UNKRISUNKRIS
PANDITA: Interdisciplinary Journal of Public AffairsPANDITA: Interdisciplinary Journal of Public AffairsPenelitian ini bertujuan menganalisis kebijakan pembangunan pariwisata berkelanjutan sebagai strategi penguatan ekonomi lokal di Provinsi Banten. Sektor pariwisata memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi daerah karena menghasilkan efek pengganda melalui penciptaan lapangan kerja, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah, peningkatan permintaan terhadap produk lokal, serta kontribusi terhadap pendapatan daerah. Namun, meningkatnya mobilitas wisatawan setelah pandemi juga menimbulkan sejumlah persoalan, seperti konsentrasi kunjungan pada destinasi tertentu, tekanan terhadap lingkungan, keterbatasan kapasitas pengelolaan sampah, dan ketidakstabilan pendapatan masyarakat akibat pola kunjungan yang bersifat musiman. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi literatur terhadap 30 artikel ilmiah, terdiri atas 20 artikel internasional dan 10 artikel nasional, yang didukung oleh dokumen kebijakan terkait. Analisis difokuskan pada tata kelola pariwisata, pengembangan ekonomi lokal, keberlanjutan lingkungan, dan partisipasi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan pariwisata berkelanjutan memerlukan pergeseran dari pengelolaan destinasi yang terfragmentasi menuju tata kelola kolaboratif berbasis pendekatan Pentahelix dan Community-Based Tourism. Penguatan rantai pasok lokal, dukungan terhadap UMKM, diversifikasi produk wisata, serta pengembangan layanan pariwisata digital menjadi strategi penting untuk memperpanjang lama tinggal wisatawan dan menjaga permintaan sepanjang tahun. Selain itu, integrasi prinsip Sustainable Development Goals, daya dukung lingkungan, tata kelola destinasi yang transparan, dan dukungan regulasi daerah diperlukan untuk menjaga ekosistem serta memastikan distribusi manfaat ekonomi yang lebih merata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kebijakan pariwisata yang terintegrasi, partisipatif, dan berwawasan lingkungan diperlukan untuk memperkuat ketahanan ekonomi daerah dan keberlanjutan pariwisata di Provinsi Banten.
Pengembangan sektor pariwisata di Provinsi Banten menuntut transformasi paradigma dari model tradisional yang bersifat sentralistik dan musiman menuju sistem pariwisata berkelanjutan yang lebih integratif dan kolaboratif.Keberhasilan tata kelola destinasi ini bergantung pada sinergi antar-pemangku kepentingan dalam model Pentahelix serta penguatan model Pariwisata Berbasis Masyarakat (CBT) yang menempatkan penduduk lokal sebagai subjek utama pembangunan ekonomi.Selain itu, efektivitas kebijakan sangat ditentukan oleh kemampuan daerah dalam melakukan diversifikasi produk wisata untuk mengatasi fluktuasi kunjungan musiman, dibarengi dengan percepatan transformasi digital yang transparan dan berbasis data guna meningkatkan efisiensi fiskal.Penting pula untuk menegaskan bahwa setiap upaya pengembangan pariwisata harus dibatasi oleh daya dukung lingkungan (carrying capacity) dan selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) agar aset alam dan budaya tetap terjaga sebagai daya tarik utama.Terakhir, seluruh inovasi ini memerlukan fondasi hukum yang kuat, seperti Peraturan Daerah, untuk memberikan kepastian bagi komunitas lokal, menarik investasi yang bertanggung jawab, serta memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi yang dihasilkan dapat memberikan dampak sosial yang inklusif dan merata bagi kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.
