominasi oleh sektor jasa sebesar 68,89% serta memberikan solusi bagi pelaku usaha mandiri (22,65%).Pelaksanaan pelatihan teknis non-formal terbukti menjadi jembatan efektif bagi mayoritas tenaga kerja yang berlatar belakang pendidikan menengah (SMA/SMK) untuk mengadopsi teknologi pemasaran digital dan sistem pembayaran finansial seperti QRIS.Secara keseluruhan, program ini telah berkontribusi pada terciptanya ekosistem usaha yang lebih modern dan selaras dengan tren penurunan tingkat pengangguran terbuka di Kota Manado yang mencapai angka 8,51% pada tahun 2025.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana ekspansi pelatihan digital ke sektor pendukung lainnya, seperti pertanian atau industri kecil, memengaruhi pertumbuhan UMKM di Kota Manado. Selain itu, perlu dilakukan analisis mengenai efektivitas integrasi data UMKM secara digital dalam memastikan pendampingan yang merata dan berkelanjutan. Penelitian juga dapat fokus pada pengembangan mekanisme pemantauan berkala untuk mengevaluasi keberlanjutan pemanfaatan teknologi oleh pelaku usaha setelah masa pelatihan berakhir, serta mengukur dampak nyata program terhadap peningkatan pendapatan lokal. Saran lainnya adalah menginvestigasi peran pemerintah daerah dalam memfasilitasi kolaborasi antara UMKM dan pelaku bisnis besar untuk memperluas jaringan pasar digital. Penelitian juga bisa mengeksplorasi bagaimana peningkatan literasi digital di kalangan generasi muda memengaruhi inovasi produk UMKM. Terakhir, perlu dilakukan studi banding antara Kota Manado dengan kota lain di Indonesia untuk menemukan strategi unik yang dapat disesuaikan dengan karakteristik ekonomi lokal.
- Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Kewirausahaan Berbasis Digital di Kelompok Usaha Mikro | Jurnal... doi.org/10.63866/pemas.v1i2.49Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Kewirausahaan Berbasis Digital di Kelompok Usaha Mikro Jurnal doi 10 63866 pemas v1i2 49
- Penjualan berbasis digital dan literasi digital terhadap peningkatan profitabilitas UMKM di Kecamatan... doi.org/10.58784/ramp.376Penjualan berbasis digital dan literasi digital terhadap peningkatan profitabilitas UMKM di Kecamatan doi 10 58784 ramp 376
| File size | 835.71 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UNKRISUNKRIS Partisipasi mahasiswa dipengaruhi oleh faktor internal (motivasi, kepercayaan diri) dan eksternal (lingkungan organisasi, komunikasi, kualitas program).meskipunPartisipasi mahasiswa dipengaruhi oleh faktor internal (motivasi, kepercayaan diri) dan eksternal (lingkungan organisasi, komunikasi, kualitas program).meskipun
UNKRISUNKRIS Upaya tersebut penting dalam mendukung terwujudnya pelayanan publik yang lebih responsif, efektif, dan akuntabel. Implementasi faktor psikologis ASN diUpaya tersebut penting dalam mendukung terwujudnya pelayanan publik yang lebih responsif, efektif, dan akuntabel. Implementasi faktor psikologis ASN di
UNKRISUNKRIS Karakteristik agen pelaksana yang mengedepankan fleksibilitas dan kolaborasi, serta sikap positif dari seluruh pemangku kepentingan, menjadi faktor kunciKarakteristik agen pelaksana yang mengedepankan fleksibilitas dan kolaborasi, serta sikap positif dari seluruh pemangku kepentingan, menjadi faktor kunci
UNKRISUNKRIS Penguatan rantai pasok lokal, dukungan terhadap UMKM, diversifikasi produk wisata, serta pengembangan layanan pariwisata digital menjadi strategi pentingPenguatan rantai pasok lokal, dukungan terhadap UMKM, diversifikasi produk wisata, serta pengembangan layanan pariwisata digital menjadi strategi penting
UNJAUNJA Hasil penelitian menunjukkan adanya disharmoni vertikal antara regulasi pusat dan daerah, terutama dalam hal perizinan dan pengawasan usaha perkebunanHasil penelitian menunjukkan adanya disharmoni vertikal antara regulasi pusat dan daerah, terutama dalam hal perizinan dan pengawasan usaha perkebunan
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Penurunan jumlah mahasiswa pada tahun 2021 dapat dihubungkan dengan dampak pandemi COVID-19, sedangkan peningkatan pada tahun 2022 menunjukkan adanya pemulihanPenurunan jumlah mahasiswa pada tahun 2021 dapat dihubungkan dengan dampak pandemi COVID-19, sedangkan peningkatan pada tahun 2022 menunjukkan adanya pemulihan
STKIP PESSELSTKIP PESSEL literasi berbasis budaya sekolah, yang memperkuat budaya literasi digital melalui peningkatan koleksi bahan bacaan digital, penyediaan akses internet,literasi berbasis budaya sekolah, yang memperkuat budaya literasi digital melalui peningkatan koleksi bahan bacaan digital, penyediaan akses internet,
UPI YAIUPI YAI Kami menggunakan SPSS untuk memproses data. Studi ini menggunakan regresi linear ganda sebagai alat analisisnya. Dengan nilai sig 0,004 < 0,05 dan t menghitungKami menggunakan SPSS untuk memproses data. Studi ini menggunakan regresi linear ganda sebagai alat analisisnya. Dengan nilai sig 0,004 < 0,05 dan t menghitung
Useful /
UNJAUNJA Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewenangan Kejaksaan memiliki dasar atribusi yang kuat, tetapi pelaksanaannya belum efektif karena kewenangan yang tumpangHasil penelitian menunjukkan bahwa kewenangan Kejaksaan memiliki dasar atribusi yang kuat, tetapi pelaksanaannya belum efektif karena kewenangan yang tumpang
UNJAUNJA Di samping itu, eksistensi Pengadilan HAM semestinya bersifat tetap dan tidak bergantung pada proses politik, demi menjamin adanya kepastian hukum danDi samping itu, eksistensi Pengadilan HAM semestinya bersifat tetap dan tidak bergantung pada proses politik, demi menjamin adanya kepastian hukum dan
UPI YAIUPI YAI Kondisi UMKM saat ini menunjukkan bahwa banyak pelaku usaha belum memahami manfaat sertifikasi halal dalam meningkatkan penjualan, disebabkan oleh kurangnyaKondisi UMKM saat ini menunjukkan bahwa banyak pelaku usaha belum memahami manfaat sertifikasi halal dalam meningkatkan penjualan, disebabkan oleh kurangnya
UPI YAIUPI YAI OECD memberikan pedoman bagi perusahaan multinasional dan otoritas pajak untuk menangani isu transfer pricing. Indonesia mengadopsi pedoman ini melaluiOECD memberikan pedoman bagi perusahaan multinasional dan otoritas pajak untuk menangani isu transfer pricing. Indonesia mengadopsi pedoman ini melalui