UMSBUMSB

Menara MedikaMenara Medika

Penyakit jantung koroner (PJK) adalah salah satu penyakit kardiovaskular yang menyebabkan kematian tertinggi, yaitu sebanyak 35% dari penyebab kematian di seluruh dunia. Kualitas hidup yang baik pada pasien PJK diperlukan untuk menjaga status kesehatan yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas hidup pasien PJK di Poliklinik Jantung RSUD Pusat Dr. M. Djamil Padang. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional studi, dengan jumlah sampel 94 orang dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan Kuesioner the Seattle Angina Questionnaire (SAQ-7), the Social Support Questionnaire, the Cardiac Anxiety Questionnaire (CAQ), dan the Cardiac Self-Efficacy Scales. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kualitas hidup pasien PJK adalah 42,72. Ada hubungan antara dukungan keluarga (p-value = 0,001 dan r = 0,93), ansietas (p-value = 0,003 dan r = -0,67), dan efikasi diri (p-value = 0,032 dan r = 0,49) dengan kualitas hidup pasien PJK. Faktor yang mempengaruhi kualitas hidup pasien PJK adalah dukungan keluarga, ansietas, dan efikasi diri, sebanyak 80,2% (R2 = 0,082), dengan faktor yang paling dominan adalah dukungan keluarga, yaitu 89,1%. Perawat diharapkan dapat memberikan dukungan informasi berupa edukasi kesehatan kepada pasien PJK dan caregiver, terutama mengenai menjaga stabilitas angina, sehingga dapat menjaga kualitas hidup yang baik pada pasien PJK.

Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas hidup pasien penyakit jantung koroner (PJK) di Poliklinik Jantung RSUD Pusat Dr.Djamil Padang adalah dukungan keluarga, ansietas, dan efikasi diri.Dukungan keluarga merupakan faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi kualitas hidup pasien PJK.Diharapkan perawat dapat meningkatkan pemberian dukungan informasi dan edukasi kesehatan kepada pasien PJK dan keluarga untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.

Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menggunakan desain longitudinal untuk menginvestigasi hubungan kausal antara faktor-faktor psikososial seperti dukungan keluarga, ansietas, dan efikasi diri dengan kualitas hidup pasien PJK dalam jangka waktu yang lebih panjang. Hal ini akan memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana faktor-faktor tersebut memengaruhi kualitas hidup pasien seiring berjalannya waktu. Kedua, penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan intervensi psikologis, seperti program konseling atau pelatihan keterampilan mengatasi stres, untuk mengevaluasi efektivitas intervensi tersebut dalam meningkatkan kualitas hidup pasien PJK. Ketiga, penelitian dapat memperluas cakupan dengan melibatkan pasien dari berbagai latar belakang sosial ekonomi dan budaya untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang memengaruhi kualitas hidup pasien PJK di berbagai konteks. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan strategi penatalaksanaan yang lebih efektif untuk meningkatkan kualitas hidup pasien PJK.

  1. Perceived social support and psychosocial adjustment in patients with coronary heart disease - Karataş... doi.org/10.1111/ijn.12558Perceived social support and psychosocial adjustment in patients with coronary heart disease KaratayIA doi 10 1111 ijn 12558
  2. Association between anxiety and clinical outcomes in Chinese patients with myocardial infarction in the... doi.org/10.1002/clc.23386Association between anxiety and clinical outcomes in Chinese patients with myocardial infarction in the doi 10 1002 clc 23386
Read online
File size351.92 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test