1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak pola kunjungan musiman terhadap stabilitas ekonomi daerah dan strategi mitigasi yang efektif. 2. Evaluasi model Pariwisata Berbasis Masyarakat (CBT) dalam memperkuat partisipasi komunitas dan distribusi manfaat ekonomi secara adil. 3. Pengembangan sistem digital berbasis data untuk mengoptimalkan manajemen destinasi dan memperluas akses pasar wisatawan internasional, dengan fokus pada integrasi teknologi dan keberlanjutan lingkungan.
| File size | 4.99 MB |
| Pages | 22 |
| DMCA | Report |
Related /
UNKRISUNKRIS Temuan ini menegaskan bahwa kondisi psikologis, khususnya keyakinan diri, memiliki peran sentral dalam mendorong keterlibatan sosial mahasiswa di lingkunganTemuan ini menegaskan bahwa kondisi psikologis, khususnya keyakinan diri, memiliki peran sentral dalam mendorong keterlibatan sosial mahasiswa di lingkungan
UNKRISUNKRIS Kemajuan transformasi digital saat ini mengharuskan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk cepat mengikuti perkembangan agar tetap kompetitif, terutamaKemajuan transformasi digital saat ini mengharuskan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk cepat mengikuti perkembangan agar tetap kompetitif, terutama
UNKRISUNKRIS Dampaknya, aspek aksesibilitas, fasilitas, dan kelembagaan masih terbatas, meskipun daya tarik alam tinggi. Efektivitas collaborative governance menjadiDampaknya, aspek aksesibilitas, fasilitas, dan kelembagaan masih terbatas, meskipun daya tarik alam tinggi. Efektivitas collaborative governance menjadi
UNKRISUNKRIS Program telah dilaksanakan secara berkelanjutan dan mampu menjangkau sebagian besar kelompok nelayan, namun masih terdapat kendala pada aspek ketepatanProgram telah dilaksanakan secara berkelanjutan dan mampu menjangkau sebagian besar kelompok nelayan, namun masih terdapat kendala pada aspek ketepatan
UNKRISUNKRIS Secara praktis, penelitian ini mengimplikasikan bahwa pengelola perpustakaan perlu melakukan perbaikan layanan secara berkelanjutan dan tepat sasaran padaSecara praktis, penelitian ini mengimplikasikan bahwa pengelola perpustakaan perlu melakukan perbaikan layanan secara berkelanjutan dan tepat sasaran pada
UNJAUNJA Perspektif global menunjukkan bahwa Indonesia dapat belajar dari praktik progresif negara Amerika Latin dan Filipina, meskipun tekanan ekonomi internasionalPerspektif global menunjukkan bahwa Indonesia dapat belajar dari praktik progresif negara Amerika Latin dan Filipina, meskipun tekanan ekonomi internasional
UNJAUNJA Kondisi ini mengakibatkan berkurangnya peran strategis pemerintah daerah dalam tata kelola sumber daya alam. Berdasarkan hasil analisis, penelitian iniKondisi ini mengakibatkan berkurangnya peran strategis pemerintah daerah dalam tata kelola sumber daya alam. Berdasarkan hasil analisis, penelitian ini
UNJAUNJA Kurangnya sosialisasi menyebabkan rendahnya pemahaman PKL terhadap hak, kewajiban, serta larangan yang diatur dalam Perda. Hal ini rendahnya kesadaranKurangnya sosialisasi menyebabkan rendahnya pemahaman PKL terhadap hak, kewajiban, serta larangan yang diatur dalam Perda. Hal ini rendahnya kesadaran
Useful /
UNKRISUNKRIS Dari sisi kemampuan, aparat desa sebenarnya sudah mulai mengenal teknologi, tetapi masih perlu ditingkatkan melalui pelatihan. Sementara itu, masyarakatDari sisi kemampuan, aparat desa sebenarnya sudah mulai mengenal teknologi, tetapi masih perlu ditingkatkan melalui pelatihan. Sementara itu, masyarakat
UNKRISUNKRIS Penelitian ini dilatarbelakangi oleh urgensi interaksi teman sebaya dalam dinamika kehidupan mahasiswa di lingkungan akademis. Interaksi sosial antarmahasiswaPenelitian ini dilatarbelakangi oleh urgensi interaksi teman sebaya dalam dinamika kehidupan mahasiswa di lingkungan akademis. Interaksi sosial antarmahasiswa
UNKRISUNKRIS Penelitian ini bertujuan mengevaluasi implementasi PKH di Kelurahan Malalayang Satu, Kota Manado, dengan mengidentifikasi capaian, kendala pelaksanaan,Penelitian ini bertujuan mengevaluasi implementasi PKH di Kelurahan Malalayang Satu, Kota Manado, dengan mengidentifikasi capaian, kendala pelaksanaan,
UNJAUNJA Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwaMetode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa