UKIMUKIM
ARUMBAE: Jurnal Ilmiah Teologi dan Studi AgamaARUMBAE: Jurnal Ilmiah Teologi dan Studi AgamaPenelitian ini bertujuan untuk menawarkan pendekatan mencegah bunuh diri melalui perspektif Pastoral Konseling, khususnya bagi kalangan Orang Muda Katolik (OMK) di Nusa Tenggara Timur (NTT). Saat sedang bertumbuh, berkembang, berusaha mencari jati diri, serta mengusahakan segala sesuatu yang berguna bagi hidup dan masa depan mereka, OMK membutuhkan tuntunan dan bimbingan yang baik dan benar untuk menopang dan mengarahkan kehidupan mereka, sekaligus mencegah dan menjauhkan mereka dari ancaman bunuh diri. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam dan kajian pustaka untuk mengumpulkan data sekaligus analisis. Kami menemukan bahwa pastoral konseling memiliki fungsi menyembuhkan, mendukung, membimbing, memulihkan, serta memelihara atau mengasuh. Fungsi-fungsi tersebut memiliki cara-cara, tahap-tahap, serta langkah-langkah konkret dan spesifik untuk mencegah potensi dan persoalan bunuh diri di kalangan OMK NTT. Penelitian dibangun dalam alur analisis mulai dari berbagai teori yang mengulas masalah bunuh diri, memahami pendekatan pastoral konseling, dan menerapkannya bagi OMK NTT.
Berdasarkan uraian-uraian di atas, para penulis menyimpulkan bahwa pada dasarnya perspektif pastoral konseling adalah kepedulian terhadap sesama, sebagaimana Allah peduli terhadap manusia.Dari titik berangkat tersebut, perspektif pastoral konseling dapat mencegah terjadinya bunuh diri di kalangan OMK NTT karena pastoral konseling memiliki fungsi menyembuhkan, mendukung, membimbing, memulihkan, dan memelihara atau mengasuh.Fungsi-fungsi tersebut memiliki cara-cara, tahap-tahap, dan langkah-langkah konkret dan spesifik untuk mencegah potensi dan persoalan bunuh diri di kalangan OMK NTT.Semua unsur pelayanan, konselor atau pelayan pastoral seperti pastor, suster, diakon, atau frater yang dipercayakan oleh otoritas wilayah harus menerapkan fungsi-fungsi pastoral konseling tersebut secara baik, benar, sistematis, terorganisir, dan rutin, tanpa perlu menunggu kasus bunuh diri terjadi.Sebab, mencegah terjadinya kasus bunuh diri lebih baik daripada kita memunguti dan menangisi korban bunuh diri di NTT.
Berdasarkan hasil penelitian, kami menyarankan agar upaya pencegahan bunuh diri di kalangan OMK NTT dapat dilakukan melalui pendekatan pastoral konseling yang holistik. Pendekatan ini mencakup aspek fisik, mental, spiritual, dan sosial. Dalam aspek fisik, kegiatan olahraga dapat membantu OMK melepaskan tekanan dan stres. Aspek mental dapat ditangani dengan mendukung individu untuk mengembangkan kemampuan, nilai-nilai, dan sikap positif. Aspek spiritual dapat diperkuat melalui praktik rohani seperti doa, meditasi, dan ibadah. Sementara itu, aspek sosial dapat ditingkatkan dengan membangun jaringan dukungan sosial yang kuat. Selain itu, kami juga menyarankan agar pendampingan pastoral dilakukan secara sistematis dan terorganisir, dengan melibatkan konselor pastoral seperti pastor, suster, diakon, atau frater yang dipercayakan oleh otoritas wilayah. Dengan demikian, upaya pencegahan bunuh diri di kalangan OMK NTT dapat dilakukan secara komprehensif dan efektif.
