UNIPASBYUNIPASBY

Journal of Sustainability Bussiness Research (JSBR)Journal of Sustainability Bussiness Research (JSBR)

Persaingan bisnis antar perusahaan yang terjadi saat ini membuat para manajemen perusahaan harus mengambil langkah yang tepat agar mampu bertahan dan memenangkan persaingan, dengan semakin ketatnya persaingan bisnis akan memberikan tantangan bagi setiap manajemen perusahaan agar berhati-hati dalam mengambil keputusan. Kepuasan kerja karyawan dapat tercapai apabila setiap karyawan mampu untuk menyelesaikan segala tugas yang diberikan oleh perusahaan dengan baik dan tepat waktu, sehingga tekanan kerja yang dirasakan oleh karyawan dapat terkontrol dengan baik. Pada penelitian ini penulis memakai pendekatan secara kuantitatif, populasi yang digunakan ialah karyawan PT. Temprina Media Grafika (Packaging) Surabaya dengan sampel sebanyak 65 karyawan tidak termasuk pimpinan. Didapatkan hasil pengujian secara parsial lingkungan kerja, gaya kepemimpinan dan karakteristik pekerjaan berpengaruh terhadap kepuasan kerja serta hasil uji secara simultan memperlihatkan hasil lingkungan kerja, gaya kepemimpinan dan karakteristik pekerjaan berpengaruh terhadap kepuasan kerja.

Lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan PT.Gaya kepemimpinan juga berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan perusahaan tersebut.Karakteristik pekerjaan secara terpisah maupun bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan.

Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan yang menguji pengaruh variabel lain seperti motivasi intrinsik atau keseimbangan kehidupan kerja terhadap kepuasan kerja karyawan di perusahaan serupa, mengingat keterbatasan penelitian ini yang hanya fokus pada tiga variabel utama. Kedua, sebaiknya dilakukan studi komparatif antara karyawan tetap dan kontrak di PT. Temprina Media Grafika untuk melihat apakah jenis kontrak kerja memengaruhi persepsi terhadap lingkungan kerja, gaya kepemimpinan, dan kepuasan kerja secara keseluruhan. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat menggunakan pendekatan kualitatif mendalam, seperti wawancara terstruktur atau studi kasus, untuk memahami konteks non-numerik dari pengalaman kerja karyawan yang tidak dapat ditangkap melalui metode kuantitatif semata, sehingga hasilnya lebih kaya dan holistik.

Read online
File size241.86 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test