POLKESBANPOLKESBAN
Media Penelitian dan Pengembangan KesehatanMedia Penelitian dan Pengembangan KesehatanHipertensi merupakan penyakit kronik tidak menular bersifat “silent killer tidak menunjukkan gejala yang jelas yang dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak diterapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memetakan hambatan yang mempengaruhi kepatuhan pasien terhadap terapi hipertensi, baik pengobatan farmakologis maupun perubahan gaya hidup, serta mengeksplorasi faktor sosial, psikologis, ekonomi, budaya, dan sistem kesehatan yang berkontribusi terhadap rendahnya kepatuhan pasien. Penelitian ini menerapkan metode cakupan berdasarkan kerangka kerja yang ditulis oleh Arksey dan OMalley. Artikel dicari melalui data dasar Science Direct, Scopus, dan ProQuest dengan menggunakan kata kunci (Antihipertensi ATAU Hipertensi) DAN (Hambatan) DAN (Orang Dewasa) DAN (Terapi ATAU Perawatan) DAN (Modifikasi gaya hidup), meliputi publikasi tahun 2020 sampai dengan 2025, berbahasa Inggris dan teks lengkap. Setelah melalui tahap seleksi, diperoleh 21 artikel yang memenuhi kriteria inklusi untuk dianalisis lebih lanjut. Analisis ini menunjukkan ada berbagai hambatan kepatuhan terapi yaitu faktor pasien, terapi, kondisi medis, sosial ekonomi dan sistem kesehatan. Faktor pasien kurangnya pengetahuan, literasi kesehatan rendah, dan motivasi rendah. Faktor terapi meliputi efek samping obat dan ketersediaan obat tidak konsisten. Faktor kondisi medis yaitu komorbiditas, hipertensi asimtomatik. Faktor sosial ekonomi yaitu pendapatan rendah dan pendidikan rendah. Faktor sistem kesehatan meliputi komunikasi rendah dan perawatan primer terbatas. Hambatan tersebut bersifat kompleks dan saling terkait. Meningkatkan kepatuhan membutuhkan pendekatan holistik yang mempertimbangkan aspek individu, sosial, budaya dan sistem kesehatan.
Hasil tinjauan menunjukkan bahwa kepatuhan pada pasien hipertensi dipengaruhi oleh berbagai hambatan multidimensional.Faktor individu seperti pemahaman, literasi kesehatan, motivasi, kelelahan terapi, komorbiditas, dan keterbatasan fisik atau kognitif merupakan tantangan utama.Hambatan terkait terapi meliputi efek samping obat, kompleksitas regimen, ketersediaan obat yang tidak konsisten, dan penggunaan pengobatan tradisional.Faktor lain termasuk kondisi medis, faktor sosioekonomi seperti pendapatan, akses ke perawatan kesehatan, pendidikan, transportasi, dan pekerjaan, serta faktor sistem kesehatan seperti komunikasi yang tidak efektif, kurangnya pendidikan berkelanjutan, dan kualitas perawatan primer yang rendah.Oleh karena itu, pendekatan komprehensif diperlukan melalui pendidikan yang efektif, peningkatan literasi kesehatan, peningkatan layanan dan komunikasi, serta dukungan sosioekonomi untuk meningkatkan kepatuhan pasien dan kualitas hidup serta mencegah komplikasi.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami secara mendalam bagaimana faktor budaya dan kepercayaan lokal mempengaruhi perilaku kepatuhan terhadap terapi hipertensi, terutama di daerah dengan akses layanan kesehatan terbatas. Penelitian ini dapat menggunakan metode kualitatif untuk menggali perspektif pasien dan keluarga mengenai praktik pengobatan tradisional dan bagaimana mengintegrasikannya dengan pengobatan medis modern. Kedua, penting untuk mengembangkan dan menguji intervensi berbasis teknologi, seperti aplikasi seluler atau platform telemedicine, yang dirancang khusus untuk meningkatkan literasi kesehatan dan memberikan dukungan berkelanjutan kepada pasien hipertensi. Intervensi ini harus disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik populasi target, termasuk mempertimbangkan tingkat melek huruf digital dan aksesibilitas perangkat. Ketiga, penelitian perlu dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas model perawatan terpadu yang melibatkan kolaborasi antara dokter, perawat, apoteker, dan tenaga kesehatan lainnya dalam memberikan edukasi, pemantauan, dan dukungan kepada pasien hipertensi. Model ini dapat mencakup kunjungan rumah, konseling kelompok, atau program manajemen penyakit yang dipersonalisasi untuk meningkatkan kepatuhan dan hasil klinis. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang kuat untuk merancang strategi intervensi yang lebih efektif dan berkelanjutan dalam mengatasi masalah kepatuhan terhadap terapi hipertensi di Indonesia.
