STAIN KEPRISTAIN KEPRI

PERADAPERADA

Kinerja guru sering kali dipengaruhi oleh pola kepemimpinan kepala sekolah. Kepala sekolah dalam bersikap dan berkomunikasi sangat dipengaruhi oleh faktor internal pribadinya maupun faktor eksternal. Setiap sikap dan pola komunikasi yang digunakan oleh kepala sekolah akan memunculkan persepsi dari masing-masing guru yang akan memunculkan sikap lebih lanjut. Dalam penelitian ini, studi kasus dilakukan terhadap guru-guru MA Darul Falah Batam dengan fokus pada pengaruh persepsi guru tentang kredibelitas kepala sekolah dalam peningkatan kinerjanya menggunakan metode kuantitatif. Dari hasil penelitian, para guru masih memberikan nilai bagus atas kredibelitas kepala sekolah. Kepercayaan itu terbangun karena pola komunikasi dan gaya kepemimpinan kepala sekolah yang mampu memberikan dampak positif terhadap persepsi guru. Sedangkan terkait kinerja pada guru masih menunjukkan profesionalitasnya yang dibuktikan dengan beberapa prestasi dari sekolah tersebut. Dalam penelitian ini juga terungkap bahwa persepsi dan kinerja tidak sepenuhnya karena faktor kepemimpinan dalam manajemen, melainkan juga faktor psikologis dan komunikasi yang turut membantu membangun persepsi tersebut.

Guru memiliki peran penting dalam mencapai tujuan pendidikan ideografik dan nomotetik.Keberadaannya tidak lepas dari korelasi yang baik dengan pimpinan, yaitu kepala sekolah.Dalam analisis data atas sampel penelitian ini, diketahui bahwa persepsi guru terhadap kredibilitas kepala sekolah mempengaruhi kinerja guru itu sendiri.Guru di MA Darul Falah masih menilai kredibilitas kepala sekolah cukup baik sehingga motivasi kerjanya juga masih membaik.

1) Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi faktor-faktor psikologis lain yang memengaruhi persepsi guru terhadap kepala sekolah, seperti tingkat kepuasan kerja atau motivasi intrinsik. 2) Mempelajari peran teknologi dalam meningkatkan komunikasi antara kepala sekolah dan guru, misalnya melalui platform digital untuk membangun kepercayaan dan transparansi. 3) Mengembangkan model kepemimpinan yang lebih inklusif dengan melibatkan guru dalam pengambilan keputusan, sehingga meningkatkan partisipasi dan keterlibatan mereka dalam proses manajemen sekolah.

Read online
File size232.51 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test