UMBUMB
Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan (JUPANK)Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan (JUPANK)Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara memiliki peran strategis dalam menjaga identitas nasional di tengah derasnya arus globalisasi budaya dan perubahan nilai sosial masyarakat Indonesia. Globalisasi yang ditandai dengan kemajuan teknologi, keterbukaan informasi, serta penetrasi budaya digital telah memunculkan pergeseran nilai ke arah individualisme, hedonisme, dan pragmatisme yang berpotensi mengikis karakter kebangsaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi Pancasila sebagai ideologi terbuka sekaligus filter nilai dalam menghadapi tantangan budaya global. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui analisis kritis dan interpretatif terhadap berbagai literatur ilmiah yang berkaitan dengan Pancasila, globalisasi, dan perubahan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pancasila berfungsi sebagai fondasi moral, filter ideologis, serta pedoman etika dalam menjaga keseimbangan antara keterbukaan terhadap modernitas dan pelestarian jati diri bangsa. Revitalisasi nilai-nilai Pancasila melalui pendidikan karakter, kebijakan publik berbasis keadilan sosial, dan penguatan literasi digital terbukti menjadi strategi efektif dalam memperkuat ketahanan ideologis dan solidaritas sosial masyarakat. Dengan demikian, Pancasila tidak hanya diposisikan sebagai warisan historis, tetapi sebagai ideologi hidup (living ideology) yang harus terus diaktualisasikan dalam kehidupan sosial, politik, dan budaya guna memastikan pembangunan nasional tetap berpijak pada nilai kemanusiaan, persatuan, dan keadilan sosial.
Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara memiliki peran vital dalam menjaga jati diri bangsa Indonesia di tengah derasnya arus globalisasi.Globalisasi yang membawa kemajuan teknologi, keterbukaan informasi, dan pertukaran budaya global menghadirkan tantangan terhadap nilai-nilai luhur bangsa, seperti gotong royong, solidaritas, dan kesopanan yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia.Untuk itu, Pancasila berfungsi sebagai filter ideologis sekaligus fondasi moral yang menuntun masyarakat agar tidak kehilangan arah dan identitas nasional.Revitalisasi nilai-nilai Pancasila menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan ideologis bangsa.Upaya tersebut harus dilakukan melalui pendidikan karakter berbasis Pancasila, penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kebijakan publik, serta penguatan literasi digital agar masyarakat mampu menyaring pengaruh budaya asing dengan bijak.Pengamalan nilai-nilai Pancasila secara konsisten di semua lini kehidupan akan memperkuat persatuan nasional, membangun masyarakat yang berkeadaban, serta memastikan arah pembangunan Indonesia tetap berpijak pada kemanusiaan dan keadilan sosial di tengah perubahan global yang terus berkembang.
Untuk memperkuat ketahanan ideologis bangsa, perlu dilakukan revitalisasi nilai-nilai Pancasila melalui pendidikan karakter berbasis Pancasila. Pendidikan karakter ini harus mampu membentuk generasi muda yang berpikir kritis, berakhlak, dan berjiwa nasionalis di tengah keterbukaan global. Selain itu, kebijakan publik yang berbasis keadilan sosial juga harus diwujudkan melalui penerapan nilai-nilai Pancasila, khususnya sila kelima tentang Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Dalam budaya digital, literasi digital yang berpijak pada nilai-nilai Pancasila dapat meningkatkan kesadaran nasionalisme dan etika sosial di kalangan pelajar. Pemerintah diharapkan memperkuat kebijakan publik yang berlandaskan nilai kemanusiaan dan keadilan sosial, bukan hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi semata. Dengan demikian, Pancasila dapat menjadi jembatan yang menyatukan berbagai perbedaan dan menjaga keutuhan NKRI dari ancaman disintegrasi.
