PCIJOURNALPCIJOURNAL
International Archives of Medical Sciences and Public HealthInternational Archives of Medical Sciences and Public HealthKualitas layanan kesehatan di Indonesia masih belum memenuhi harapan masyarakat, meskipun telah tersedia asuransi kesehatan bagi kelompok tidak mampu. Penelitian ini menitikberatkan pada kepuasan pasien sebagai fokus utama dalam konteks layanan kesehatan, dengan mengkaji hubungan antara faktor lingkungan, kebutuhan pasien, dan tingkat kepuasan di UPTD Puskesmas DTP Bandar, Kabupaten Bener Meriah pada tahun 2020. Metode yang digunakan adalah survei cross‑sectional dengan teknik sampling accidental, menggunakan kuesioner yang diisi oleh 95 pasien rawat jalan. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas pasien (58,9 %) berada pada tingkat cukup puas, dengan bukti fisik yang cukup sebesar 34,7 %, keandalan 46,3 %, responsivitas 48,4 %, dan kepedulian 46,3 %, sementara indikator jaminan masih dianggap tidak baik (38,9 %).
Sebanyak 95 responden yang mengisi kuesioner di UPTD Puskesmas DTP Bandar menunjukkan tingkat kepuasan terhadap layanan kefarmasian sebesar 58,9 % (cukup puas).Indikator bukti fisik, keandalan, responsivitas, dan kepedulian masing‑masing memperoleh nilai cukup (34,7 %, 46,3 %, 48,4 %, 46,3 %) sementara indikator jaminan masih kurang baik (38,9 %).Responsivitas, assurance, dan care memiliki pengaruh positif terhadap kepuasan pasien, sehingga peningkatan kualitas layanan pada titik tersebut akan meningkatkan kepuasan pasien.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana penerapan sistem informasi digital pada apotek puskesmas memengaruhi tingkat kepuasan pasien serta kepatuhan penggunaan obat, dengan menggunakan desain eksperimen terkontrol. Selain itu, penting untuk menilai dampak pelatihan khusus bagi apoteker dalam keterampilan komunikasi interpersonal terhadap persepsi kualitas layanan dan kepuasan pasien, yang dapat dilakukan melalui studi quasi‑experimental berbasis pre‑post test. Selanjutnya, penyelidikan mengenai strategi pengurangan waktu tunggu, seperti penataan ulang alur layanan atau penggunaan teknologi antrian online, dapat memberikan gambaran tentang kontribusinya terhadap peningkatan kepuasan pasien rawat jalan, dimana analisis korelasional dan survei kepuasan akan menjadi metode utama. Semua penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi praktis yang berbasis bukti untuk meningkatkan mutu layanan kefarmasian di puskesmas.
- EVALUASI SISTEM INFORMASI KESEHATAN PUSKESMAS KOTA MATSUM DI MEDAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN INSTRUMEN HEALTH... doi.org/10.30829/contagion.v1i01.4820EVALUASI SISTEM INFORMASI KESEHATAN PUSKESMAS KOTA MATSUM DI MEDAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN INSTRUMEN HEALTH doi 10 30829 contagion v1i01 4820
- Peran Kepuasan Mutu Layanan Farmasi dalam Peningkatan Loyalitas Pasien di Rumah Sakit Al Islam dan Santo... doi.org/10.15416/ijcp.2015.4.3.206Peran Kepuasan Mutu Layanan Farmasi dalam Peningkatan Loyalitas Pasien di Rumah Sakit Al Islam dan Santo doi 10 15416 ijcp 2015 4 3 206
- Evaluasi Manajemen Obat dan Hubungannya dengan Kualitas Pelayanan Farmasi Rawat Jalan di Salah Satu Rumah... jurnal.unpad.ac.id/ijcp/article/view/13299Evaluasi Manajemen Obat dan Hubungannya dengan Kualitas Pelayanan Farmasi Rawat Jalan di Salah Satu Rumah jurnal unpad ac ijcp article view 13299
| File size | 669.41 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG 16-3. 21). Variabel lain seperti pendidikan, pekerjaan, hari kunjungan, dan metode pendaftaran tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Kesimpulan dari16-3. 21). Variabel lain seperti pendidikan, pekerjaan, hari kunjungan, dan metode pendaftaran tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Kesimpulan dari
