UnbrahUnbrah

Health and Medical JournalHealth and Medical Journal

Tenggelam adalah kondisi gawat darurat yang dapat menyebabkan kecacatan bahkan kematian kurang dari 24 jam setelah kejadian. Pengetahuan tentang pertolongan pertama gawat darurat (PPGD) pada korban tenggelam sangat penting diketahui oleh nelayan untuk meningkatkan keselamatan, mencegah kecacatan dan menurunkan angka kematian. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan terhadap pengetahuan nelayan tentang Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) pada korban tenggelam di Pantai Salido Pesisir Selatan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain one group pre test-post test. Populasi penelitian ini seluruh nelayan di Pantai Salido dengan jumlah sampel 37 responden menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner terdiri atas 20 pertanyaan untuk mengukur tingkat pengetahuan dengan menggunakan skala likert. Analisa data yang digunakan adalah uji Wilcoxon. Hasil: penelitian ini menunjukkan bahwa lebih dari separuh nelayan memiliki pengetahuan kurang 56,8% dan sesudah diberikan edukasi memiliki pengetahuan baik 59,5%. Berdasarkan hasil uji statistik diketahui nilai p 0,000 < 0,05 yang berarti ada pengaruh edukasi terhadap pengetahuan nelayan tentang pertolongan pertama gawat darurat (PPGD) pada korban tenggelam di Pantai Salido Pesisir Selatan. Kesimpulan: edukasi tentang pertolongan pertama tenggelam dapat menambah pengetahuan nelayan sebagai upaya penyelamatan nyawa dengan cepat dan tepat.

Edukasi tentang pertolongan pertama tenggelam dapat menambah pengetahuan nelayan sebagai upaya penyelamatan nyawa dengan cepat dan tepat.Penelitian ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan nelayan tentang pertolongan pertama gawat darurat (PPGD) pada korban tenggelam.Dengan demikian, pendidikan kesehatan perlu diterapkan pada masyarakat pesisir, khususnya kelompok nelayan yang memiliki risiko tinggi terhadap kejadian tenggelam.

Untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat pesisir tentang pertolongan pertama pada korban tenggelam, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan modul edukasi yang lebih interaktif dan menarik. Selain itu, studi komparatif antara metode edukasi berbeda, seperti ceramah, diskusi, dan demonstrasi, dapat dilakukan untuk menentukan metode yang paling efektif dalam meningkatkan pengetahuan nelayan. Terakhir, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari edukasi ini terhadap perilaku dan tindakan nelayan dalam memberikan pertolongan pertama pada korban tenggelam.

Read online
File size357.39 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test