POLITEKNIKALISLAMPOLITEKNIKALISLAM

Jurnal Teras KesehatanJurnal Teras Kesehatan

COVID-19 telah menciptakan tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya kepada masyarakat. Selama wabah SARS 2003, hampir 20% dari semua kasus yang terinfeksi melibatkan petugas kesehatan, yang selanjutnya membahayakan sistem layanan kesehatan publik. Situasi ini dapat diulang selama pandemi COVID-19 jika fasilitas kesehatan tidak meningkatkan kewaspadaan mereka dalam hal tindakan perlindungan untuk petugas kesehatan. Oleh sebab itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dampak pandemi COVID-19 terhadap kualitas pelayanan, motivasi dan tingkat kepuasan pasien Terapi Wicara. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik observasional yang dilakukan di Jawa Tengah, dengan jumlah sampel 200 responden. Hasil penelitian diperoleh dengan menggunakan teknik analisis jalur untuk mengetahui pengaruh variabel eksogen terhadap variabel endogen, baik yang memengaruhi secara langsung maupun tidak langsung dan diperoleh hasil bahwa kualitas pelayanan Terapi Wicara meningkat di masa pandemi COVID-19 (b=2.58 unit; CI 95%=1.90 hingga 3.27; p<0.001), dan tingkat kepuasan pasien Terapi Wicara meningkat di masa Pandemi COVID-19 (b=1.28 unit; CI 95%=0.61 hingga 1.95; p<0.001). Sedangkan motivasi terapi menurun di masa pandemi COVID-19 (b=-0.63; CI 95%=-1.21 hingga -0.05; p=0.033). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah adanya peningkatan kualitas pelayanan dan tingkat kepuasan pasien Terapi Wicara, namun motivasi pasien menurun selama masa pandemi Covid-19 yang dipengaruhi secara tidak langsung oleh teori kualitas dan motivasi.

Kualitas pelayanan Terapi Wicara dan tingkat kepuasan pasien meningkat selama pandemi COVID-19, sementara motivasi terapi menurun.Peningkatan kepuasan dipengaruhi secara tidak langsung oleh faktor kualitas dan motivasi.Temuan ini dapat dijadikan dasar bagi Terapis Wicara untuk memperbaiki kualitas layanan dan mengembangkan strategi yang meningkatkan motivasi pasien selama situasi pandemi.

Penelitian selanjutnya dapat melakukan studi longitudinal untuk mengevaluasi dampak jangka panjang pandemi COVID-19 terhadap kualitas layanan, motivasi, dan kepuasan pasien Terapi Wicara, sehingga dapat mengidentifikasi perubahan tren seiring berlalunya waktu. Selain itu, diperlukan penelitian komparatif antara model layanan tatap muka tradisional dan terapi daring (teletherapy) untuk menilai perbedaan efek pada motivasi dan kepuasan pasien, terutama pada kelompok anak berkebutuhan khusus. Selanjutnya, disarankan dilakukan intervensi eksperimental yang menguji penerapan program motivasi khusus, seperti teknik pemberian umpan balik positif atau penggunaan aplikasi pendukung, guna mengatasi penurunan motivasi yang terdeteksi selama pandemi; hasilnya dapat memberikan panduan praktis bagi praktisi terapi wicara dalam situasi krisis kesehatan di masa depan.

  1. Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Kualitas Pelayanan Terapi Wicara, Motivasi Kehadiran Dan Tingkat Kepuasan... doi.org/10.38215/jtkes.v8i1.172Dampak Pandemi Covid 19 Terhadap Kualitas Pelayanan Terapi Wicara Motivasi Kehadiran Dan Tingkat Kepuasan doi 10 38215 jtkes v8i1 172
Read online
File size898.58 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test