UMNUMN
JURNAL ILMU PENDIDIKANJURNAL ILMU PENDIDIKANPenelitian ini bertujuan menggambarkan peran guru dalam menumbuhkan nilai gotong royong melalui penerapan lingkungan belajar kolaboratif di SD Negeri Gadingkulon 2. Masalah utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah lemahnya praktik gotong royong pada siswa sekolah dasar yang dipengaruhi oleh meningkatnya individualisme dan kurangnya kesempatan bekerja sama dalam kegiatan belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk memperoleh pemahaman mendalam tentang strategi guru, interaksi siswa, serta faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas penerapan pembelajaran kolaboratif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan penting dalam merancang tugas kelompok, memfasilitasi komunikasi siswa, dan memberikan keteladanan sikap saling membantu. Lingkungan belajar kolaboratif terbukti mendorong siswa untuk lebih aktif, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama dalam kelompok. Namun demikian, penerapannya menghadapi hambatan berupa perbedaan kemampuan siswa, dominasi kelompok tertentu, dan keterbatasan waktu pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lingkungan belajar kolaboratif merupakan pendekatan efektif untuk menumbuhkan nilai gotong royong apabila didukung strategi pengelolaan kelas yang adaptif dan budaya sekolah yang kondusif.
Guru memegang peran sangat penting dalam menumbuhkan nilai gotong royong melalui penerapan lingkungan belajar kolaboratif di SD Negeri Gadingkulon 2.Strategi yang digunakan guru, seperti kegiatan proyek, diskusi kelompok, dan pembiasaan sikap saling mendukung, terbukti mampu menciptakan suasana belajar yang partisipatif dan memperkuat karakter gotong royong di kalangan siswa.Implementasi nilai gotong royong berjalan efektif karena ditopang berbagai faktor pendukung, seperti budaya sekolah yang kondusif, antusiasme siswa terhadap kegiatan kolaboratif, serta dukungan dari orang tua dan pihak sekolah.Namun, pelaksanaan pembelajaran kolaboratif juga menghadapi beberapa hambatan, terutama perbedaan karakter dan kemampuan siswa, keterbatasan waktu pembelajaran, serta ketersediaan media pembelajaran yang belum sepenuhnya optimal.Hambatan ini memerlukan strategi pengelolaan kelas dan inovasi pembelajaran yang lebih adaptif dari guru.Secara keseluruhan, upaya guru dalam menumbuhkan gotong royong melalui lingkungan belajar kolaboratif telah memberikan dampak positif terhadap sikap sosial dan keterampilan kerja sama siswa.Dengan penguatan dukungan sekolah dan perbaikan pada aspek-aspek yang menjadi kendala, implementasi pembelajaran kolaboratif berpotensi menjadi model yang lebih efektif dalam membangun karakter gotong royong di lingkungan sekolah dasar.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengkaji lebih lanjut penerapan lingkungan belajar kolaboratif pada konteks dan jenjang pendidikan yang berbeda, serta menelusuri dampak jangka panjangnya terhadap perkembangan karakter gotong royong dan keterampilan sosial siswa. Selain itu, perlu juga dilakukan penelitian yang fokus pada strategi pengelolaan kelas yang adaptif dan inovatif dalam mengatasi hambatan-hambatan yang dihadapi dalam pembelajaran kolaboratif. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif atau kuantitatif, tergantung pada tujuan dan fokus penelitian. Dengan demikian, dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang efektivitas dan tantangan dalam menerapkan lingkungan belajar kolaboratif untuk menumbuhkan nilai gotong royong di sekolah dasar.
