LLDIKTI12LLDIKTI12

KAMBOTI: Jurnal Sosial dan HumanioraKAMBOTI: Jurnal Sosial dan Humaniora

Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki dampak komunikasi interpersonal dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai di Kantor Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah. Analisis regresi linier berganda digunakan untuk menguji hubungan di antara variabel-variabel tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal memiliki dampak signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan kualitas komunikasi yang lebih tinggi menghasilkan kinerja yang lebih baik. Selain itu, motivasi kerja juga memiliki efek positif terhadap kinerja, di mana pegawai yang termotivasi tinggi cenderung mencapai hasil yang lebih optimal. Secara bersamaan, komunikasi interpersonal dan motivasi kerja ditemukan saling berinteraksi dan berkontribusi secara bersama-sama dalam meningkatkan kinerja pegawai. Temuan ini memiliki implikasi yang signifikan bagi manajemen sumber daya manusia, khususnya dalam upaya meningkatkan produktivitas melalui penguatan komunikasi interpersonal dan motivasi kerja.

Hasil penelitian ini berhasil menjawab rumusan masalah dan mendukung hipotesis yang diajukan.Temuan penelitian membuktikan bahwa komunikasi interpersonal dan motivasi kerja memiliki dampak signifikan terhadap kinerja pegawai, baik secara parsial maupun simultan.Penelitian ini memberikan implikasi praktis, yaitu perlu strategi penguatan komunikasi horizontal untuk mengurangi hambatan birokrasi, peningkatan motivasi melalui sistem penghargaan, pelatihan, dan kepemimpinan partisipatif.Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi pada pemahaman kita mengenai peran sumber daya manusia dan kinerja organisasi.Komunikasi interpersonal yang efektif memainkan peran penting dalam menumbuhkan hubungan kerja yang harmonis, meningkatkan koordinasi, dan meminimalkan kesalahpahaman di tempat kerja.Motivasi intrinsik yang tinggi dapat meningkatkan etos kerja, memperkuat komitmen, dan memaksimalkan potensi karyawan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka.Kedua variabel ini menjadi faktor penentu keberhasilan dalam upaya meningkatkan kinerja pekerja.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas cakupan wilayah penelitian agar hasil yang diperoleh memiliki tingkat generalisasi yang lebih tinggi. Selain itu, penelitian mendatang dapat menambahkan variabel-variabel lain yang relevan, seperti gaya kepemimpinan, budaya organisasi, dan kepuasan kerja, untuk memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kinerja pegawai dalam konteks organisasi pemerintahan. Penelitian selanjutnya juga dapat mengeksplorasi strategi-strategi konkret untuk meningkatkan komunikasi interpersonal dan motivasi kerja, serta mengukur dampak intervensi tersebut terhadap kinerja pegawai secara lebih mendalam. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi praktis yang lebih luas dalam upaya meningkatkan kinerja pegawai di lingkungan pemerintahan.

  1. Motivasi Kerja Sumber Daya Manusia dalam Organisasi: Sebuah Tinjauan Pustaka | Journal of Current Research... doi.org/10.71383/wbq52h63Motivasi Kerja Sumber Daya Manusia dalam Organisasi Sebuah Tinjauan Pustaka Journal of Current Research doi 10 71383 wbq52h63
  2. Pentingnya Motivasi Kerja Dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan | Jurnal Niara. motivasi kinerja karyawan... doi.org/10.31849/niara.v17i2.23149Pentingnya Motivasi Kerja Dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan Jurnal Niara motivasi kinerja karyawan doi 10 31849 niara v17i2 23149
  3. Membangun Kinerja Pegawai Melalui Peran Strategis Komunikasi Interpersonal dan Motivasi Kerja | KAMBOTI:... jurnal.lldikti12.id/kamboti/article/view/620Membangun Kinerja Pegawai Melalui Peran Strategis Komunikasi Interpersonal dan Motivasi Kerja KAMBOTI jurnal lldikti12 kamboti article view 620
Read online
File size342.78 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test