SCITECHGRUPSCITECHGRUP Meskipun terdapat tantangan seperti ketidakmerataan infrastruktur dan rendahnya tingkat kepercayaan pasien terhadap teknologi, upaya untuk memperbaikiMeskipun terdapat tantangan seperti ketidakmerataan infrastruktur dan rendahnya tingkat kepercayaan pasien terhadap teknologi, upaya untuk memperbaiki
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Berdasarkan hasil penelitian prototipe sistem informasi manajemen klinik di Klinik Utama Dipta dapat disimpulkan sebagai berikut. Pertama, pelaksanaanBerdasarkan hasil penelitian prototipe sistem informasi manajemen klinik di Klinik Utama Dipta dapat disimpulkan sebagai berikut. Pertama, pelaksanaan
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Objek penelitiannya adalah variabel rekam medis elektronik pada instalasi rawat jalan Rumah Sakit X. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesesuaian variabelObjek penelitiannya adalah variabel rekam medis elektronik pada instalasi rawat jalan Rumah Sakit X. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesesuaian variabel
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Subjek penelitian ini adalah PMIK dan untuk objeknya adalah kompetensi PMIK di era society 5. Hasil potensial dari penerapan pengaruh era society 5. 0Subjek penelitian ini adalah PMIK dan untuk objeknya adalah kompetensi PMIK di era society 5. Hasil potensial dari penerapan pengaruh era society 5. 0
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Uji analisis multivariat menggunakan teknik analisis SEM dengan aplikasi Smart Partial Least Square (Smart PLS). Hasil pengujian menunjukkan tidak terdapatUji analisis multivariat menggunakan teknik analisis SEM dengan aplikasi Smart Partial Least Square (Smart PLS). Hasil pengujian menunjukkan tidak terdapat
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Rumah sakit harus memiliki sistem informasi untuk melaksanakan kegiatan bisnisnya. Hal ini tercantum dalam PERMENKES No. 82 tahun 2013 tentang rumah sakitRumah sakit harus memiliki sistem informasi untuk melaksanakan kegiatan bisnisnya. Hal ini tercantum dalam PERMENKES No. 82 tahun 2013 tentang rumah sakit
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Sesuai perkembangan pada dunia teknologi yang telah tumbuh dengan pesat pada abad ini, teknologi tidak lagi hanya sebatas alat bantu manusia dalam pekerjaanSesuai perkembangan pada dunia teknologi yang telah tumbuh dengan pesat pada abad ini, teknologi tidak lagi hanya sebatas alat bantu manusia dalam pekerjaan
Useful /
UBUB Modularisasi dipahami sebagai pergeseran fungsi partai dari rumah ideologi menjadi wadah pragmatis yang mengandalkan kekuatan personal kader untuk mempertahankanModularisasi dipahami sebagai pergeseran fungsi partai dari rumah ideologi menjadi wadah pragmatis yang mengandalkan kekuatan personal kader untuk mempertahankan
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Pelaksanaan SISRUTE di Puskesmas Halmahera ditinjau dari aspek net-benefit sudah menjadikan rujukan sistem terlaksana tepat namun belum menjadikan sistemPelaksanaan SISRUTE di Puskesmas Halmahera ditinjau dari aspek net-benefit sudah menjadikan rujukan sistem terlaksana tepat namun belum menjadikan sistem
PCIJOURNALPCIJOURNAL Stres kerja adalah kondisi ketidakseimbangan fisik dan psikologis, yang mempengaruhi emosi, proses berpikir. Berdasarkan hasil survey awal, perawat mengatakanStres kerja adalah kondisi ketidakseimbangan fisik dan psikologis, yang mempengaruhi emosi, proses berpikir. Berdasarkan hasil survey awal, perawat mengatakan
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Sehingga untuk mengatasinya perlu dilakukan beberapa hal yaitu dengan memberikan informasi, sosialisasi, dan edukasi mengenai jenis-jenis kegiatan ProlanisSehingga untuk mengatasinya perlu dilakukan beberapa hal yaitu dengan memberikan informasi, sosialisasi, dan edukasi mengenai jenis-jenis kegiatan Prolanis