POLITEKNIKJAMBIPOLITEKNIKJAMBI

Jurnal INOVATORJurnal INOVATOR

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi fraksi volume serat daun nanas (10%, 20%, 30%, 40%, dan 50%) terhadap sifat tarik komposit berbasis resin epoksi. Serat daun nanas terlebih dahulu diberi perlakuan alkali menggunakan larutan NaOH 5% untuk meningkatkan kekasaran permukaan dan adhesi dengan matriks. Proses pembuatan spesimen dilakukan dengan metode hand lay-up, dan pengujian tarik mengacu pada standar ASTM D638. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan fraksi volume serat hingga 30% menghasilkan kekuatan tarik maksimum sebesar 49,3 MPa. Nilai modulus Young juga meningkat hingga fraksi tersebut, kemudian menurun pada komposisi serat yang lebih tinggi akibat terbentuknya void dan aglomerasi serat. Temuan ini menunjukkan potensi aplikasi komposit serat daun nanas sebagai material ramah lingkungan yang ringan dan kuat untuk industri otomotif dan konstruksi ringan.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa fraksi volume serat daun nanas berpengaruh signifikan terhadap sifat mekanik komposit epoksi.Peningkatan fraksi volume serat hingga 30% meningkatkan kekuatan tarik dan modulus elastisitas, mencapai nilai optimal pada 49,3 MPa dan 1,59 GPa.Namun, peningkatan lebih lanjut hingga 40% dan 50% justru menurunkan sifat mekanik akibat terbentuknya void dan aglomerasi serat.Perlakuan alkali NaOH 5% terbukti efektif meningkatkan ikatan antarmuka serat-matriks.

Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada optimasi perlakuan permukaan serat daun nanas menggunakan metode yang lebih inovatif, seperti penggunaan enzim atau plasma, untuk meningkatkan adhesi dengan matriks dan menghasilkan komposit dengan kekuatan yang lebih tinggi. Selain itu, studi lebih mendalam mengenai pengaruh orientasi serat terhadap sifat mekanik komposit perlu dilakukan, dengan mempertimbangkan penggunaan teknik fabrikasi yang lebih presisi seperti filament winding atau pultrusion. Terakhir, penelitian mengenai durabilitas dan ketahanan komposit serat daun nanas terhadap lingkungan eksternal, seperti paparan sinar UV, kelembaban, dan suhu ekstrem, sangat penting untuk memperluas cakupan aplikasi material ini dalam berbagai kondisi operasional. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai potensi pemanfaatan serat daun nanas sebagai material komposit berkelanjutan dan mendorong pengembangan aplikasi yang lebih luas di berbagai industri.

Read online
File size545.55 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test