UMNUMN

JURNAL ILMU PENDIDIKANJURNAL ILMU PENDIDIKAN

Di era digital yang semakin terhubung, kesadaran akan pentingnya privasi data menjadi aspek krusial yang harus ditanamkan sejak dini, khususnya kepada siswa sekolah dasar yang merupakan pengguna aktif teknologi namun masih minim pemahaman terhadap risiko digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kesadaran siswa terhadap privasi data pribadi, menggambarkan perilaku digital mereka, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kesadaran tersebut di UPT SD Negeri 9 Tanrutedong. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, kuesioner, dan wawancara terhadap siswa kelas IV–VI, guru, serta orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah mengenali bentuk-bentuk data pribadi seperti nama, alamat, dan foto, namun masih kesulitan dalam membedakan informasi yang boleh dan tidak boleh dibagikan. Simulasi interaktif dan diskusi kasus berhasil meningkatkan kesadaran siswa untuk lebih berhati-hati saat menggunakan perangkat digital. Faktor pendukung utama berasal dari pendampingan guru dan orang tua, sementara keterbatasan pemahaman serta lemahnya regulasi penggunaan teknologi di sekolah menjadi tantangan tersendiri. Kesimpulannya, meskipun kesadaran privasi data di kalangan siswa mulai tumbuh, dibutuhkan edukasi berkelanjutan dan sinergi antara sekolah dan keluarga untuk menciptakan budaya digital yang aman dan bertanggung jawab sejak usia dasar.

Kesadaran privasi data di kalangan siswa sekolah dasar mulai tumbuh, tetapi masih bersifat parsial.Edukasi berkelanjutan dan kolaborasi antara sekolah serta keluarga diperlukan untuk memperkuat pemahaman siswa.Pendekatan interaktif seperti simulasi dan diskusi kasus efektif dalam meningkatkan kesadaran, tetapi perlu didukung oleh kebijakan sekolah dan partisipasi orang tua untuk mencapai perubahan berkelanjutan.

1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang program edukasi privasi data yang terstruktur di sekolah. 2. Meneliti peran keterlibatan orang tua dalam membimbing anak mengelola privasi digital secara mandiri. 3. Mengembangkan pendekatan integrasi etika digital dalam kurikulum sekolah dasar untuk memperkuat kesadaran siswa secara sistematis. Penelitian ini perlu mempertimbangkan faktor lingkungan dan kebijakan sekolah sebagai variabel pendukung dalam meningkatkan kesadaran siswa.

Read online
File size247.61 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test