EDUJAVAREEDUJAVARE

International Assulta of Research and Engagement (IARE)International Assulta of Research and Engagement (IARE)

Program Desa Iklim (Proklim) merupakan bentuk konkret upaya mitigasi perubahan iklim dalam bentuk tindakan aktif untuk mencegah atau memperlambat terjadinya perubahan iklim yang dikemas dalam program pemberdayaan masyarakat. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat Proklim Pesanggrahan adalah pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh sekelompok masyarakat di wilayah RW XI Pesanggrahan, Desa Taman. Metode pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR). Temuan di lapangan menunjukkan bahwa Proklim Pesanggrahan merupakan inovasi sosial yang dilakukan melalui skema-skema berikut: 1) Pengelolaan sampah sebagai titik awal melalui pemilahan sampah sesuai dengan kategori masing-masing. 2) Konversi sampah organik menjadi bahan pertanian berupa kompos. 3) Pembuatan pertanian pekarangan untuk ketahanan pangan. 4) Budidaya ikan dengan metode biofloc sebagai sumber protein. 5) Integrasi ekonomi dan berkelanjutan melalui bank sampah. Inovasi sosial lainnya terlihat pada pengelolaan siklus bank sampah melalui digitalisasi SOKROSOK. Proklim sosial telah berhasil menciptakan berbagai aliran pendapatan bagi kelompok dengan mengonversi sampah menjadi aset ekonomi. Inovasi sosial Proklim memiliki dampak sosial dalam meningkatkan ekonomi dan lingkungan, sehingga mendorong pembangunan berkelanjutan.

Implementasi Program Desa Iklim (Proklim) Pesanggrahan merupakan implementasi dari Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Madiun.Proklim merupakan wujud konkret upaya mitigasi perubahan iklim yang dilakukan melalui serangkaian tindakan preventif dan proaktif yang bertujuan untuk mengurangi intensitas dan memperlambat laju perubahan iklim.Intervensi ini dilakukan melalui kegiatan pengelolaan sampah secara komprehensif, pemilahan dan pengelolaan sampah organik dan anorganik untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dari generasi akhir, dan menciptakan nilai ekonomi sirkular.Implementasi program CSR yang dilakukan melalui Proklim Pesanggrahan telah menunjukkan hasil yang signifikan dan dampak multidimensional pada aspek lingkungan, ekonomi, sosial, dan kesejahteraan.Temuan pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa Program Desa Iklim Pesanggrahan telah berhasil mengubah pengelolaan sampah berbasis masyarakat menjadi inovasi sosial multidimensional yang mampu meningkatkan kualitas lingkungan, memperkuat ketahanan pangan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara bersamaan.Sukses ini terjadi karena program tidak hanya fokus pada penanganan teknis sampah, tetapi juga mengintegrasikan partisipasi sosial, pemberdayaan ekonomi, dan inovasi digital ke dalam ekosistem masyarakat yang berkelanjutan.Pendekatan Participatory Action Research (PAR) mendorong masyarakat untuk bertindak tidak hanya sebagai penerima manfaat tetapi juga sebagai agen perubahan aktif, sehingga menciptakan rasa kepemilikan dan tanggung jawab kolektif yang kuat terhadap pengelolaan lingkungan.Temuan ini sejalan dengan studi sebelumnya yang dilakukan oleh Faedlulloh et al.(2019), yang menekankan bahwa Proklim berkontribusi signifikan dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat dan ketahanan lokal terhadap perubahan iklim.

Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: 1. Menganalisis dampak sosial dan ekonomi dari inovasi sosial Proklim secara lebih mendalam, dengan fokus pada perubahan perilaku dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. 2. Meneliti dan mengembangkan model bisnis berkelanjutan yang terintegrasi dengan pengelolaan sampah berbasis masyarakat, seperti yang diterapkan dalam Proklim Pesanggrahan. 3. Melakukan studi komparatif antara berbagai program Proklim di Indonesia, dengan tujuan mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan yang dihadapi dalam implementasi program-program tersebut. Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dalam memahami dan meningkatkan dampak positif dari inovasi sosial dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat, serta mendorong pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

  1. Mapping Collaborative Governance In Indonesia Climate Village Program: A Bibliometric Analysis (2022-2025)... dinastires.org/JLPH/article/view/2635Mapping Collaborative Governance In Indonesia Climate Village Program A Bibliometric Analysis 2022 2025 dinastires JLPH article view 2635
  2. Integration of Social, Organizational, and Technological Factors to Improve the Effectiveness of Environmental... journal.umy.ac.id/index.php/eist/article/view/29171Integration of Social Organizational and Technological Factors to Improve the Effectiveness of Environmental journal umy ac index php eist article view 29171
Read online
File size809.09 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test