UMUM
Jurnal Pendidikan Sejarah IndonesiaJurnal Pendidikan Sejarah IndonesiaPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan homeschooling di Indonesia melalui lima aspek utama, yaitu analisis kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi kebijakan. Kajian ini berupaya untuk menilai sejauh mana kebijakan homeschooling telah berjalan efektif, adil, dan berkelanjutan dalam sistem pendidikan nonformal. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah sumber ilmiah, dokumen kebijakan, serta hasil penelitian relevan pada periode 2015–2025. Data dianalisis menggunakan pendekatan content analysis dan thematic review guna mengidentifikasi pola kebijakan, kesenjangan implementasi, serta praktik terbaik dalam penyelenggaraan homeschooling. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kebijakan homeschooling memiliki dasar hukum yang kuat melalui Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 dan Permendikbud Nomor 129 Tahun 2014. Dari aspek analisis kebutuhan, kebijakan ini lahir sebagai respons terhadap tuntutan masyarakat akan pendidikan yang lebih fleksibel dan personal. Dalam perencanaan, pemerintah telah merancang kurikulum adaptif dan sistem asesmen kesetaraan, namun dalam kenyataannya saat ini masih menghadapi beberapa kendala dalam pemerataan sumber daya dan integrasi data nasional. Pada pelaksanaan, terdapat sinergi antara pemerintah, PKBM, tutor, dan orang tua, meski hambatan berupa diskriminasi akses ke perguruan tinggi serta keterbatasan dukungan pembiayaan masih terjadi. Proses monitoring berjalan secara administratif namun belum menyentuh kualitas pembelajaran. Evaluasi menunjukkan homeschooling efektif dalam membentuk karakter dan kemandirian peserta didik, tetapi membutuhkan penguatan pelatihan bagi orang tua serta sistem pengawasan berbasis data. Secara keseluruhan, homeschooling merupakan kebijakan pendidikan alternatif yang relevan, namun memerlukan peningkatan aspek akuntabilitas, kesetaraan, dan keberlanjutan.
Kebijakan homeschooling di Indonesia merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif, fleksibel, dan berkeadilan.Homeschooling hadir sebagai alternatif pendidikan jalur informal yang memberikan ruang bagi keluarga untuk berperan aktif dalam proses belajar anak.Secara yuridis, keberadaan homeschooling telah diakui melalui Permendikbud Nomor 129 Tahun 2014, yang menjamin kesetaraan ijazah dan hasil belajar dengan jalur pendidikan formal maupun nonformal.Namun, efektivitas kebijakan ini masih menghadapi tantangan struktural dan teknis, seperti keterbatasan pengakuan lulusan homeschooling dalam seleksi perguruan tinggi dan ketidaksesuaian antara karakteristik homeschooling dengan kebijakan asesmen nasional.Untuk meningkatkan keberlanjutan, diperlukan peningkatan koordinasi dan integrasi data antar jalur pendidikan, serta penyusunan sistem akreditasi dan asesmen yang lebih adaptif.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak homeschooling terhadap akses pendidikan tinggi melalui jalur seleksi nasional, serta mengembangkan model asesmen berbasis kompetensi yang lebih inklusif. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang efektivitas kolaborasi antara pemerintah, PKBM, dan komunitas homeschooling dalam mengatasi hambatan administratif. Terakhir, pengembangan sistem monitoring berbasis data untuk memastikan kualitas pembelajaran homeschooling dan kesetaraan akses pendidikan bagi seluruh warga negara.
