JURNALFARMASIDANKESEHATANJURNALFARMASIDANKESEHATAN

MEDFARM: Jurnal Farmasi dan KesehatanMEDFARM: Jurnal Farmasi dan Kesehatan

ABSTRAK Pengobatan tuberkulosis (TB) memerlukan terapi obat anti-TB (OAT) selama enam bulan secara terus-menerus; ketidakpatuhan dapat menyebabkan kegagalan pengobatan dan TB resisten multi-obat. Studi ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan pasien dan motivasi dengan kepatuhan pengobatan pada pasien TB di Puskesmas Kesehatan Utara Bontang 1, Indonesia. Studi ini menggunakan desain cross-sectional yang melibatkan pasien TB di Puskesmas Kesehatan Utara Bontang 1. Dari total populasi yang terdaftar sebanyak 325 pasien, teknik sampel purposif ketat diterapkan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, menghasilkan 30 pasien yang memenuhi syarat dan berpartisipasi dalam studi ini selama periode Desember 2024 hingga Januari 2025. Data tentang pengetahuan dan motivasi dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur; kepatuhan ditentukan melalui triangulasi (wawancara, Formulir TB 01, PMO). Analisis bivariat menggunakan Uji Exact Fisher (n=30). Hasil menunjukkan sebagian besar menunjukkan pengetahuan yang baik (83,3%) dan motivasi tinggi (90,0%), yang menghasilkan tingkat kepatuhan keseluruhan yang tinggi (93,3%). Analisis statistik menunjukkan hubungan signifikan antara pengetahuan dan kepatuhan (p=0,006). Tidak ditemukan hubungan signifikan secara statistik antara motivasi dan kepatuhan (p=0,193), yang kemungkinan disebabkan oleh homogenitas data.

Kesimpulan Studi ini menyimpulkan bahwa pengetahuan memiliki hubungan signifikan dengan kepatuhan pengobatan pada pasien TB (p=0,006), sedangkan motivasi menunjukkan tidak ada korelasi signifikan secara statistik (p=0,193) karena homogenitas data.Namun, tren deskriptif menunjukkan bahwa motivasi tinggi tetap relevan secara klinis.

Berdasarkan temuan studi ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi peran dukungan sosial dalam meningkatkan motivasi pasien TB, khususnya di daerah dengan stigma tinggi terhadap penyakit ini. Kedua, perlu dilakukan analisis mendalam tentang dampak efek samping obat terhadap kepatuhan pengobatan, dengan mempertimbangkan perbedaan demografi pasien seperti usia dan tingkat pendidikan. Ketiga, pengembangan intervensi gabungan yang menggabungkan pendidikan kesehatan dan strategi motivasi dapat menjadi arah studi baru untuk meningkatkan kepatuhan. Penelitian ini juga dapat memperluas cakupan studi dengan melibatkan populasi yang lebih luas dan durasi pengamatan yang lebih panjang untuk memperkuat validitas hasil.

  1. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... doi.org/10.1186/s12955-016-0442-6Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site doi 10 1186 s12955 016 0442 6
  2. Prevalence and determinants of anti-tuberculosis treatment non-adherence in Ethiopia: A systematic review... doi.org/10.1371/journal.pone.0210422Prevalence and determinants of anti tuberculosis treatment non adherence in Ethiopia A systematic review doi 10 1371 journal pone 0210422
  3. "Kepatuhan Pengobatan pada Pasien Tuberkulosis dan Faktor-Faktor yang M" by Shania Adhanty... scholarhub.ui.ac.id/epidkes/vol7/iss1/2Kepatuhan Pengobatan pada Pasien Tuberkulosis dan Faktor Faktor yang M by Shania Adhanty scholarhub ui ac epidkes vol7 iss1 2
  4. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... link.springer.com/article/10.1186/s12889-017-4188-9Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site link springer article 10 1186 s12889 017 4188 9
Read online
File size691.67 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test