UnbrahUnbrah

Health and Medical JournalHealth and Medical Journal

Efikasi diri akademik, yang didefinisikan sebagai keyakinan individu terhadap kemampuannya untuk mengatasi tantangan akademik, telah secara konsisten dikaitkan dengan peningkatan kinerja akademik. Penelitian ini menyelidiki pengaruh efikasi diri akademik terhadap pencapaian pengetahuan dalam ujian CBT dan SOCA pada mahasiswa kedokteran di blok Neuropsikiatri Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efikasi diri akademik terhadap pencapaian pengetahuan mahasiswa dalam ujian CBT dan SOCA, serta memberikan wawasan mengenai peran efikasi diri dalam format ujian yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan hubungan positif yang signifikan antara efikasi diri akademik dan nilai ujian SOCA, meskipun korelasi ini signifikan, namun nilainya tergolong lemah. Efikasi diri akademik secara signifikan mempengaruhi kinerja dalam ujian aplikatif berbasis komunikasi langsung dengan penguji, seperti SOCA. Temuan ini menyoroti pentingnya menumbuhkan efikasi diri dalam pendidikan kedokteran, terutama penilaian pembelajaran interaktif.

Efikasi diri akademik secara signifikan mempengaruhi kinerja dalam ujian interaktif berbasis komunikasi langsung dengan penguji, seperti SOCA.Namun, pengaruhnya terhadap ujian pilihan ganda yang mengandalkan recall atau recognition, seperti CBT, sangat minimal.Temuan ini menyoroti pentingnya menumbuhkan efikasi diri dalam pendidikan kedokteran, terutama penilaian pembelajaran interaktif.Implikasi dari penelitian ini menunjukkan institusi pendidikan harus menerapkan intervensi yang ditargetkan, seperti pelatihan efikasi diri, strategi belajar, dan peningkatan berpikir kritis untuk meningkatkan kepercayaan diri dan hasil akademis siswa.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi pencapaian akademik mahasiswa, seperti strategi belajar, tingkat kecemasan saat ujian, dan kesiapan menghadapi ujian. Hal ini penting untuk memahami secara komprehensif faktor-faktor yang berkontribusi terhadap keberhasilan akademik. Kedua, penelitian longitudinal yang mengukur perubahan efikasi diri mahasiswa dari awal perkuliahan hingga ujian blok dapat dilakukan. Dengan demikian, dapat dipantau perkembangan efikasi diri dalam jangka waktu yang lebih panjang dan bagaimana perubahan tersebut berhubungan dengan pencapaian akademik mahasiswa. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi efektivitas intervensi spesifik yang dirancang untuk meningkatkan efikasi diri akademik, seperti pelatihan keterampilan belajar, strategi manajemen stres, atau program mentoring. Hasil penelitian ini dapat memberikan bukti empiris tentang intervensi yang paling efektif untuk meningkatkan kepercayaan diri dan kinerja akademik mahasiswa kedokteran.

  1. Tarumanagara Medical Journal. hubungan self efficacy pencapaian akademik mahasiswa fakultas kedokteran... doi.org/10.24912/tmj.v3i1.9723Tarumanagara Medical Journal hubungan self efficacy pencapaian akademik mahasiswa fakultas kedokteran doi 10 24912 tmj v3i1 9723
  2. Academic Self-Efficacy and Substance Use Among Undergraduate Students of Nnamdi Azikiwe University, Awka,... abjournals.org/ajhnm/papers/volume-7/issue-1/academic-self-efficacy-and-substance-use-among-undergraduate-students-of-nnamdi-azikiwe-university-awka-anambra-stateAcademic Self Efficacy and Substance Use Among Undergraduate Students of Nnamdi Azikiwe University Awka abjournals ajhnm papers volume 7 issue 1 academic self efficacy and substance use among undergraduate students of nnamdi azikiwe university awka anambra state
  3. Academic self‐efficacy and academic performance among high school students: A moderated mediation... doi.org/10.1002/pits.22653Academic selfyAAAaefficacy and academic performance among high school students A moderated mediation doi 10 1002 pits 22653
Read online
File size585.39 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test