POLITEKNIKJAMBIPOLITEKNIKJAMBI
Jurnal INOVATORJurnal INOVATORPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh usia kendaraan dan kapasitas mesin (CC) terhadap emisi gas buang sepeda motor injeksi berbahan bakar RON 92. Jenis emisi yang diuji meliputi karbon monoksida (CO), hidrokarbon (HC), dan karbon dioksida (CO₂). Penelitian dilakukan secara eksperimen kuantitatif pada enam sepeda motor EFI (Electronic Fuel Injection) dengan variasi tahun perakitan (2009–2023) dan kapasitas mesin 110–150 cc. Pengujian dilakukan dalam kondisi idle selama 30 menit menggunakan gas analyzer dengan tiga kali replikasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi berganda untuk mengetahui pengaruh usia dan kapasitas mesin terhadap emisi gas buang. Sepeda motor dengan tahun perakitan lebih lama (2009, 110 cc) menghasilkan emisi CO dan HC tertinggi (0,28% CO dan 164 ppm HC), sedangkan sepeda motor yang lebih baru menunjukkan nilai CO₂ lebih tinggi akibat pembakaran lebih sempurna. Usia dan kapasitas mesin berpengaruh terhadap karakteristik emisi gas buang, namun kondisi perawatan kendaraan juga berperan penting. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi referensi dalam pengendalian pencemaran udara dan peningkatan kesadaran perawatan kendaraan ramah lingkungan.
Tahun perakitan kendaraan sepeda motor tidak berpengaruh terhadap hasil uji emisi gas buang karena tergantung perawatan individu pemilik kendaraan sepeda motor.Pada kendaraan sepeda motor rakitan tahun 2011 150cc memiliki nilai Hc dan Co2 terendah dibandingkan dengan kendaraan sepeda motor rakitan terbaru.Pada kendaraan sepeda motor rakitan tahun 2009 110cc memiliki nilai Hc dan Co2 tertinggi dibandingkan dengan kendaraan sepeda motor rakitan terbaru.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana frekuensi dan jenis perawatan rutin (seperti penggantian oli, filter udara, dan busi) memengaruhi penurunan emisi pada sepeda motor injeksi dengan berbagai usia, sehingga dapat memberikan pedoman perawatan yang optimal bagi pemilik kendaraan; selain itu, studi dapat diperluas dengan menguji emisi selama kondisi operasional dinamis seperti akselerasi, pengereman, dan beban penumpang pada berbagai jenis bahan bakar (misalnya RON 95, RON 88) untuk menilai dampak variasi bahan bakar dan gaya mengemudi terhadap profil emisi; terakhir, penelitian dengan sampel yang lebih besar dan melibatkan merek serta tipe mesin yang lebih beragam, termasuk penggunaan sistem after‑treatment seperti catalytic converter, dapat memperkuat generalisasi temuan serta mengevaluasi efektivitas teknologi penyerapan emisi dalam konteks kendaraan bermotor di Indonesia.
| File size | 572.42 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
POLMAN BABELPOLMAN BABEL Pada penelitian ini, material yang digunakan adalah material komposit Glass Fiber Reinforced Polymer (GFRP) yang direkatkan dengan material baja tahanPada penelitian ini, material yang digunakan adalah material komposit Glass Fiber Reinforced Polymer (GFRP) yang direkatkan dengan material baja tahan
POLMAN BABELPOLMAN BABEL Hasil pengujian UJI penetrasi dengan ketebalan 4 mm tidak tertembus oleh indentor sesuai dengan syarat SNI 1811-2007. Sehingga pengujian bisa dijadikanHasil pengujian UJI penetrasi dengan ketebalan 4 mm tidak tertembus oleh indentor sesuai dengan syarat SNI 1811-2007. Sehingga pengujian bisa dijadikan
POLMAN BABELPOLMAN BABEL Diperlukan pengembangan dudukan kawat yang lebih kuat dan stabil saat penekanan untuk meningkatkan ketahanan alat. Dengan perbaikan tersebut, alat dapatDiperlukan pengembangan dudukan kawat yang lebih kuat dan stabil saat penekanan untuk meningkatkan ketahanan alat. Dengan perbaikan tersebut, alat dapat
POLMAN BABELPOLMAN BABEL Kekasaran permukaan minimal dicapai dengan pengaturan putaran spindle 2420 rpm, kecepatan potong 0,35 mm/put, dan kedalaman pemakanan 1 mm. PenelitianKekasaran permukaan minimal dicapai dengan pengaturan putaran spindle 2420 rpm, kecepatan potong 0,35 mm/put, dan kedalaman pemakanan 1 mm. Penelitian
PUBMEDIAPUBMEDIA Pendekatan yang digunakan adalah metode eksperimental kuantitatif dengan pengukuran kadar air yang berhasil dihilangkan selama proses pengeringan beku.Pendekatan yang digunakan adalah metode eksperimental kuantitatif dengan pengukuran kadar air yang berhasil dihilangkan selama proses pengeringan beku.
PNCPNC Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis defleksi yang terjadi secara simulasi numerik dengan Software Ansys dalam pemodelan static structural padaPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis defleksi yang terjadi secara simulasi numerik dengan Software Ansys dalam pemodelan static structural pada
HKBPHKBP Dimensi sirip yang digunakan adalah 50 x 12 x 0,3 mm. Hasil pengujian menunjukkan peningkatan suhu pemanas air dengan penambahan sirip dan peningkatanDimensi sirip yang digunakan adalah 50 x 12 x 0,3 mm. Hasil pengujian menunjukkan peningkatan suhu pemanas air dengan penambahan sirip dan peningkatan
LAPANLAPAN Eksperimen dilakukan terhadap komposit CFRP menggunakan material serat karbon searah (UD) 0⁰ dan matriks poliester dibuat dengan metode vacuum infusionEksperimen dilakukan terhadap komposit CFRP menggunakan material serat karbon searah (UD) 0⁰ dan matriks poliester dibuat dengan metode vacuum infusion
Useful /
POLITEKNIKJAMBIPOLITEKNIKJAMBI Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pemilihan berat roller harus disesuaikan dengan kebutuhan berkendara, di mana roller ringan cocok untukKesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pemilihan berat roller harus disesuaikan dengan kebutuhan berkendara, di mana roller ringan cocok untuk
SUBSETSUBSET Abstraksi. Penelitian ini bertujuan untuk membangun dan mengevaluasi model Named Entity Recognition (NER) berbasis arsitektur Bidirectional Long Short-TermAbstraksi. Penelitian ini bertujuan untuk membangun dan mengevaluasi model Named Entity Recognition (NER) berbasis arsitektur Bidirectional Long Short-Term
UNIMALUNIMAL Dari hasil perhitungan, jika trafo diberi beban 100%, trafo akan mengalami penyusutan umur sebesar 2,52 p. u/hari sehingga memiliki sisa umur untuk beroperasiDari hasil perhitungan, jika trafo diberi beban 100%, trafo akan mengalami penyusutan umur sebesar 2,52 p. u/hari sehingga memiliki sisa umur untuk beroperasi
UNIMALUNIMAL Besarnya kehilangan pada sistem tenaga listrik mencerminkan tingkat efisiensi sistem; semakin rendah persentase kehilangan, semakin efisien sistem tersebut.Besarnya kehilangan pada sistem tenaga listrik mencerminkan tingkat efisiensi sistem; semakin rendah persentase kehilangan, semakin efisien sistem tersebut.