ITK AVICENNAITK AVICENNA
Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan AvicennaJurnal Penelitian Sains dan Kesehatan AvicennaLatar Belakang: Kualitas pelayanan kesehatan merupakan aspek penting dalam sistem kesehatan yang berdampak langsung pada kepuasan pasien dan efisiensi layanan. Meskipun telah dilakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, masih terdapat tantangan dalam pencapaian standar kualitas yang optimal. Oleh karena itu, penting untuk mengeksplorasi berbagai pendekatan dan faktor yang mempengaruhi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis literatur yang ada terkait upaya dan strategi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, serta faktor-faktor yang berperan dalam pencapaian hasil yang lebih baik dalam pelayanan kesehatan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan mengumpulkan dan menganalisis artikel ilmiah, jurnal, dan laporan terkait peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Artikel yang dipilih dipublikasikan dalam lima tahun terakhir dan mencakup berbagai aspek seperti kebijakan, teknologi, pelatihan tenaga kesehatan, dan faktor lingkungan yang mempengaruhi kualitas pelayanan. Hasil: Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan juga sangat dipengaruhi oleh integrasi antara aspek teknis dan non‑teknis dalam pelayanan. Tidak cukup hanya memperbaiki fasilitas atau mempercepat proses administratif, tetapi perlu dibarengi dengan sikap empatik, komunikasi yang baik, dan keterlibatan aktif pasien dalam proses pelayanan. Kesimpulan: Kualitas pelayanan kesehatan memainkan peranan yang sangat krusial dalam menentukan kepuasan pasien dan memengaruhi kesehatan masyarakat secara keseluruhan, namun demikian, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan memerlukan pendekatan holistik yang melibatkan berbagai pihak dan faktor. Intervensi yang berbasis pada pelatihan, teknologi, dan kebijakan yang mendukung dapat menghasilkan peningkatan yang signifikan dalam kualitas pelayanan.
Kualitas pelayanan fungsional (non‑klinis) kesehatan memainkan peranan yang sangat krusial dalam menentukan kepuasan pasien dan memengaruhi kesehatan masyarakat secara keseluruhan.Dua aspek utama yang harus diprioritaskan adalah mutu teknis (klinis) yang berfokus pada keterampilan medis dan mutu yang menekankan pada cara layanan diberikan, sementara tantangan signifikan masih dihadapi dalam sektor kesehatan di Indonesia, seperti distribusi tenaga kesehatan yang tidak merata, ketersediaan sarana prasarana yang rendah, serta kesadaran masyarakat yang kurang mengenai perilaku hidup sehat.Ketiga, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk menjamin bahwa setiap warga negara dapat menikmati layanan kesehatan sebagaimana diamanatkan dalam Undang‑Undang Dasar 1945.
Saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada: (1) bagaimana implementasi sistem rekam medis elektronik mempengaruhi kepuasan pasien dan efisiensi operasional di rumah sakit daerah dengan memperhatikan faktor keamanan data dan kesiapan sumber daya manusia; (2) apakah penerapan model manajemen mutu ISO 9001:2015 pada puskesmas dapat meningkatkan kualitas layanan klinis dan non‑klinis serta mengurangi disparitas layanan antara wilayah perkotaan dan pedesaan; serta (3) bagaimana intervensi pelatihan komunikasi empatik bagi tenaga medis berdampak pada persepsi pasien terhadap aspek empati, responsivitas, dan kepercayaan dalam pelayanan kesehatan. Penelitian-penelitian tersebut dapat menggunakan desain studi longitudinal atau eksperimental dengan sampel multinasional untuk menghasilkan temuan yang dapat digeneralisasi. Selain itu, evaluasi cost‑effectiveness dari masing‑masing intervensi akan memberikan gambaran ekonomi yang penting bagi pembuat kebijakan. Hasilnya diharapkan memberikan bukti kuat bagi pembuat kebijakan dalam merumuskan strategi peningkatan kualitas layanan kesehatan yang berkelanjutan.
