STITMUBASTITMUBA

Jurnal Ilmiah dan PenelitianJurnal Ilmiah dan Penelitian

Penelitian ini membahas pandangan Al‑Quran terhadap peran istri dalam kehidupan keluarga di tengah gerakan feminisme modern. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, studi ini memanfaatkan penelitian pustaka dan interpretasi tematik (maudhui) atas kitab tafsir Tanah Air, khususnya Tafsir al‑Azhar Buya Hamka, serta karya feminis Amina Wadud. Hasilnya menunjukkan bahwa Al‑Quran tidak secara mutlak menghalangi istri berkarir, melainkan menegaskan keseimbangan hak dan kewajiban antara suami dan istri serta menekankan nilai-nilai keadilan dan kesetaraan di hadapan Allah. Temuan ini memandang peran istri sebagai pasangan, ibu, serta pendidik pertama, sekaligus membuka ruang bagi partisipasi sosial-ekonomi yang sesuai dengan nilai syariah. Kesimpulan menegaskan bahwa sinergi antara perspektif tradisional Hamka dan hermeneutik feminis Wadud dapat menghasilkan konsep peran istri yang harmonis dengan tuntutan feminisme modern.

Al‑Quran memberikan pandangan yang seimbang mengenai peran istri, menegaskan hak dan kewajiban dalam hubungan suami–istri serta memberi ruang bagi berkarir asalkan tetap memenuhi nilai syariah.Peran feminisme modern tidak sepenuhnya bertentangan dengan ajaran Quran.kedua pandangan dapat saling melengkapi bila diintegrasikan dalam kerangka nilai Islam.Penelitian ini membuka ruang untuk dialog konstruktif antara tradisi tafsir klasik dan diskursus feminisme kontemporer guna memformulasikan solusi praktis bagi perempuan Muslim yang menghadapi tantangan zaman.

Pertama, lakukan studi kuantitatif yang mengukur dampak partisipasi istri di sektor publik terhadap kualitas pendidikan anak, sehingga teridentifikasi korelasi antara karir istri dan perkembangan psikologis anak. Kedua, lakukan penelitian etnografis longitudinal di berbagai komunitas Muslim yang menerapkan pendekatan kombinasi Tafsir al‑Azhar dan hermeneutik Wadud, guna memahami dinamika adaptasi nilai gender di rumah tangga modern. Ketiga, kembangkan model intervensi berbasis kebijakan yang mengintegrasikan prinsip keadilan gender Al‑Quran dan prinsip kebijakan publik, sehingga dapat memberdayakan perempuan Muslim secara holistik di bidang ekonomi, politik, dan sosial. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memperkaya diskursus feminisme Islam dan memberikan alat empiris bagi pembuat kebijakan, praktisi keagamaan, serta akademisi yang ingin mendukung keseimbangan antara peran keluarga dan karir perempuan di Indonesia.

Read online
File size226.39 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test