UNKRISUNKRIS

PANDITA: Interdisciplinary Journal of Public AffairsPANDITA: Interdisciplinary Journal of Public Affairs

Partisipasi aktif mahasiswa merupakan salah satu indikator penting kualitas pembelajaran karena mencerminkan kesediaan mahasiswa untuk terlibat dalam interaksi akademik, kerja sama, dan berbagai aktivitas perkuliahan. Namun, tingkat partisipasi mahasiswa tidak hanya dipengaruhi oleh lingkungan pembelajaran, tetapi juga oleh kondisi psikologis dan sosial yang menentukan kepercayaan diri serta keterlibatan mereka. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh faktor psikologis terhadap faktor sosial yang mendukung partisipasi aktif mahasiswa dalam lingkungan akademik.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor psikologis terhadap faktor sosial dalam partisipasi aktif mahasiswa.Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa faktor psikologis berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel sosial, dengan persamaan LnY = 0,316 0,897 LnX.Nilai t-hitung sebesar 21,232 dengan tingkat signifikansi 0,000 (< 0,05) mengindikasikan bahwa hipotesis penelitian diterima.Selain itu, nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,818 menunjukkan bahwa faktor psikologis mampu menjelaskan 81,8% variasi faktor sosial mahasiswa, sedangkan 18,2% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model.Temuan ini menegaskan bahwa kondisi psikologis, khususnya keyakinan diri, memiliki peran sentral dalam mendorong keterlibatan sosial mahasiswa di lingkungan akademik.Semakin baik kondisi psikologis yang dimiliki, semakin tinggi pula kecenderungan mahasiswa untuk berpartisipasi aktif dalam interaksi sosial, baik dalam diskusi kelas maupun kegiatan akademik lainnya.Hal ini menunjukkan bahwa kesiapan internal menjadi fondasi utama sebelum individu terlibat dalam dinamika sosial yang lebih luas.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada faktor-faktor eksternal yang mempengaruhi partisipasi sosial mahasiswa. Penelitian ini dapat mengeksplorasi peran lingkungan sosial, budaya akademik, dan tekanan akademik dalam membentuk partisipasi aktif mahasiswa. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat mengkaji strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi intrinsik mahasiswa, serta menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan kondusif. Dengan demikian, institusi pendidikan dapat mengembangkan program yang lebih holistik dalam mendukung partisipasi aktif mahasiswa dan meningkatkan kualitas pembelajaran.

Read online
File size467.75 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test