MES BOGORMES BOGOR
Sci-tech JournalSci-tech JournalHipertensi merupakan penyakit yang terjadi dan ditandai dengan peningkatan tekanan darah yang tidak terkontrol. Penyakit yang tidak terkontrol ini dapat berakibat pada terjadinya penyakit progresif yang perlu diterapi dengan tepat dan terus menerus. Pengobatan hipertensi dapat dilakukan menggunakan obat antihipertensi. Salah satu penentu keberhasilan terapi adalah kepatuhan penggunaan obat antihipertensi oleh pasien. Penelitian ini bertujuan untuk memberi gambaran kepatuhan pasien hipertensi dalam mengkonsumsi obat antihipertensi di Instalasi Rawat Jalan Puskesmas Gunungsari. Desain penelitian ini adalah prospektif dan dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif. Penelitian ini dilakukan pada pasien hipertensi di Instalasi Rawat Jalan Puskesmas Gunungsari yang melakukan kontrol dan mendapatkan terapi antihipertensi dimana sampel diambil dengan teknik purposive sampling. Data yang diperoleh akan dianalisis berdasarkan kategori kepatuhan dengan kuesioner MARS-5. Data akan disajikan dengan persentase dan diagram pie menggunakan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kepatuhan minum obat pasien hipertensi di Puskesmas Gunungsari menunjukkan tingkat sedang sebanyak 71,58%; tingkat kepatuhan tinggi sebanyak 18,95%; dan kepatuhan rendah sebanyak 9,47%. Faktor yang mempengaruhi kepatuhan adalah lupa, malas, sulit mengingat jadwal minum obat, dan tidak merasakan gejala sakit. Diperlukan edukasi intensif kepada pasien dan keluarga, penerapan strategi pengingat, pemantauan tenaga medis, dan inovasi terhadap metode edukasi berbasis teknologi.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kepatuhan pasien hipertensi dalam mengonsumsi obat masih dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti lupa, kesibukan, rasa malas, serta persepsi terhadap kondisi kesehatan pasien.Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi yang lebih intensif dan berkelanjutan, baik dari tenaga kesehatan, keluarga, maupun lingkungan sekitar untuk meningkatkan kesadaran pasien mengenai pentingnya kepatuhan dalam terapi antihipertensi guna mencegah komplikasi yang lebih serius.Selain itu, penerapan strategi pengingat, seperti penggunaan alarm, dukungan keluarga, serta pemantauan dari tenaga medis, dapat menjadi solusi untuk mengatasi kendala dalam mengingat jadwal minum obat.Selain itu, perlu adanya inovasi dalam metode edukasi dan pendekatan berbasis teknologi untuk meningkatkan motivasi pasien dalam menjaga kepatuhan terapi.Dengan adanya intervensi yang tepat, diharapkan angka kepatuhan pengobatan pada pasien hipertensi dapat meningkat, sehingga kualitas hidup pasien dapat terjaga dengan baik.
Untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan pada pasien hipertensi, diperlukan intervensi yang komprehensif. Pertama, perlu ada pengembangan strategi edukasi yang inovatif dan berbasis teknologi, seperti aplikasi atau platform digital yang dapat membantu pasien dalam mengingat jadwal minum obat dan memberikan informasi tentang pentingnya kepatuhan. Kedua, penelitian ini menyarankan agar tenaga medis dan keluarga pasien bekerja sama dalam memberikan dukungan dan pengingat yang konsisten kepada pasien. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi faktor-faktor psikologis dan sosial yang mempengaruhi kepatuhan, seperti motivasi, kepercayaan diri, dan dukungan sosial, serta mengembangkan intervensi yang menargetkan aspek-aspek ini.
