PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA

Jurnal Pendidikan IndonesiaJurnal Pendidikan Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh strategi pengajaran Think-Pair-Share dan kepercayaan diri terhadap kompetensi berbicara siswa. Studi ini dilaksanakan pada siswa kelas 8 SMP Muslimin Panyawungan pada tahun ajaran 2023/2024. Sebanyak 99 siswa dipilih sebagai sampel dan dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Penelitian ini menggunakan desain kelompok kontrol pasca-tes saja. Analisis dilakukan menggunakan MANOVA yang difasilitasi oleh SPSS versi 21.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh signifikan Think-Pair-Share terhadap kompetensi berbicara siswa (๐น = 17.189, ๐‘ = 0.000 < 0.05); (2) terdapat pengaruh signifikan kepercayaan diri terhadap kompetensi berbicara siswa (๐น = 14.502, ๐‘ = 0.000 < 0.05); dan (3) secara simultan, terdapat pengaruh signifikan Think-Pair-Share dan kepercayaan diri siswa terhadap kompetensi berbicara siswa (๐นhitung = 20.938 > ๐นtabel = 3.15).

Studi ini menyoroti efek positif signifikan dari metode pengajaran Think-Pair-Share (TPS), tingkat kepercayaan diri siswa, dan interaksi ketiganya dalam meningkatkan kompetensi berbicara siswa kelas 8 di SMP Muslimin Panyawungan.Temuan utama menunjukkan peningkatan kemampuan berbicara yang substansial melalui implementasi TPS, perbedaan yang jelas antara siswa dengan kepercayaan diri tinggi dan rendah, serta peningkatan yang lebih besar dari pengaruh gabungan faktor-faktor tersebut, yang memberikan strategi praktis bagi pendidik.Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk mengeksplorasi retensi jangka panjang peningkatan kemampuan berbicara pasca-intervensi TPS atau membandingkan efikasinya di berbagai konteks budaya dan jenjang kelas di sekolah Indonesia, termasuk adaptasi digital seperti platform TPS daring.

Untuk penelitian lanjutan, ada beberapa arah menarik yang dapat dieksplorasi guna memperdalam pemahaman kita tentang efektivitas metode pengajaran Think-Pair-Share (TPS) dan kepercayaan diri siswa dalam pembelajaran bahasa. Pertama, akan sangat berharga untuk melakukan studi komparatif dengan melibatkan beragam jenjang pendidikan, seperti sekolah dasar atau menengah atas, dan di lokasi geografis yang berbeda di Indonesia, misalnya antara sekolah di perkotaan dan pedesaan. Hal ini bertujuan untuk melihat apakah faktor kontekstual seperti latar belakang sosial ekonomi siswa atau akses terhadap sumber daya pendidikan memengaruhi dampak TPS dan kepercayaan diri pada kompetensi berbicara. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada identifikasi elemen-elemen spesifik dalam implementasi TPS yang paling berkontribusi pada peningkatan kompetensi berbicara dan kepercayaan diri. Misalnya, sejauh mana durasi fase Think atau Pair memengaruhi kualitas interaksi, atau jenis topik diskusi yang paling memicu partisipasi aktif siswa. Ketiga, mengingat adanya saran adaptasi digital, sebuah studi bisa dirancang untuk menyelidiki bagaimana TPS dapat diintegrasikan secara efektif dengan platform pembelajaran bahasa berbasis teknologi. Ini bisa mencakup penggunaan aplikasi pengucapan interaktif atau alat kolaborasi daring untuk melihat apakah kombinasi ini memberikan dampak sinergis yang lebih besar dibandingkan hanya menggunakan TPS secara tatap muka. Selain itu, penelitian masa depan juga dapat menyelidiki dampak jangka panjang dari penggunaan TPS terhadap motivasi intrinsik siswa dan kesediaan mereka untuk berkomunikasi dalam bahasa Inggris di luar konteks kelas, menggunakan pendekatan kualitatif seperti studi kasus mendalam untuk menangkap pengalaman subjektif mereka. Fokus pada mekanisme implementasi dan perluasan cakupan demografis serta integrasi teknologi akan memberikan wawasan yang lebih komprehensif bagi pendidik.

Read online
File size383.37 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test