UKIMUKIM

ARUMBAE: Jurnal Ilmiah Teologi dan Studi AgamaARUMBAE: Jurnal Ilmiah Teologi dan Studi Agama

Artikel ini bertujuan menelaah buku nyanyian jemaat Gereja Protestan Maluku dengan pendekatan studi memori kinetik untuk menemukan representasi folksong dalam peribadatan. Untuk memperoleh hasil yang diinginkan maka penulis mengunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data wawancara bersama beberapa informan kunci antara lain Ketua Sinode Gereja Protestan Maluku dan beberapa pencipta lagu dari buku nyanyian jemaat GPM. Berdasarkan hasil penelitian, penulis menemukan bahwa buku nyanyian jemaat GPM merupakan hasil karya orang Maluku yang digunakan dalam ritual peribadatan. Nyanyian ini tidak terlepas dari konteks kehidupan sosial dan kebudayaan orang Maluku sehingga nyanyian jemaat tersebut dapat disebutkan sebagai folksong orang Maluku yang dikontekstualisasi sesuai dengan pemahaman teologis dan kebudayaan. Temuan berikutnya juga menghadirkan beberapa judul dan lirik lagu yang mengandung memori kinetik sehingga ketika dinyanyikan akan menggunakan gerakan tubuh untuk menghidupkan suasana peribadatan yang lebih kreatif dan menggairahkan jemaat.

Berdasarkan kajian yang dilakukan, penulis menemukan dua temuan utama.Pertama, Nyanyian Jemaat merupakan buku nyanyian produk dari Gereja Protestan Maluku, sebagai upaya kontekstualisasi maupun integrasi kebudayaan Maluku dalam lingkup kehidupan kerohanian.Buku nyanyian ini ditulis menggunakan empat bahasa baik bahasa daerah Maluku dari beberapa daerah, bahasa Melayu Ambon, bahasa Ibrani dan bahasa Yunani.Penuturan dari setiap syair-syair dan judul lagu mengandung banyak sekali nyanyian-nyanyian rakyat atau folksong dengan tujuan untuk memperkaya nuansa musik gereja serta mempertahankan tradisi masyarakat Maluku dengan pemahaman iman.Kedua, melalui kontekstualisasi maupun integrasi folksong dalam nyanyian jemaat Gereja Protestan Maluku, menunjukan bahwa keseriusan Gereja Protestan Maluku dengan menggunakan pendekatan budaya, bahasa, dan nyanyian yang mengandung memori kinetik dari setiap daerah sehingga melahirkan gerakan kinetik tubuh dalam tindakan-tindakan simbolik untuk mengekspresikan makna dari integrasi folksong dengan nyanyian jemaat dalam kegembiraan, persaudaraan, dan sukacita bagi masyarakat Maluku khususnya Gereja Protestan Maluku.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada studi komparatif antara nyanyian jemaat Gereja Protestan Maluku dengan komunitas Kristen di daerah lain untuk membandingkan proses kontekstualisasi budaya. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi dampak penggunaan teknologi digital dalam menyebarkan dan menghidupkan nyanyian tradisional Maluku kepada generasi muda. Terakhir, penelitian dapat menggali lebih dalam tentang peran nyanyian jemaat dalam memperkuat dialog antaragama, terutama melalui elemen folksong yang memiliki potensi sebagai jembatan budaya dan spiritual.

  1. Estetika Musik Gereja dalam Perspektif Estetika Musik dan Teologi Kristen | Tonika: Jurnal Penelitian... journal.stt-abdiel.ac.id/index.php/tonika/article/view/427Estetika Musik Gereja dalam Perspektif Estetika Musik dan Teologi Kristen Tonika Jurnal Penelitian journal stt abdiel ac index php tonika article view 427
  2. Representasi Folksong dan Memori Kinetik dalam Nyanyian Jemaat Gereja Protestan Maluku | ARUMBAE: Jurnal... doi.org/10.37429/arumbae.v6i2.1269Representasi Folksong dan Memori Kinetik dalam Nyanyian Jemaat Gereja Protestan Maluku ARUMBAE Jurnal doi 10 37429 arumbae v6i2 1269
Read online
File size2.09 MB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test