EDUJAVAREEDUJAVARE

EDUJAVARE: International Journal of Educational ResearchEDUJAVARE: International Journal of Educational Research

Masa awal anak-anak adalah periode kritis di mana aspek-aspek dasar kepribadian dan karakter terbentuk. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian anak usia dini melalui penerapan Model Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) di Kelompok A di Raudhatul Athfal Harapan Ibu, Desa Labat Muara, Kecamatan Aluh-Aluh, Kabupaten Banjar. Kemandirian adalah aspek penting dalam perkembangan anak usia dini, yang mencerminkan kemampuan anak untuk melakukan tugas tanpa bergantung pada orang lain. Model PjBL dipilih karena menyediakan pengalaman belajar yang bermakna, kontekstual, dan aktif melalui aktivitas proyek yang melibatkan langsung anak-anak. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (CAR) yang dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 15 anak di Kelompok A, sedangkan data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan. Aktivitas proyek pada Siklus I melibatkan pembuatan tempat pensil dari kardus bekas dan sedotan, sedangkan Siklus II melibatkan pembuatan tempat pensil yang dihias dengan kain flanel. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemandirian anak setelah menerapkan Model PjBL, yang ditunjukkan oleh pergeseran kategori kemandirian anak dan perbaikan indikator kunci seperti inisiatif, tanggung jawab, dan pengambilan keputusan. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa Model PjBL efektif dalam meningkatkan kemandirian di lingkungan pendidikan anak usia dini.

Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) di Kelompok A Raudhatul Athfal Harapan Ibu terbukti efektif dalam meningkatkan kemandirian anak usia dini.Melalui proyek-proyek yang melibatkan kolaborasi, pengambilan keputusan, dan kreativitas, anak-anak mengembangkan inisiatif, tanggung jawab, dan kemampuan memecahkan masalah.Peran guru sebagai fasilitator mendorong anak-anak untuk bereksplorasi, bereksperimen, dan mengekspresikan diri.Penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan pembelajaran yang berpusat pada anak dan relevan dengan kehidupan sehari-hari mereka.Dengan demikian, PjBL dapat menjadi strategi yang kuat untuk mengembangkan kemandirian dan keterampilan hidup lainnya di lingkungan pendidikan anak usia dini.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas penerapan PjBL ke domain perkembangan lainnya, seperti kreativitas dan keterampilan sosial, serta mengeksplorasi dampak PjBL di berbagai konteks budaya dan pendidikan. Selain itu, penting untuk terus mengembangkan strategi pembelajaran yang berpusat pada anak dan relevan dengan pengalaman sehari-hari mereka. Dengan demikian, PjBL dapat menjadi pendekatan yang efektif untuk meningkatkan kemandirian dan keterampilan hidup lainnya di lingkungan pendidikan anak usia dini.

  1. Implementasi Pembelajaran Berbasis Proyek untuk Meningkatkan Kemandirian Anak Usia Dini | Jurnal Obsesi... doi.org/10.31004/obsesi.v7i4.3723Implementasi Pembelajaran Berbasis Proyek untuk Meningkatkan Kemandirian Anak Usia Dini Jurnal Obsesi doi 10 31004 obsesi v7i4 3723
  2. The urgency of sexual education in early childhood: A portrait of children's curiosity towards their... doi.org/10.32505/atfaluna.v7i1.8418The urgency of sexual education in early childhood A portrait of childrens curiosity towards their doi 10 32505 atfaluna v7i1 8418
  3. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kemandirian Anak Usia Dini di PAUD Aulia Indah Desa Bongo di Kabupaten... doi.org/10.37411/sjce.v2i2.2039Faktor Faktor yang Mempengaruhi Kemandirian Anak Usia Dini di PAUD Aulia Indah Desa Bongo di Kabupaten doi 10 37411 sjce v2i2 2039
Read online
File size505.01 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test