| File size | 1.1 MB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKES AISYIYAH PALEMBANGSTIKES AISYIYAH PALEMBANG Responden rata-rata memiliki frekuensi hemodialisa 3 kali seminggu dengan kualitas hidup kurang baik. Tidak terdapat hubungan antara frekuensi hemodialisaResponden rata-rata memiliki frekuensi hemodialisa 3 kali seminggu dengan kualitas hidup kurang baik. Tidak terdapat hubungan antara frekuensi hemodialisa
BUMIGORABUMIGORA Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa mayoritas pasien gagal ginjal kronis di RSUD Kota Mataram adalah laki-laki berusia 41–59 tahunBerdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa mayoritas pasien gagal ginjal kronis di RSUD Kota Mataram adalah laki-laki berusia 41–59 tahun
UPI YAIUPI YAI Pasien yang mendapatkan treatment neurofeedback menunjukkan tingkat kualitas hidup yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang tidak. Penelitian ini jugaPasien yang mendapatkan treatment neurofeedback menunjukkan tingkat kualitas hidup yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang tidak. Penelitian ini juga
POLKESBANPOLKESBAN Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memetakan hambatan yang mempengaruhi kepatuhan pasien terhadap terapi hipertensi, baik pengobatan farmakologisPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memetakan hambatan yang mempengaruhi kepatuhan pasien terhadap terapi hipertensi, baik pengobatan farmakologis
STIKESRSANWARMEDIKASTIKESRSANWARMEDIKA Metode: Pembentukan Inovasi Posyandu Jiwa Dengan Terapi Okupasi Terpadu (POJOK PITU) dengan melibatkan lintas sektor. Hasil: angka kepatuhan minum obatMetode: Pembentukan Inovasi Posyandu Jiwa Dengan Terapi Okupasi Terpadu (POJOK PITU) dengan melibatkan lintas sektor. Hasil: angka kepatuhan minum obat
UMSBUMSB Djamil Padang adalah dukungan keluarga, ansietas, dan efikasi diri. Dukungan keluarga merupakan faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi kualitasDjamil Padang adalah dukungan keluarga, ansietas, dan efikasi diri. Dukungan keluarga merupakan faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi kualitas
STIK SAMSTIK SAM Berdasarkan hasil penelitian di Rumah Sakit Z Kota Jambi mengenai analisis penggunaan obat pada pasien penyakit jantung iskemik dapat disimpulkan bahwaBerdasarkan hasil penelitian di Rumah Sakit Z Kota Jambi mengenai analisis penggunaan obat pada pasien penyakit jantung iskemik dapat disimpulkan bahwa
MANDIRACENDIKIAMANDIRACENDIKIA One of the risk factors that can cause an increase in the incidence of morbidity and mortality in hypertension sufferers is patient non-compliance in takingOne of the risk factors that can cause an increase in the incidence of morbidity and mortality in hypertension sufferers is patient non-compliance in taking
Useful /
UBLUBL Implementasi Pasal 41 ayat (3) Peraturan Daerah Kota Bandar Lampung Nomor 1 Tahun 2020 telah dilakukan namun belum optimal karena terdapat berbagai hambatan.Implementasi Pasal 41 ayat (3) Peraturan Daerah Kota Bandar Lampung Nomor 1 Tahun 2020 telah dilakukan namun belum optimal karena terdapat berbagai hambatan.
STIK SAMSTIK SAM Komposisi setil alkohol dan propilenglikol dioptimasi menggunakan perangkat lunak Design Expert versi 13 dengan parameter uji daya sebar, daya lekat, danKomposisi setil alkohol dan propilenglikol dioptimasi menggunakan perangkat lunak Design Expert versi 13 dengan parameter uji daya sebar, daya lekat, dan
STIK SAMSTIK SAM Faktor yang dapat berpengaruh terhadap kegagalan pengendalian DM salah satunya adalah faktor predisposisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktorFaktor yang dapat berpengaruh terhadap kegagalan pengendalian DM salah satunya adalah faktor predisposisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor
IKHAFIIKHAFI Pengangkatan karyawan dalam sebuah perusahaan menjadi salah satu bagian penting untuk keberlangsungan sumber daya manusia yang ada di perusahaan. SemakinPengangkatan karyawan dalam sebuah perusahaan menjadi salah satu bagian penting untuk keberlangsungan sumber daya manusia yang ada di perusahaan. Semakin