POLINDRAPOLINDRA

Jurnal Teknologi Terapan (JTT)Jurnal Teknologi Terapan (JTT)

Pengirisan bawang merah secara manual membutuhkan waktu yang lama dan efisiensi yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menganalisis mesin pengiris bawang merah otomatis yang mampu meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Mesin ini menggunakan motor listrik sebagai penggerak dan dilengkapi dengan sistem transmisi untuk mengurangi kecepatan dan meningkatkan torsi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa mesin ini mampu mengiris bawang merah dengan waktu rata-rata 42,576 detik per kilogram, yang jauh lebih cepat dibandingkan pengirisan manual. Kapasitas mesin mencapai 84,6 kg/jam, dengan konsumsi energi spesifik yang rendah, yaitu 0,0044 kWh/kg. Analisis mekanika sistem transmisi menunjukkan bahwa torsi dan kecepatan sudut yang dihasilkan oleh motor listrik mencukupi untuk mengatasi resistansi pemotongan bawang merah. Tegangan geser pada poros juga aman secara struktural. Mesin ini memiliki potensi untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam industri pengolahan bawang merah, terutama untuk skala UMKM.

Mesin pengiris bawang merah otomatis yang dirancang dan dianalisis dalam penelitian ini menunjukkan kinerja yang baik dalam hal waktu pengirisan dan kapasitas produksi.Hasil pengujian menunjukkan konsistensi kinerja yang tinggi, dengan waktu rata-rata pengirisan yang konsisten dan kapasitas produksi yang signifikan.Analisis mekanika sistem transmisi memastikan bahwa motor listrik mampu memberikan torsi yang cukup untuk pemotongan bawang merah, dan poros yang digunakan aman secara struktural.Efisiensi energi yang rendah, yaitu 0,0044 kWh/kg, menunjukkan potensi mesin ini untuk digunakan dalam skala UMKM.Namun, untuk validasi lebih lanjut, pengukuran langsung menggunakan power meter pada penelitian mendatang diperlukan.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan pengukuran langsung menggunakan power meter untuk validasi lebih akurat mengenai konsumsi energi spesifik mesin. Selain itu, studi komparatif antara mesin ini dengan metode pengirisan manual dapat dilakukan untuk menganalisis perbedaan produktivitas dan efisiensi secara lebih mendalam. Penelitian juga dapat dikembangkan untuk menganalisis dampak mesin ini terhadap kualitas bawang merah yang diiris, seperti tingkat kerusakan atau perubahan tekstur. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam industri pengolahan bawang merah.

Read online
File size3.03 MB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test