POLIMEDIAPOLIMEDIA

Jurnal Ilmiah PublipreneurJurnal Ilmiah Publipreneur

Artikel ini berupaya menciptakan ruang diskusi terkait Buku Media, Terrorism and Theory. Buku ini berupaya untuk memberikan pengertian tentang kontekstualisasi siklus kekerasan di global dalam bingkai aksi militer dan terorisme, serta media komunikasi massa. Penulis berupaya memandang buku ini seperti layaknya karya sastra dengan menggunakan analisa semiotika untuk mendapatkan makna-makna dalam buku ini khususnya pada bagian Critical Media Theory, Democratic Communication, and Global Conflict dan Bab 8 dengan judul Terrorism, Public Relations and Propaganda. Penelitian ini pada akhirnya berhasil mencapai evaluasi bahwa beberapa mitos yang dihasilkan dari pemaknaan denotasi dan konotasi dari Teknik semiotika Roland Barthes. Mitos-mitos tersebut ketika diuji melalui Teknik triangulasi sumber menunjukkan inkonsistensi. Sebagian mitos dibicarakan oleh akademisi maupun media namun Sebagian juga tidak muncul di media.

Penelitian ini berhasil mengidentifikasi sejumlah mitos yang muncul dari analisis semiotika terhadap buku Media, Terrorism and Theory.Mitos-mitos tersebut menunjukkan adanya inkonsistensi ketika diuji melalui triangulasi sumber, di mana beberapa mitos banyak dibicarakan oleh akademisi dan media, sementara yang lain tidak muncul dalam pemberitaan.Temuan ini mengindikasikan bahwa konsep critical media consciousness masih memerlukan pengembangan lebih lanjut untuk menjadi alat yang efektif dalam mendorong perlawanan dan agen bagi kelompok yang tertindas.Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana mitos-mitos ini memengaruhi persepsi publik dan proses pengambilan keputusan.

Berdasarkan analisis terhadap judul, abstrak, dan kesimpulan, serta mempertimbangkan keterbatasan penelitian dan saran penelitian lanjutan yang telah ada, terdapat beberapa arah studi yang menarik untuk dieksplorasi lebih lanjut. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada kuantifikasi peran strategis media dalam berbagai bidang, mengingat temuan bahwa media memiliki pengaruh signifikan namun besarnya pengaruh tersebut belum terukur secara pasti. Kedua, studi mendalam mengenai konsep critical media consciousness perlu dilakukan untuk mengidentifikasi cara-cara konkret untuk mengembangkannya menjadi alat yang lebih efektif dalam memberdayakan masyarakat dan mendorong perlawanan terhadap dominasi media. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menguji validitas mitos-mitos yang teridentifikasi dalam berbagai konteks sosial dan politik, serta untuk memahami bagaimana mitos-mitos tersebut memengaruhi opini publik dan proses pengambilan keputusan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman yang lebih komprehensif tentang hubungan antara media, terorisme, dan geopolitik, serta membantu mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk mengatasi tantangan-tantangan yang terkait dengan isu-isu tersebut.

Read online
File size322.82 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test