- PENGELOLAAN PEMBELAJARAN DI HOMESCHOOLING PRIMAGAMA MAKASSAR | Setiawan | Jurnal Administrasi, Kebijakan,... doi.org/10.26858/jak2p.v4i1.25478PENGELOLAAN PEMBELAJARAN DI HOMESCHOOLING PRIMAGAMA MAKASSAR Setiawan Jurnal Administrasi Kebijakan doi 10 26858 jak2p v4i1 25478
- Model Pembelajaran Homeschooling di Era Pandemi Covid-19 sebagai Pendidikan Alternatif | Almia | Buletin... doi.org/10.23917/bppp.v4i2.19417Model Pembelajaran Homeschooling di Era Pandemi Covid 19 sebagai Pendidikan Alternatif Almia Buletin doi 10 23917 bppp v4i2 19417
- HOMESCHOOLING; PENDIDIKAN ALTERNATIF DI INDONESIA | Visipena. pendidikan alternatif visipena authors... ejournal.bbg.ac.id/visipena/article/view/490HOMESCHOOLING PENDIDIKAN ALTERNATIF DI INDONESIA Visipena pendidikan alternatif visipena authors ejournal bbg ac visipena article view 490
| File size | 362.48 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
UMUM Studi ini menggunakan pendekatan Tinjauan Pustaka Sistematis (SLR) dengan kerangka kerja PRISMA 2020. Data literatur dikumpulkan dari basis data GoogleStudi ini menggunakan pendekatan Tinjauan Pustaka Sistematis (SLR) dengan kerangka kerja PRISMA 2020. Data literatur dikumpulkan dari basis data Google
UMUM Lingkungan yang terus dieksploitasi dan perempuan yang masih tetap termarjinalkan hingga saat ini menunjukkan bagaimana masyarakat memandang hal-hal diLingkungan yang terus dieksploitasi dan perempuan yang masih tetap termarjinalkan hingga saat ini menunjukkan bagaimana masyarakat memandang hal-hal di
UMUM Tinjauan ini mengidentifikasi kesenjangan yang persisten dalam literatur, khususnya mengenai keselarasan paradigma filosofis Barat dengan sistem pengetahuanTinjauan ini mengidentifikasi kesenjangan yang persisten dalam literatur, khususnya mengenai keselarasan paradigma filosofis Barat dengan sistem pengetahuan
PNCPNC Dengan biaya produksi yang relatif terjangkau, sistem ini menawarkan solusi deteksi dini kebocoran gas yang efektif, andal, dan terjangkau untuk keamananDengan biaya produksi yang relatif terjangkau, sistem ini menawarkan solusi deteksi dini kebocoran gas yang efektif, andal, dan terjangkau untuk keamanan
STAIQSTAIQ Namun, kendala utama meliputi tata kelola dan administrasi yang kurang efisien akibat keterbatasan tenaga administratif serta sistem yang belum terintegrasi,Namun, kendala utama meliputi tata kelola dan administrasi yang kurang efisien akibat keterbatasan tenaga administratif serta sistem yang belum terintegrasi,
UMUM Di dalam memajukan kebudayaan Jawa, Java Instituut melakukan berbagai program seperti kongres kebudayaan hingga 6 kali, penelitian dan penerbitan objekDi dalam memajukan kebudayaan Jawa, Java Instituut melakukan berbagai program seperti kongres kebudayaan hingga 6 kali, penelitian dan penerbitan objek
MJIPUBLISHERMJIPUBLISHER Analisis data mencakup nilai tertinggi, nilai terendah, rata-rata, median, modus, dan standar deviasi. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata nilai tertinggiAnalisis data mencakup nilai tertinggi, nilai terendah, rata-rata, median, modus, dan standar deviasi. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata nilai tertinggi
UNHASUNHAS Corruption in Indonesias natural resource sector is a significant issue with far-reaching consequences for environmental sustainability. Despite the detrimentalCorruption in Indonesias natural resource sector is a significant issue with far-reaching consequences for environmental sustainability. Despite the detrimental
Useful /
JURNALFARMASIDANKESEHATANJURNALFARMASIDANKESEHATAN Dari total populasi yang terdaftar sebanyak 325 pasien, teknik sampel purposif ketat diterapkan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, menghasilkanDari total populasi yang terdaftar sebanyak 325 pasien, teknik sampel purposif ketat diterapkan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, menghasilkan
UMUM Meskipun berbagai penelitian telah mengkaji Kerajaan Sriwijaya dari perspektif sejarah, arkeologi, dan kemaritiman, kajian yang mengintegrasikan fungsiMeskipun berbagai penelitian telah mengkaji Kerajaan Sriwijaya dari perspektif sejarah, arkeologi, dan kemaritiman, kajian yang mengintegrasikan fungsi
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Kesejahteraan petani kopi robusta di kawasan hutan Jember sangat bergantung pada sinergi faktor eksternal dan internal, dimana peran kelembagaan PBKCIKesejahteraan petani kopi robusta di kawasan hutan Jember sangat bergantung pada sinergi faktor eksternal dan internal, dimana peran kelembagaan PBKCI
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Penelitian ini mengidentifikasi 11 tantangan utama yang dihadapi Brigade Pangan (BP). Berdasarkan posisi dalam model Interpretive Structural Modeling (ISM),Penelitian ini mengidentifikasi 11 tantangan utama yang dihadapi Brigade Pangan (BP). Berdasarkan posisi dalam model Interpretive Structural Modeling (ISM),