UMNUMN

JURNAL ILMU PENDIDIKANJURNAL ILMU PENDIDIKAN

Penelitian kali ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh media sosial Twitter untuk meningkatkan kesadaran politik masyarakat khususnya pada mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Kesadaran politik merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap kondisi politik yang sekarang ada disekitarnya, bentuk kesadaran politik tersebut bisa dilakukan baik secara langsung dengan masyarakat lain ataupun melalui media sosial salah satunya yaitu melalui Twitter. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian kuantitatif dan pendekatan penelitiannya yaitu menggunakan karakteristik penelitian deskriptif. Tempat pelaksanaan penelitian ini adalah di lingkungan kampus Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dengan sumber penelitian yaitu mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa yang menggunakan media sosial Twitter. Dengan menggunakan instrumen penelitian berupa angket yang dibuat melalui google form yang disebarkan melalui media WhatsApp kepada para mahasiswa untuk diisi dan instrumennya berjumlah 84 butir instrumen pernyataan kemudian dilakukan teknik analisis data menggunakan uji normalitas data, uji linearitas data, dan uji hipoteses yang mencakup analisis korelasi produk momen dan analisis regresi sederhana menggunakan media SPSS versi 29. Hasil uji hipotesis produk momen diperoleh nilai r hitung sebesar 0,843 < 0,001. Maka dapat disimpulkan berkorelasi atau berhubugan dengan korelasi sempurna. Dan hasil analisis regresi sederhana diperoleh nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,710, yang mengandung pengertian yaitu pengaruh media sosial Twitter terhadap peningkatan kesadaran politik mahasiswa yaitu sebesar 71%.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh media sosial Twitter terhadap peningkatan kesadaran politik mahasiswa FKIP Untirta sebesar 71%, menunjukkan hubungan sempurna dengan nilai korelasi 0,843, serta terdapat hubungan positif dan signifikan antara penggunaan Twitter dengan kesadaran politik mahasiswa.Kesadaran politik mahasiswa meningkat seiring dengan intensitas penggunaan Twitter sebagai sarana komunikasi dan informasi politik.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh platform media sosial lain seperti Instagram atau TikTok terhadap literasi politik generasi muda, membandingkan tingkat kesadaran politik antara mahasiswa di kota dan pedesaan, serta mengeksplorasi peran perguruan tinggi dalam memfasilitasi diskusi politik berbasis digital. Selain itu, penelitian bisa fokus pada dampak konten hoaks di Twitter terhadap pemahaman politik, atau mengkaji efektivitas kampanye politik berbasis media sosial dalam meningkatkan partisipasi pemilih muda. Peneliti juga dapat mengevaluasi perbedaan tingkat kesadaran politik berdasarkan jurusan studi mahasiswa, serta menggabungkan pendekatan kualitatif untuk memahami motivasi penggunaan media sosial dalam konteks politik. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat memberikan wawasan lebih luas tentang dinamika politik digital dan strategi pendidikan politik di era digital.

  1. Analisis Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Sarana Sosialisasi Pancasila | Pancasila: Jurnal Keindonesiaan.... ejurnalpancasila.bpip.go.id/index.php/PJK/article/view/102Analisis Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Sarana Sosialisasi Pancasila Pancasila Jurnal Keindonesiaan ejurnalpancasila bpip go index php PJK article view 102
Read online
File size256.53 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test