| File size | 513.36 KB |
| Pages | 25 |
| DMCA | Report |
Related /
NASKAHACEHNASKAHACEH Pendekatan ini melibatkan teknologi material yang ramah lingkungan dan desain yang meniru struktur alami, sehingga dapat terintegrasi dengan baik ke dalamPendekatan ini melibatkan teknologi material yang ramah lingkungan dan desain yang meniru struktur alami, sehingga dapat terintegrasi dengan baik ke dalam
EDUJAVAREEDUJAVARE Temuan ini sejalan dengan studi sebelumnya yang dilakukan oleh Faedlulloh et al. (2019), yang menekankan bahwa Proklim berkontribusi signifikan dalam memperkuatTemuan ini sejalan dengan studi sebelumnya yang dilakukan oleh Faedlulloh et al. (2019), yang menekankan bahwa Proklim berkontribusi signifikan dalam memperkuat
STPKAKSTPKAK Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis untuk menggali makna, refleksi iman, dan internalisasi nilai-nilai kasih sertaPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis untuk menggali makna, refleksi iman, dan internalisasi nilai-nilai kasih serta
ARIPAFIARIPAFI Keberhasilan strategi tersebut sangat dipengaruhi oleh kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat, sehingga diperlukan pelatihan literasi digitalKeberhasilan strategi tersebut sangat dipengaruhi oleh kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat, sehingga diperlukan pelatihan literasi digital
ARIPAFIARIPAFI Namun, perkembangan ini juga menghadirkan tantangan baru di bidang perpajakan, terutama setelah diberlakukannya Undang-Undang No. 7 Tahun 2021 tentangNamun, perkembangan ini juga menghadirkan tantangan baru di bidang perpajakan, terutama setelah diberlakukannya Undang-Undang No. 7 Tahun 2021 tentang
STAISDHARMASTAISDHARMA Hasil penelitian menunjukkan bahwa Keraton Kasepuhan menghadapi tantangan dalam hal manajemen sumber daya, keterlibatan masyarakat, dan pemeliharaan infrastrukturHasil penelitian menunjukkan bahwa Keraton Kasepuhan menghadapi tantangan dalam hal manajemen sumber daya, keterlibatan masyarakat, dan pemeliharaan infrastruktur
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Demikian pula kebutuhan akan keterampilan membaca dan merenungkan kitab suci serta kemampuan menyusun renungan biblis yang bermanfaat dalam ibadat syukuran.Demikian pula kebutuhan akan keterampilan membaca dan merenungkan kitab suci serta kemampuan menyusun renungan biblis yang bermanfaat dalam ibadat syukuran.
UNIPMAUNIPMA Kenapa harus pondok pesantren. Pondok pesantren termasuk lembaga pendidikan tertua, bahkan dalam sejarah perjuangan dan pembangunan bangsa, pesantren sudahKenapa harus pondok pesantren. Pondok pesantren termasuk lembaga pendidikan tertua, bahkan dalam sejarah perjuangan dan pembangunan bangsa, pesantren sudah
Useful /
UNTARUNTAR Melalui penelitian ini, peneliti berupaya untuk memberikan gambaran empiris mengenai hubungan antar-variabel tersebut, sekaligus menunjukkan sejauh manaMelalui penelitian ini, peneliti berupaya untuk memberikan gambaran empiris mengenai hubungan antar-variabel tersebut, sekaligus menunjukkan sejauh mana
UKIMUKIM Nyanyian merupakan unsur yang penting dalam ibadah jemaat. Bernyanyi dengan pemaknaan dan penghayatan yang tepat memberi dampak bagi pembinaan umat. SebuahNyanyian merupakan unsur yang penting dalam ibadah jemaat. Bernyanyi dengan pemaknaan dan penghayatan yang tepat memberi dampak bagi pembinaan umat. Sebuah
UKIMUKIM Liturgi perlu menjawab kebutuhan setiap umat yang terlibat di dalamnya, termasuk kaum muda generasi Z yang memiliki pergumulan dan tantangan tersendiri.Liturgi perlu menjawab kebutuhan setiap umat yang terlibat di dalamnya, termasuk kaum muda generasi Z yang memiliki pergumulan dan tantangan tersendiri.
UKIMUKIM Temuan berikutnya juga menghadirkan beberapa judul dan lirik lagu yang mengandung memori kinetik sehingga ketika dinyanyikan akan menggunakan gerakan tubuhTemuan berikutnya juga menghadirkan beberapa judul dan lirik lagu yang mengandung memori kinetik sehingga ketika dinyanyikan akan menggunakan gerakan tubuh