| File size | 252.24 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES JAYAPURAPOLTEKKES JAYAPURA 003). Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara durasi puasa praoperatif dan kualitas tidur pascaoperasi pada pasien bedah ortopedi,003). Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara durasi puasa praoperatif dan kualitas tidur pascaoperasi pada pasien bedah ortopedi,
STIKESPAMENANGSTIKESPAMENANG Hasil pengkajian menunjukkan kedua pasien mengalami penurunan kesadaran, takipnea, otot bantu pernapasan, dan napas cuping hidung, sehingga pola napasHasil pengkajian menunjukkan kedua pasien mengalami penurunan kesadaran, takipnea, otot bantu pernapasan, dan napas cuping hidung, sehingga pola napas
STIKESPAMENANGSTIKESPAMENANG Pengetahuan kesipasiagaan tentang bencana gempa bumi dapat di berikan melalui edukasi sejak dini saat di bangku sekolah. Edukasi yang yang paling efektifPengetahuan kesipasiagaan tentang bencana gempa bumi dapat di berikan melalui edukasi sejak dini saat di bangku sekolah. Edukasi yang yang paling efektif
ITK AVICENNAITK AVICENNA Individu yang mengalami tingkat stres tinggi cenderung memiliki frekuensi kekambuhan gastritis yang lebih sering dibandingkan dengan individu yang memilikiIndividu yang mengalami tingkat stres tinggi cenderung memiliki frekuensi kekambuhan gastritis yang lebih sering dibandingkan dengan individu yang memiliki
ITK AVICENNAITK AVICENNA Faktor-faktor seperti kondisi lingkungan, status kesehatan individu, dan kebiasaan hidup dapat memengaruhi kejadian TB paru. Penelitian ini bertujuan menganalisisFaktor-faktor seperti kondisi lingkungan, status kesehatan individu, dan kebiasaan hidup dapat memengaruhi kejadian TB paru. Penelitian ini bertujuan menganalisis
ITK AVICENNAITK AVICENNA Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan booklet lebih efektif untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku pencegahan keputihanAnalisis data menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan booklet lebih efektif untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku pencegahan keputihan
ITK AVICENNAITK AVICENNA Pola makan yang tidak sehat dan stres merupakan faktor risiko yang signifikan terhadap cuci tangan sebelum makan, kebiasaan makan, dan pengetahuan merupakanPola makan yang tidak sehat dan stres merupakan faktor risiko yang signifikan terhadap cuci tangan sebelum makan, kebiasaan makan, dan pengetahuan merupakan
SCITECHGRUPSCITECHGRUP Didukung oleh kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, telemedicine berpotensi meningkatkan manajemen penyakit, status kesehatan, dan kepuasan pasien.Didukung oleh kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, telemedicine berpotensi meningkatkan manajemen penyakit, status kesehatan, dan kepuasan pasien.
Useful /
ITK AVICENNAITK AVICENNA Jumlah Populasi dan sampel yang diteliti 24 orang yang diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner untuk mengukur pengetahuanJumlah Populasi dan sampel yang diteliti 24 orang yang diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner untuk mengukur pengetahuan
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Dalam situasi tersebut manajemen RS XYZ harus mencari strategi yang tepat dan bekerja secara efektif dan efisien, sehingga jika sumber pendapatan BPJSDalam situasi tersebut manajemen RS XYZ harus mencari strategi yang tepat dan bekerja secara efektif dan efisien, sehingga jika sumber pendapatan BPJS
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Pihak Rumah Sakit X perlu membentuk tim IT sendiri untuk melakukan pembaharuan dan penyempurnaan dalam variabel dan meta data pada penyelenggaraan RME.Pihak Rumah Sakit X perlu membentuk tim IT sendiri untuk melakukan pembaharuan dan penyempurnaan dalam variabel dan meta data pada penyelenggaraan RME.
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Pembangunan kesehatan diarahkan untuk mewujudkan derajat kesehatan yang optimal. Untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan pengelolaan berbagai sumberPembangunan kesehatan diarahkan untuk mewujudkan derajat kesehatan yang optimal. Untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan pengelolaan berbagai sumber