UNIBAUNIBA

Zona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas BatamZona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Batam

Diabetes Melitus tipe 2 adalah penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah dalam tubuh akibat resistensi insulin atau produksi insulin yang tidak adekuat. Kondisi ini memengaruhi cara tubuh menggunakan gula (glukosa) sebagai sumber energi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keaktifan dengan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus tipe 2 peserta PROLANIS di Puskesmas Sei Lekop Tahun 2023. Penelitian ini adalah penelitian observasional yang bersifat analitik dengan desain cohort. Pengambilan dan pengumpulan didapatkan dari rekam medik pasien diabetes mellitus yang terdaftar sebagai pasien BPJS dan mengikuti senam PROLANIS. Metode analisis data digunakan berupa analisis univariat dan analisis bivariat dengan standard error of estimate yang digunakan sebesar 5% atau 0,05. Hasil uji wilcoxon didapatkan bahwa Senam PROLANIS memiliki hubungan dengan penurunan kadar gula darah sewaktu pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di Puskesmas Sei Lekop Tahun 2023. Didapatkan hasil dari uji wilcoxon yaitu p = 0,001.

Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan senam PROLANIS terhadap kadar gula darah sewaktu pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di Puskesmas Sei Lekop Tahun 2023.Senam PROLANIS terbukti efektif dalam membantu mengontrol kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus tipe 2.Program PROLANIS perlu terus ditingkatkan dan dievaluasi untuk memastikan efektivitasnya dalam jangka panjang.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi efektivitas senam PROLANIS terhadap parameter metabolik lainnya, seperti kadar kolesterol dan trigliserida, untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai manfaat program ini. Kedua, penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan kelompok kontrol untuk membandingkan hasil antara pasien yang mengikuti senam PROLANIS dengan pasien yang tidak mengikuti program tersebut, sehingga dapat lebih meyakinkan mengenai dampak positif dari senam PROLANIS. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi faktor-faktor yang memengaruhi tingkat kepatuhan pasien terhadap program senam PROLANIS, seperti motivasi, dukungan sosial, dan aksesibilitas fasilitas, untuk merancang intervensi yang lebih efektif dalam meningkatkan partisipasi pasien.

Read online
File size220.56 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test