UMNUMN

JURNAL ILMU PENDIDIKANJURNAL ILMU PENDIDIKAN

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebuah permasalahan akan rendahnya kemampuan peserta didik pada pembelajaran matematika materi perkalian di sekolah dasar. Adapun tujuan dilakukannya penelitian ini tidak lain untuk mengetahui sejauh mana efektivitas dari media corong berhitung terhadap hasil belajar matematika materi perkalian di kelas III sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan yaitu desain quasi eksperimen (eksperimen semu). Populasi penelitian ini ialah Sekolah dasar yang berlokasi di kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran. Jumlah sampel yang akan diteliti sebanyak 44 siswa, dengan mengambil dua rombel (rombongan belajar), adapun rinciannya: 22 siswa kelas A dan 22 siswa kelas B. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah bentuk tes yang diberikan melalui pretest dan posttest. Berdasarkan hasil analisis hasil analisis statistik inferensial dibuktikan bahwa, pemahaman kelas eksperimen yang diberikan perlakuan lebih baik dari kelas kontrol. Hal tersebut dibuktikan dari perolehan nilai rata-rata uji-t lebih dari taraf signifikansi yang digunakan. Hasil nilai rata-rata N-gain skor untuk kelas eksperimen (menggunakan media corong berhitung) termasuk kedalam kategori cukup efektif. Sedangkan nilai rata-rata N-gain skor pada kelas kontrol (tanpa menggunakan media corong berhitung) termasuk kedalam kategori tidak efektif. Sehingga disimpulkan bahwa media corong berhitung efektif memberikan pengaruh terhadap hasil belajar peserta didik materi perkalian kelas III sekolah dasar.

Media corong berhitung efektif meningkatkan pemahaman peserta didik pada materi perkalian kelas III Sekolah Dasar.Hasil penelitian menunjukkan kelas eksperimen yang menggunakan media corong berhitung memiliki peningkatan pemahaman yang signifikan dibandingkan kelas kontrol.Nilai N-gain skor kelas eksperimen mencapai 58% (kategori cukup efektif), sedangkan kelas kontrol hanya 19% (kategori tidak efektif).Penggunaan media corong berhitung membantu siswa memahami konsep perkalian melalui pendekatan konkret dan interaktif.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas media corong berhitung pada tingkat kelas yang berbeda, seperti kelas II atau IV, untuk mengevaluasi adaptabilitas media terhadap perkembangan kognitif siswa. Selain itu, penelitian dapat membandingkan media corong berhitung dengan alat peraga lainnya, seperti manipulatif atau teknologi digital, untuk menentukan keunggulan relatif masing-masing metode. Riset juga dapat fokus pada dampak jangka panjang penggunaan media corong berhitung terhadap retensi pengetahuan matematika siswa, dengan mengukur pemahaman konsep perkalian setelah beberapa bulan setelah pembelajaran.

  1. Peran Media Pembelajaran Dalam Proses Belajar Mengajar | Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan... Doi.Org/10.35446/Diklatreview.V3i1.349Peran Media Pembelajaran Dalam Proses Belajar Mengajar Diklat Review Jurnal manajemen pendidikan Doi Org 10 35446 Diklatreview V3i1 349
  2. Persepsi Guru terhadap Penggunaan Media Pop Up Book pada Pembelajaran Geometri di Sekolah Dasar | Apriani... jurnal.uns.ac.id/jdc/article/view/54179Persepsi Guru terhadap Penggunaan Media Pop Up Book pada Pembelajaran Geometri di Sekolah Dasar Apriani jurnal uns ac jdc article view 54179
Read online
File size708.47 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test