- Realistic mathematics education (RME) approach for primary school students' reasoning ability |... e-journal.unipma.ac.id/index.php/PE/article/view/8397Realistic mathematics education RME approach for primary school students reasoning ability e journal unipma ac index php PE article view 8397
- Strengthening the gotong royong character of elementary school students through cooperative learning... doi.org/10.17509/jik.v21i3.73624Strengthening the gotong royong character of elementary school students through cooperative learning doi 10 17509 jik v21i3 73624
| File size | 366.78 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UMNUMN Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan dukungan data kuantitatif melalui pretest dan posttest untuk mengukur perubahan pemahaman guru. KegiatanPenelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan dukungan data kuantitatif melalui pretest dan posttest untuk mengukur perubahan pemahaman guru. Kegiatan
UMNUMN Studi ini meneliti penggunaan pembelajaran berbasis vlog yang diintegrasikan dengan kegiatan berorientasi HOTS dalam pengajaran berbicara bahasa InggrisStudi ini meneliti penggunaan pembelajaran berbasis vlog yang diintegrasikan dengan kegiatan berorientasi HOTS dalam pengajaran berbicara bahasa Inggris
UMNUMN Hasil analisis data menunjukkan nilai rata-rata pretest sebesar 46,31 sedangkan nilai rata-rata posttest meningkat menjadi 88,94. Hasil uji t menunjukkanHasil analisis data menunjukkan nilai rata-rata pretest sebesar 46,31 sedangkan nilai rata-rata posttest meningkat menjadi 88,94. Hasil uji t menunjukkan
UMNUMN Hasil validasi ahli (materi, media, dan budaya) menunjukkan kategori valid dengan skor rata-rata 3,45, sementara uji kepraktisan pada kelompok terbatasHasil validasi ahli (materi, media, dan budaya) menunjukkan kategori valid dengan skor rata-rata 3,45, sementara uji kepraktisan pada kelompok terbatas
IAISKJ MALANGIAISKJ MALANG Artikel ini membahas penerapan konseling dengan teknik penguatan positif untuk mengatasi perilaku membolos pada seorang siswa kelas XII di MAN 4 Jombang.Artikel ini membahas penerapan konseling dengan teknik penguatan positif untuk mengatasi perilaku membolos pada seorang siswa kelas XII di MAN 4 Jombang.
UMNUMN Kesadaran politik merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap kondisi politik yang sekarang ada disekitarnya, bentuk kesadaran politik tersebut bisaKesadaran politik merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap kondisi politik yang sekarang ada disekitarnya, bentuk kesadaran politik tersebut bisa
UMNUMN Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus yang dilaksanakan pada semester ganjil tahun Pelajaran 2024/2025. Pada setiap akhir siklusPenelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus yang dilaksanakan pada semester ganjil tahun Pelajaran 2024/2025. Pada setiap akhir siklus
UINMADURAUINMADURA Zawawi Imron dapat dilihat bahwa sastra mampu menjadi sarana yang efektif untuk menyampaikan pesan lingkungan dan menginspirasi kepedulian terhadap kelestarianZawawi Imron dapat dilihat bahwa sastra mampu menjadi sarana yang efektif untuk menyampaikan pesan lingkungan dan menginspirasi kepedulian terhadap kelestarian
Useful /
UMNUMN Salah satu budaya yang perlu diperkenalkan dan dipertahankan oleh generasi muda. Metode penelitian menggunakan pendekatan Penelitian dan Pengembangan denganSalah satu budaya yang perlu diperkenalkan dan dipertahankan oleh generasi muda. Metode penelitian menggunakan pendekatan Penelitian dan Pengembangan dengan
UMNUMN Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan berfungsi sebagai agen transmisi nilai budaya, sarana pembentukan kesadaran kritis terhadap budaya asing, sertaHasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan berfungsi sebagai agen transmisi nilai budaya, sarana pembentukan kesadaran kritis terhadap budaya asing, serta
IAISKJ MALANGIAISKJ MALANG Meskipun WH telah berperan signifikan dalam menekan angka pelanggaran, tantangan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber daya manusia, dinamikaMeskipun WH telah berperan signifikan dalam menekan angka pelanggaran, tantangan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber daya manusia, dinamika
IAISKJ MALANGIAISKJ MALANG Hasil uji validitas menunjukkan bahwa pada skala turnover intention terdapat 51 item yang dinyatakan valid dengan reliabilitas sebesar 0,9956, sedangkanHasil uji validitas menunjukkan bahwa pada skala turnover intention terdapat 51 item yang dinyatakan valid dengan reliabilitas sebesar 0,9956, sedangkan