UMNUMN

JURNAL ILMU PENDIDIKANJURNAL ILMU PENDIDIKAN

Abstrak Era globalisasi membawa arus informasi, teknologi, dan interaksi lintas budaya yang semakin intens, sehingga menimbulkan tantangan bagi keberlanjutan identitas dan ketahanan budaya suatu bangsa. Pendidikan memiliki peran strategis dalam membangun ketahanan budaya melalui proses internalisasi nilai, pelestarian tradisi, serta penguatan karakter dan literasi budaya peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan dalam memperkuat ketahanan budaya di tengah perubahan global yang cepat. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber ilmiah terkait pendidikan, globalisasi, dan budaya. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan berfungsi sebagai agen transmisi nilai budaya, sarana pembentukan kesadaran kritis terhadap budaya asing, serta media inovasi untuk mengadaptasi dan merevitalisasi budaya lokal. Selain itu, integrasi kurikulum berbasis budaya, penggunaan pendekatan pembelajaran kontekstual, dan penguatan ekosistem sekolah yang berbudaya terbukti efektif dalam membangun ketahanan budaya peserta didik. Dengan demikian, pendidikan memiliki kontribusi signifikan dalam menjaga keberlanjutan budaya nasional sekaligus membekali generasi muda agar mampu bersaing secara global tanpa kehilangan jati diri budaya.

Pendidikan memiliki peran strategis dalam membangun ketahanan budaya di era globalisasi.Melalui proses pendidikan, nilai-nilai budaya lokal dapat diwariskan, diperkuat, dan direlevansikan kembali agar tidak tergerus oleh arus modernisasi.Pendidikan berfungsi bukan hanya sebagai sarana transfer ilmu, tetapi juga sebagai wahana pembentukan karakter, internalisasi nilai, serta pengembangan kesadaran kritis terhadap perubahan global.Kurikulum yang responsif budaya, pembelajaran berbasis kearifan lokal, dan peran aktif pendidik menjadi elemen penting dalam memperkuat jati diri bangsa.Melalui integrasi budaya dalam proses pembelajaran, peserta didik dapat memahami akar identitas mereka sekaligus memiliki kemampuan adaptif untuk berinteraksi dalam lingkungan global.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji peran pendidikan dalam membangun ketahanan budaya menggunakan pendekatan empiris dan metode penelitian lapangan, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif dan aplikatif. Penelitian juga dapat difokuskan pada konteks wilayah atau jenjang pendidikan tertentu untuk memperkaya kajian mengenai ketahanan budaya di era globalisasi. Selain itu, perlu dikembangkan inovasi pembelajaran berbasis teknologi digital yang mampu merevitalisasi budaya lokal agar relevan dengan generasi muda. Penelitian juga dapat mengeksplorasi dampak media sosial terhadap identitas budaya dan cara pendidikan dalam menghadapi tantangan tersebut. Akhirnya, studi tentang kolaborasi antara institusi pendidikan dan lembaga kebudayaan untuk menciptakan ekosistem belajar yang mendukung pelestarian budaya lokal bisa menjadi arah penelitian yang menarik.

  1. Pengaruh Globalisasi terhadap Pembangunan Karakter Generasi Muda Bangsa Indonesia | Hibatullah | Jurnal... doi.org/10.24815/pear.v10i1.24283Pengaruh Globalisasi terhadap Pembangunan Karakter Generasi Muda Bangsa Indonesia Hibatullah Jurnal doi 10 24815 pear v10i1 24283
  2. Urgensi Pendidikan Nilai di Era Globalisasi | Jurnal Basicedu. urgensi pendidikan nilai era globalisasi... doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2581Urgensi Pendidikan Nilai di Era Globalisasi Jurnal Basicedu urgensi pendidikan nilai era globalisasi doi 10 31004 basicedu v6i3 2581
  3. Pentingnya Profesionalisme Guru dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan | JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL... jurnal.itbsemarang.ac.id/index.php/JUPENDIS/article/view/2056Pentingnya Profesionalisme Guru dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL jurnal itbsemarang ac index php JUPENDIS article view 2056
Read online
File size362.22 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test