KAHURIPANKAHURIPAN
JURNAL KOULUTUSJURNAL KOULUTUSPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran program budaya literasi dalam meningkatkan minat baca pada siswa tingkat sekolah dasar. Program budaya literasi ini dirancang untuk meningkatkan minat baca siswa melalui program klinik membaca dan sudut baca, yang akan dievaluasi implikasinya terhadap peningkatan minat baca siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara, dengan siswa sebagai objek observasi dan guru sebagai responden wawancara. Data dikumpulkan dari siswa, kepala sekolah, dan guru kelas satu sampai kelas enam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program budaya literasi, efektif dalam meningkatkan minat baca siswa, terutama ketika didukung dengan penuh oleh guru dan mendapat dukungan dari orang tua/wali murid. Diharapkan penelitian ini dapat menginspirasi pembaca untuk mengadopsi praktik serupa dalam upaya meningkatkan minat baca, sebagaimana yang dilakukan oleh SD Negeri Bugangan 02 melalui pendekatan budaya literasinya.
Kolaborasi antara pemerintah, kepala sekolah, dan guru terbukti penting dalam meningkatkan minat baca siswa melalui budaya literasi.Pemerintah telah memberikan dukungan berupa bantuan buku bacaan yang sesuai dengan tingkat pendidikan siswa dan mengadakan perpustakaan keliling yang mengunjungi sekolah-sekolah.Untuk meningkatkan minat siswa terhadap membaca, guru dan kepala sekolah menginisiasi berbagai inisiatif seperti pembuatan sudut baca, klinik baca untuk siswa yang masih kesulitan membaca, serta memasang poster dan mading yang memuat bacaan-bacaan dengan ilustrasi menarik.Upaya ini bertujuan untuk mengajak serta memotivasi siswa agar lebih antusias dan terlibat dalam kegiatan membaca.Seiring berjalannya waktu, minat baca siswa meningkat karena adanya akses mudah terhadap buku dan pembiasaan membaca yang diberikan oleh guru kepada siswa.Saat istirahat, kebanyakan siswa cenderung memilih untuk membeli jajan dan bermain di luar kelas, namun dengan adanya sudut baca di setiap kelas, banyak siswa yang lebih memilih untuk membaca buku.Selain itu, peran orang tua juga berpengaruh signifikan dalam literasi, seperti yang terbukti ketika siswa yang mengalami kesulitan membaca mendapatkan dukungan dan bantuan belajar di rumah bersama orang tua, hal ini membantu siswa untuk lebih cepat mengembangkan kemampuan membaca dibandingkan dengan siswa yang hanya mengandalkan upaya di sekolah.Jika semua pihak terlibat dalam upaya untuk meningkatkan minat baca siswa melalui budaya literasi, termasuk dinas pendidikan, kepala sekolah, guru, dan orang tua/wali, maka program ini dapat mencapai hasil yang signifikan.
Untuk meningkatkan minat baca siswa, dalam pembelajaran di sekolah perlu diperkenalkan metode pembelajaran yang melibatkan buku sebagai sumber utama informasi. Hal ini dapat dilakukan melalui proyek-proyek kreatif, diskusi buku, dan tugas-tugas yang relevan dengan mata pelajaran yang diajarkan. Melibatkan siswa dalam pemilihan bahan bacaan juga menjadi penting dalam proses pembelajaran, sehingga mereka merasa lebih terlibat dan tertarik. Selain itu, pihak sekolah dapat mengadakan berbagai kegiatan seperti pertunjukan buku, dan membentuk klub literasi, sebagai upaya untuk memperluas dan memperdalam minat serta keterampilan membaca siswa.