| File size | 274.19 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
SARI MUTIARASARI MUTIARA Namun, penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Pancasila ke dalam hukum nasional masih bersifat parsial dan belum konsisten, baik dalamNamun, penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Pancasila ke dalam hukum nasional masih bersifat parsial dan belum konsisten, baik dalam
UMBUMB Kedua, literatur menegaskan bahwa Generasi Z bukan hanya menjadi target pengaruh budaya global, melainkan agen aktif yang menyebarkan identitas IndonesiaKedua, literatur menegaskan bahwa Generasi Z bukan hanya menjadi target pengaruh budaya global, melainkan agen aktif yang menyebarkan identitas Indonesia
UMBUMB Nilai-nilai Pancasila memiliki peran penting sebagai landasan etis dalam membangun budaya antikorupsi di Indonesia.melalui kajian ini, ditemukan bahwaNilai-nilai Pancasila memiliki peran penting sebagai landasan etis dalam membangun budaya antikorupsi di Indonesia.melalui kajian ini, ditemukan bahwa
UMBUMB Di sisi lain, tantangan pemberantasan korupsi berkaitan erat dengan lemahnya pengamalan integritas, kejujuran, dan keadilan sosial dalam praktik birokrasiDi sisi lain, tantangan pemberantasan korupsi berkaitan erat dengan lemahnya pengamalan integritas, kejujuran, dan keadilan sosial dalam praktik birokrasi
UMBUMB Dengan demikian, pendidikan kewarganegaraan berpotensi menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi krisis penegakan hukum, sepanjang diikuti oleh reformasiDengan demikian, pendidikan kewarganegaraan berpotensi menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi krisis penegakan hukum, sepanjang diikuti oleh reformasi
UMBUMB Hasil kajian menunjukkan bahwa Pancasila tetap relevan sebagai landasan etis, normatif, dan filosofis dalam menjaga persatuan, membangun demokrasi partisipatif,Hasil kajian menunjukkan bahwa Pancasila tetap relevan sebagai landasan etis, normatif, dan filosofis dalam menjaga persatuan, membangun demokrasi partisipatif,
STIP FARMINGSTIP FARMING Perhitungan posisi pasar ekspor porang ke negera Tiongkok, Vietnam, Thailand, Laos dan Taiwan berbeda posisi pasar dan kondisi kekautan bisnisnya. ProduksiPerhitungan posisi pasar ekspor porang ke negera Tiongkok, Vietnam, Thailand, Laos dan Taiwan berbeda posisi pasar dan kondisi kekautan bisnisnya. Produksi
STIP FARMINGSTIP FARMING Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan sampel sebanyak 38 orang responden dari 242 populasi. Teknik pengambilan sampel secaraMetode penelitian menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan sampel sebanyak 38 orang responden dari 242 populasi. Teknik pengambilan sampel secara
Useful /
POLINDRAPOLINDRA Kapasitas mesin mencapai 84,6 kg/jam, dengan konsumsi energi spesifik yang rendah, yaitu 0,0044 kWh/kg. Analisis mekanika sistem transmisi menunjukkanKapasitas mesin mencapai 84,6 kg/jam, dengan konsumsi energi spesifik yang rendah, yaitu 0,0044 kWh/kg. Analisis mekanika sistem transmisi menunjukkan
UMBUMB Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pandangan hidup bangsa hadir sebagai kerangka nilai yang mampu menyatukan keberagaman tersebut. Penelitian iniPancasila sebagai dasar negara sekaligus pandangan hidup bangsa hadir sebagai kerangka nilai yang mampu menyatukan keberagaman tersebut. Penelitian ini
UMBUMB Perkembangan teknologi dan media digital secara signifikan telah mengubah pola interaksi sosial generasi muda Indonesia, sekaligus menimbulkan tantanganPerkembangan teknologi dan media digital secara signifikan telah mengubah pola interaksi sosial generasi muda Indonesia, sekaligus menimbulkan tantangan
UMBUMB Hasil kajian menunjukkan bahwa Pancasila memiliki kedudukan fundamental sebagai sumber dari segala sumber hukum, pandangan hidup bangsa, jiwa bangsa, sertaHasil kajian menunjukkan bahwa Pancasila memiliki kedudukan fundamental sebagai sumber dari segala sumber hukum, pandangan hidup bangsa, jiwa bangsa, serta