CITRABAKTICITRABAKTI

Jurnal Citra Kuliah Kerja NyataJurnal Citra Kuliah Kerja Nyata

Pengelolaan sampah organik rumah tangga masih menjadi masalah lingkungan karena rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah dan memanfaatkannya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengolah sampah organik menjadi kompos padat dan pupuk organik cair sebagai upaya mendukung pertanian berkelanjutan. Kegiatan dilakukan melalui observasi, sosialisasi, pelatihan, praktik pembuatan pupuk, evaluasi, dan monitoring bersama masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sampah berupa sisa makanan, kulit buah, sisa sayuran, dan limbah dapur dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar pupuk. Kompos yang dihasilkan bertekstur remah, berwarna cokelat kehitaman, dan tidak berbau busuk, sedangkan POC memiliki aroma asam khas fermentasi. Masyarakat juga menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan. Disimpulkan bahwa pengolahan sampah organik mampu mengurangi limbah rumah tangga sekaligus menghasilkan pupuk bermanfaat bagi pertanian masyarakat. Penerapannya dapat dilakukan secara mandiri, sederhana, murah, dan berkelanjutan oleh warga di lingkungan sekitar mereka sendiri.

Pengolahan sampah organik rumah tangga menjadi pupuk organik merupakan solusi yang efektif, sederhana, dan bermanfaat dalam mendukung pertanian berkelanjutan.Sampah organik dapat diubah menjadi kompos padat dan pupuk organik cair melalui proses yang mudah diterapkan oleh masyarakat, dengan hasil yang berkualitas dan aman digunakan.Keterlibatan aktif masyarakat menjadi faktor kunci keberhasilan program dalam mengurangi volume sampah sekaligus menciptakan pupuk organik secara mandiri dan berkelanjutan.

Pertama, perlu diteliti bagaimana penerapan sistem komposting berbasis komunitas di lingkungan permukiman padat dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah organik, mengingat keterbatasan lahan dan kepadatan penduduk yang berpotensi menghambat praktik rumah tangga. Kedua, perlu dikaji efektivitas berbagai jenis aktivator alami lokal dalam mempercepat proses dekomposisi dan meningkatkan kualitas kompos, agar masyarakat tidak tergantung pada produk komersial seperti EM4. Ketiga, penting untuk mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan pupuk organik hasil olahan sampah rumah tangga terhadap kesuburan tanah dan produktivitas tanaman pekarangan, agar dapat dibangun sistem pertanian perkotaan yang benar-benar berkelanjutan. Penelitian-penelitian ini dapat membantu menyempurnakan model pengelolaan sampah dari sumber sekaligus meningkatkan ketahanan pangan lokal.

Read online
File size140.28 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test