- DOI Name 10.31004 Values. name values index type timestamp data serv crossref email support desc prefix... doi.org/10.31004DOI Name 10 31004 Values name values index type timestamp data serv crossref email support desc prefix doi 10 31004
- DOI Name 10.24042 Values. name values index type timestamp data serv crossref email support desc prefix... doi.org/10.24042DOI Name 10 24042 Values name values index type timestamp data serv crossref email support desc prefix doi 10 24042
| File size | 721.34 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
EDUPEDEDUPED Anak-anak terlihat lebih aktif dalam membaca, lebih percaya diri dalam memahami bacaan, serta mulai terbiasa memanfaatkan waktu luang untuk kegiatan yangAnak-anak terlihat lebih aktif dalam membaca, lebih percaya diri dalam memahami bacaan, serta mulai terbiasa memanfaatkan waktu luang untuk kegiatan yang
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT 3% of the variance in student preparedness. The findings extend existing technology adoption models, including the Technology Acceptance Model (TAM) and3% of the variance in student preparedness. The findings extend existing technology adoption models, including the Technology Acceptance Model (TAM) and
KAHURIPANKAHURIPAN Hambatan yang dihadapi meliputi kurangnya dukungan rekan sejawat dan minimnya pelatihan AI. Selain itu, siswa tampak antusias dalam proses belajar mengajar.Hambatan yang dihadapi meliputi kurangnya dukungan rekan sejawat dan minimnya pelatihan AI. Selain itu, siswa tampak antusias dalam proses belajar mengajar.
KAHURIPANKAHURIPAN Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya upaya yang dilaksanakanAnalisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya upaya yang dilaksanakan
KAHURIPANKAHURIPAN Analisis gaya bahasa, imaji, dan nilai pendidikan karakter pada lirik lagu tersebut dapat direlevansikan sebagai materi ajar bahasa Indonesia di SMA. GayaAnalisis gaya bahasa, imaji, dan nilai pendidikan karakter pada lirik lagu tersebut dapat direlevansikan sebagai materi ajar bahasa Indonesia di SMA. Gaya
KAHURIPANKAHURIPAN Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas 5 sebelum dan sesudah menggunakan media puzzle yang diterapkan di SD Negeri 2 Koreak.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas 5 sebelum dan sesudah menggunakan media puzzle yang diterapkan di SD Negeri 2 Koreak.
KAHURIPANKAHURIPAN (Frekuensi dan persentase) Data disajikan dalam tabel dan dinarasikan secara kualitatif Secara umum pemberian home assignment ini berjalan dengan efektif(Frekuensi dan persentase) Data disajikan dalam tabel dan dinarasikan secara kualitatif Secara umum pemberian home assignment ini berjalan dengan efektif
KAHURIPANKAHURIPAN Implementasi Project Based Learning membawa banyak keuntungan bagi proses pembelajaran. Pertama, ia mendorong keterampilan komunikasi, kreativitas, berpikirImplementasi Project Based Learning membawa banyak keuntungan bagi proses pembelajaran. Pertama, ia mendorong keterampilan komunikasi, kreativitas, berpikir
Useful /
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Oleh karena itu, asesmen non‑kognitif direkomendasikan menjadi bagian integral dalam sistem pendidikan madrasah, khususnya di daerah dengan keterbatasanOleh karena itu, asesmen non‑kognitif direkomendasikan menjadi bagian integral dalam sistem pendidikan madrasah, khususnya di daerah dengan keterbatasan
KAHURIPANKAHURIPAN Penelitian ini memberikan bukti kuat bahwa penggunaan media kartu huruf dan gambar dengan pendekatan TaRL merupakan strategi yang efektif untuk meningkatkanPenelitian ini memberikan bukti kuat bahwa penggunaan media kartu huruf dan gambar dengan pendekatan TaRL merupakan strategi yang efektif untuk meningkatkan
KAHURIPANKAHURIPAN Peneliti melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data. Temuannya menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran keterampilan berbicaraPeneliti melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data. Temuannya menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran keterampilan berbicara
KAHURIPANKAHURIPAN Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Sasaran penelitian ini atau yang menjadi subyek penelitianSetiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Sasaran penelitian ini atau yang menjadi subyek penelitian