- Role of health care quality in hypertension self-management | IBPC. role health care quality hypertension... dovepress.com/the-role-of-health-care-quality-in-hypertension-self-management-a-qual-peer-reviewed-fulltext-article-IBPCRole of health care quality in hypertension self management IBPC role health care quality hypertension dovepress the role of health care quality in hypertension self management a qual peer reviewed fulltext article IBPC
- Levels and Predictors of Self-Care Among Patients with Hypertension in | IJGM. levels predictors self... dovepress.com/levels-and-predictors-of-self-care-among-patients-with-hypertension-in-peer-reviewed-fulltext-article-IJGMLevels and Predictors of Self Care Among Patients with Hypertension in IJGM levels predictors self dovepress levels and predictors of self care among patients with hypertension in peer reviewed fulltext article IJGM
- SelfâCare Behaviors and Associated Factors Among Hypertensive Patients at Dessie Referral Hospital,... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1155/ijhy/1774636SelfyAAAaCare Behaviors and Associated Factors Among Hypertensive Patients at Dessie Referral Hospital onlinelibrary wiley doi 10 1155 ijhy 1774636
| File size | 311.75 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
POLKESBANPOLKESBAN Ibu memiliki buku KIA yang mencatat tekanan darah, berat badan dan tinggi badan serta melahirkan pada cukup bulan. Pengolahan menggunakan SPSS versi 21Ibu memiliki buku KIA yang mencatat tekanan darah, berat badan dan tinggi badan serta melahirkan pada cukup bulan. Pengolahan menggunakan SPSS versi 21
POLKESBANPOLKESBAN Individu dengan disabilitas sering mengalami keterbatasan dalam memahami kesehatan reproduksi akibat rendahnya pendidikan reproduksi serta terbatasnyaIndividu dengan disabilitas sering mengalami keterbatasan dalam memahami kesehatan reproduksi akibat rendahnya pendidikan reproduksi serta terbatasnya
POLKESBANPOLKESBAN Dukungan keluarga belum optimal, sehingga menciptakan ketidakseimbangan antara faktor internal dan eksternal dalam mendorong perilaku perawatan mandiriDukungan keluarga belum optimal, sehingga menciptakan ketidakseimbangan antara faktor internal dan eksternal dalam mendorong perilaku perawatan mandiri
POLKESBANPOLKESBAN Selain itu, F3 memiliki daya simpan selama 147 hari pada suhu ruang dan harga jual sebesar Rp6. 000 per porsi. Substitusi tepung terigu dengan hati ayam,Selain itu, F3 memiliki daya simpan selama 147 hari pada suhu ruang dan harga jual sebesar Rp6. 000 per porsi. Substitusi tepung terigu dengan hati ayam,
POLKESBANPOLKESBAN Oleh karena itu, strategi pengendalian konsumsi SSB sebaiknya tidak hanya fokus pada substitusi dengan ASB, tetapi pada pembatasan konsumsi keduanya secaraOleh karena itu, strategi pengendalian konsumsi SSB sebaiknya tidak hanya fokus pada substitusi dengan ASB, tetapi pada pembatasan konsumsi keduanya secara
POLKESBANPOLKESBAN Mutasi tersebut mencakup jenis silent, missense, dan nonsense yang berpotensi memengaruhi fungsi protein HNF1A. Deteksi mutasi genetik HNF1A sangat pentingMutasi tersebut mencakup jenis silent, missense, dan nonsense yang berpotensi memengaruhi fungsi protein HNF1A. Deteksi mutasi genetik HNF1A sangat penting
POLTEKKES TANJUNGPINANGPOLTEKKES TANJUNGPINANG Data dikumpulkan melalui wawancara dengan 83 responden. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan (p value = 0,019) dan dukunganData dikumpulkan melalui wawancara dengan 83 responden. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan (p value = 0,019) dan dukungan
UNTAGUNTAG Subjek penelitian adalah para perempuan lajang dengan jumlah subjek sebanyak 50 orang. Hasil penelitian berdasarkan uji statistic menunjukan nilai F regresiSubjek penelitian adalah para perempuan lajang dengan jumlah subjek sebanyak 50 orang. Hasil penelitian berdasarkan uji statistic menunjukan nilai F regresi
Useful /
POLKESBANPOLKESBAN Manajemen limbah B3 padat yang baik di rumah sakit mencegah penularan penyakit, melindungi tenaga kesehatan, menjaga lingkungan, memastikan kepatuhan regulasi,Manajemen limbah B3 padat yang baik di rumah sakit mencegah penularan penyakit, melindungi tenaga kesehatan, menjaga lingkungan, memastikan kepatuhan regulasi,
POLTEKKES TANJUNGPINANGPOLTEKKES TANJUNGPINANG Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kesiapan dosen Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang dalam menghadapi InterprofessionalPenelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kesiapan dosen Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang dalam menghadapi Interprofessional
JOMPARNDJOMPARND Metode yang digunakan berupa penyuluhan langsung secara edukatif dan partisipatif, dengan materi audiovisual mengenai pengertian kosmetik berizin, risikoMetode yang digunakan berupa penyuluhan langsung secara edukatif dan partisipatif, dengan materi audiovisual mengenai pengertian kosmetik berizin, risiko
JOMPARNDJOMPARND Saran agar Penderita hipertensi dapat menerapkan relaksasi diaphragma breathing sebagai upaya pengelolaan tekanan darah agar stabil. Kesimpulan dari PengabdianSaran agar Penderita hipertensi dapat menerapkan relaksasi diaphragma breathing sebagai upaya pengelolaan tekanan darah agar stabil. Kesimpulan dari Pengabdian