BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL

Jurnal Cakrawala IlmiahJurnal Cakrawala Ilmiah

Cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL) merupakan salah satu cedera yang paling umum terjadi pada atlet olahraga. Cedera ini disebabkan oleh robekan pada ligamen, yang ditandai dengan ketidakstabilan lutut dan bunyi pop setelah cedera. Rekonstruksi ACL biasanya dilakukan dengan mencangkok jaringan yang terputus. Pasien pasca operasi ACL sering mengalami komplikasi seperti nyeri, penurunan rentang gerak sendi, dan kelemahan otot. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan efek pemberian intervensi fisioterapi seperti krioterapi, mobilisasi patela, latihan ROM, dan latihan penguatan otot menggunakan resistance band.

Penatalaksanaan fisioterapi dibutuhkan dalam proses penanganan pada pasien Post ACL dengan masalah yang muncul.Setelah dilakukan 4 kali pertemuan fisioterapi, hasil yang didapatkan cukup signifikan dalam penurunan rasa nyeri gerak, peningkatan kekuatan lingkup gerak sendi, serta peningkatan terhadap nilai kekuatan otot.Hal ini menunjukkan bahwa terapi latihan dengan ROM exercise dan strengthening exercise terbukti dapat menurunkan nyeri, meningkatkan nilai LGS serta kekuatan otot pasien.

Berdasarkan hasil penelitian ini, saran-saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Mengembangkan program fisioterapi yang lebih komprehensif untuk pasien pasca operasi ACL, dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti usia, jenis kelamin, dan tingkat aktivitas fisik pasien. (2) Meneliti efek jangka panjang dari intervensi fisioterapi pada pasien pasca operasi ACL, termasuk pemantauan fungsi lutut dan kualitas hidup pasien dalam jangka waktu yang lebih lama. (3) Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan fisioterapi pada pasien pasca operasi ACL, seperti motivasi pasien, dukungan keluarga, dan kualitas perawatan fisioterapi yang diterima.

Read online
File size243.17 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test